[EMAIL PROTECTED] wrote
 
>>>>>Puji-pujian tidak selalu gratis. Tagihannya datang belakangan<<<<

Betul sekali, mas. Perhatikanlah pesan mas Christianto yang dibawah ini, yang 
merupakan essendsi dari tulisannya:
> Jika elite Indonesia bisa bersatu padu melakukan trobosan politik momentum kritis 
> proses perdamaian Timteng yang sekarang sedang berlangsung, maka ini akan merupakan 
> kinerja positif yang pasti berdampak luas bagi kepresidenan SBY. 
 
>Dan yang lebih penting lagi, martabat Indonesia akan melejit terhormat. Bukan sarang 
>teroris, karena Indonesia adalah korban teroris dan bertekad melawan dan memerangi 
>terorisme sampai ke akar akarnya. 

> Untuk itu akar masalah Israel Palestina harus dibenahi dan sebagai the largest 
> Islamic democracy, Indonesia terpanggil untuk menyumbangkan kebijakan cinta damai 
> dan cinta kemerdekaan itu secara konstruktif dan kreatif. 
 
salam
 
RM D Hadinoto
 

[EMAIL PROTECTED] wrote:

> 
> Fr�n: Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>
> Datum: 2004/09/28 Tue PM 01:42:09 CEST
> Till: [EMAIL PROTECTED]
> �mne: [ppiindia] Presiden SBY dan Terobosan Timteng
> 
> Presiden SBY dan Terobosan Timteng
>  
> Christianto Wibisono 
> DALAM acara diskusi, Selasa 21 September, di Voice of America (Radio Amerika) Prof 
> Dan Lev (Daniel Lev) menyatakan kagum dengan pemilih Indonesia yang lebih pintar dan 
> lebih bijak dari pemilih AS. Dan Lev termasuk pengagum Indonesia yang sering 
> melecehkan Presiden AS sebagai kalah maverick dari Presiden Indonesia. Deputi Menhan 
> Dr Paul Wolfowitz yang berbicara di depan mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas dkk 
> Rabu (22/9) malam, memuji Indonesia sebagai the third largest democracy after India 
> and the US, and the largest Moslem democracy yang membuktikan bahwa Islam bisa 
> compatible dengan democracy. 
> Sejak era globalisasi yang dinodai dengan ancaman teror, pemilu di seluruh dunia 
> saling mempengaruhi. Banyak pakar dan lembaga sudah mulai memperkenalkan teori 
> universal pilpres AS. Karena besarnya dampak dan pengaruh kekuasaan yang dimiliki 
> oleh Presiden AS sebagai superpower tunggal maka semua negara berkepentingan untuk 
> mencermati siapa yang akan terpilih jadi Presiden AS. Karena itulah orang sudah 
> mulai meluncurkan survei pilihan masyarakat pelbagai negara dalam persaingan Bush 
> lawan Kerry. Jika dunia boleh ikut memilih maka yang akan terpilih sebagai Presiden 
> AS 2 November nanti pastilah John Kerry. Karena dalam survei University of Maryland 
> (UoM) 32 dari 35 negara memilih Kerry dan hanya 3 negara yang memilih Bush, yaitu 
> Filipina, Polandia dan Nigeria. 
> Melihat besarnya pengaruh opini dunia terhadap pilpres AS saya justru melihat bahwa 
> pilpres di luar AS juga bisa mempengaruhi pilpres AS. Artinya, siapa pemenang pemilu 
> di Spanyol, Indonesia, India, Australia akan turut mempengaruhi pemilih AS. Memang 
> dalam survei UoM yang dikembalikan ke rakyat AS, 74% menyatakan cuek dan tidak 
> terpengaruh oleh pendapat dunia luar. Mereka sudah mantap dengan pilihan 
> masing-masing. Tapi dari 25%, sekitar 18% menyatakan akan mengikuti kecenderungan 
> global. Artinya, kalau dunia lebih suka Kerry, maka mereka akan rela menyesuaikan 
> diri sedang 7% menyatakan hanya sedikit terpengaruh. 
> 
