--- In [EMAIL PROTECTED], "amartien" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Brus:  "Bung Amartien, komunitas Maluku/RMS di Belanda (yang sering 
> melakukan tindakan kriminal & teror di Belanda) sangat aktif sebelum 
> adanya laskar jihad."
> ------------
> am:  Mengenai tindakan kriminil dan teror - itu bukan hanya orang2 
> Ambon di Belanda.  Sekarang kriminalitas dari orang Ambon tsb. sudah 
> tenggelam oleh banyaknya kriminalitas dari imigran yang lain.  
Negara2 
> di Eropa sekarang sedang menghadapi persoalan yang sangat karena 
> adanya perbuatan kriminil & teror dari imigran mereka.  Terka dari 
> mana imigran tsb.  Hint:  bukan orang ambon.

Pointnya adalah: Anda seharusnya tidak menghubung-hubungkan RMS dgn 
kehadiran Laskar Jihad. Jangan melakukan jump to conclusion.
Jika anda mengatakan RMS ada hubungannya dgn perlakuan pemerintah, 
seharusnya anda juga memperhatikan bhw mereka muncul karena justru krn 
orang Islam diperlakukan tidak adik di Maluku (Ambon). Pernah juga 
kapal yg mengangkut laskar jihad diusir keluar dari Maluku oleh TNI/
POLRI. Atau pernah juga posko kesehatannya diserbu oleh TNI.

am: > Media rupanya tidak mengetahui adanya aksi rms sebelum 
> pergolakan di Maluku, sebab sejak RMS menyingkir ke Belanda tahun 
50-
> an sampai dengan pergolakan di Maluku, tidak ada berita2 mengenai 
rms. 
>  Mungkin anda yang lebih tahu dari media.  

Apa iya harus dgn media?
Lalu media apa yang valid? 
Atas dasar apa kesahihan pemberitaannya?
Apakah dijamin keseimbangan jurnalistiknya?
Apakah dijamin tidak ada pihak2/politisi yang 'bermain' di 
belakangnya?
 
> -----------
> Brus: "Tahukah Anda bhw RMS itu juga peninggalan penjajah Belanda? 
>  ------------
> 
> am:  Orang2 RMS memilih pindah ke Belanda pada waktu Belanda hijrah 
>dari Indonesia.  Saya tidak tahu apa yang anda maksud dengan 
> 'peninggalan penjajah Belanda', sebab orang rms pada pindah ke 
> Belanda.  
> --------------
> 

Justru mereka ikut ke Belanda karena merasa hanya Belanda yg 
'membesarkan' mereka, atau mereka sudah terbiasa 'dimanja' Belanda. 
Entah dijanjikan apa mereka oleh penjajah Belanda waktu itu... (?). 
RMS itu merupakan gerakan sempalan yg merupakan bagian dari strategi 
devide et impera Belanda.
 
> Brus:  Dan dulu ketika Belanda menjajah Indonesia (dgn