> Pilpres Indonesia dipuji oleh The Wall Street Journal sebagai the anti-Spain model. 
> Pemilih RI tidak terpengaruh oleh bom Kuningan, dan mengharapkan Presiden SBY 
> sebagai mantan jenderal akan lebih tegas menindak teroris. Sebenarnya posisi RI 
> sebagai the largest Islamic democracy, bisa dikelola secara dinamik untuk 
> meluncurkan profile RI sebagai juru damai Israel-Palestina. 
> Di tengah kesibukan sidang Majelis Umum PBB ke-59 di New York sedang berlangsung 
> pertemuan antara G-8 dengan negara-negara Arab untuk meningkatkan proses perdamaian 
> Timur Tengah. Forum for the Future itu diketuai oleh Menlu AS Colin Powell dan Menlu 
> Marokko Mohamad Benaissa dan akan dilanjutkan dengan semacam KTT G-8 Liga Arab yang 
> diperluas dengan RRT setelah Sidang Tahunan Bank Dunia-IMF di Washington DC minggu 
> depan. 
> Presiden Megawati sebenarnya sedang antusias untuk memperingati 50 tahun Konferensi 
> Asia-Afrika di Bandung April 2005. Barangkali ini sekadar nostalgia untuk mengingat 
> kejayaan masa lalu. Walaupun konferensi itu sebetulnya diselenggarakan oleh PM Ali 
> Sastroamidjojo dalam sistem kabinet parlementer dan pihak oposisi Masyumi cs tidak 
> begitu antusias dengan gebrakan itu. Tapi nyatanya KAA Bandung dianggap menjadi 
> sumber inspirasi perjuangan bangsa Asia-Afrika untuk memperoleh kemerdekaan dari 
> bekas penjajah Eropa Barat. KAA merupakan salah satu war of ideas yang dimenangkan 
> oleh Dunia Ketiga dalam perjuangan memperoleh kedaulatan politik. 
> Sekarang setelah 50 tahun kenapa malah Irak dan Afghanistan harus mengalami 
> pendudukan kembali. Kenapa setelah 50 tahun, negara-negara Afrika justru terpuruk 
> berat ke lembah otoriterisme, KKN dan malapetaka serta democide seperti di Darfur. 
> Democide adalah pembunuhan atau pembiaran pembunuhan karena pemerintah tidak berdaya 
> dan Sudan menjadi failed-state (negara-gagal). 
> Salah satu alasan terorisme ialah konflik Israel-Palestina. Dan sekarang semua pihak 
> berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Jika PM Ali Sastroamidjojo dan Bung 
> Karno di tahun 1955 bisa menggalang diplomasi dan tekanan pendapat umum untuk 
> menghormati Semangat Bandung untuk self determination, maka sekarang Presiden SBY 
> diharapkan bisa memimpin suatu terobosan politik luar negeri Indonesia yang 
> proaktif. 
> Posisi atau citra sebagai the largest Islamic Democracy, mestinya menjadi modal 
> untuk bisa tampil sebagai salah satu mediator utama di samping Quartet (AS, Uni 
> Eropa, Rusia dan PBB) dalam mendorong perdamaian Timteng. Aset nasional Indonesia 
> seperti Gus Dur bisa dimanfaatkan sebagai Co-Chair bersama Amien Rais untuk memimpin 
> Tim Asia-Afrika untuk Perdamaian Timteng. Tim itu harus siap misalnya dengan 
> logistik pasukan perdamaian ASEAN sebagai bagian dari pasukan perdamaian Asia Afrika 
> untuk mengawasi pelaksanaan transisi perdamaian Israel-Palestina. 
> Dengan merangkul dua tokoh Islam tersebut maka Presiden SBY yang "sekuler" bisa 
> membuktikan bahwa RI benar-benar mempelopori Islam yang bukan hanya demokratis tapi 
> juga peaceloving ideology dan peace seekers yang menghormati perundingan ke arah 
> perdamaian sebagai lawan dari kelompok teroris yang membajak agama secara destruktif 
> nihilis. 
> 
> Jika perdamaian Israel-Palestina terwujud maka salah satu alasan atau akar teroris 
> telah ditiadakan sehingga siapa pun termasuk Azahari dan Noordin M Top yang masih 
> berkeliaran menghasut untuk mengebom sebagai balas dendam Palestina, tidak lagi 
> mempunyai alasan dan dalih untuk melanjutkan terorisnya.. Juga generasi muda yang 
> akan direkrut tidak akan berminat lagi untuk mengikuti panggilan biadab untuk bunuh 
> diri sambil bumi hangus yang tidak keruan juntrungan dan hanya menghancurkan bangsa 
> dan orang yang tidak berdosa menjadi korban bom dan teror model Beslan atau 
> Kuningan. 
> 
> Jika elite Indonesia bisa bersatu padu melakukan trobosan politik momentum kritis 
> proses perdamaian Timteng yang sekarang sedang berlangsung, maka ini akan merupakan 
> kinerja positif yang pasti berdampak luas bagi kepresidenan SBY. Dan yang lebih 
> penting lagi, martabat Indonesia akan melejit terhormat. Bukan sarang teroris, 
> karena Indonesia adalah korban teroris dan bertekad melawan dan memerangi terorisme 
> sampai ke akar akarnya. 
> Untuk itu akar masalah Israel Palestina harus dibenahi dan sebagai the largest 
> Islamic democracy, Indonesia terpanggil untuk menyumbangkan kebijakan cinta damai 
> dan cinta kemerdekaan itu secara konstruktif dan kreatif. Ini untuk mengejar 
> ketertinggalan kita dari Forum for the Future dan juga lobi negara-negara seperti 
> Brazil, India, Jepang, Jerman yang berjuang menjadi anggota tetap Dewan Keamaman 
> PBB. 
> Kita tidak perlu minder atau inferior, bila Presiden SBY dan tokoh kaliber global 
> seperti Gus Dur yang diterima oleh Israel maupun Arab demikian pula Amien Rais yang 
> kabarnya akan menjadi pembicara dalam Council of American Islamic Relations di 
> Washington DC minggu depan, bisa menjadi asset nasional untuk memantapkan RI di peta 
> geopolitik global. 
> Melalui kesempatan ini saya ingin menyampaikan selamat kepada Presiden SBY dan 
> Wapres Jusuf Kalla atas kemenangan mereka dalam pilpres 20 September. Kepada 
> Presiden Megawati dan Bung Taufiq Kiemas, yang telah menyelenggarakan pemilu yang 
> fair, saya juga mengucapkan selamat atas sportivitas Anda. Winston Churchill yang 
> memenangkan perang melawan Hitler dalam pemilu 1945 dikalahkan oleh Clement Atllee, 
> Mikhail Gorbachev adalah pelopor Glasnost dan Perestroika, malah kehilangan jabatan 
> Presiden, karena negaranya Uni Soviet bubar. 
> Lech Walesa memimpin Serikat Buruh Solidaritas membubarkan rezim diktatur Partai 
> Komunis Polandia, tapi hanya menjadi presiden satu periode. Anda (Megawati) akan 
> dicatat sebagai presiden yang memelopori pilpres langsung demokratis, dengan risiko 
> kekalahan yang diterima secara ksatria. Inilah pelajaran demokrasi yang karena itu 
> sangat dikagumi oleh orang seperti Dan Lev. Tapi buat Indonesia tentu akan lebih 
> baik jika kita tidak sekedar terlena oleh pujian itu, tapi membuat terobosan untuk 
> menciptakan kondisi ideal untuk pembangunan bangsa ini sambil menyumbangkan peranan 
> dalam menciptakan perdamaian dunia.* 
> 
> 
>             
> ---------------------------------
> Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
> Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 

-------------------------------------------------
WebMail fr�n Tele2 http://www.tele2.se
-------------------------------------------------



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke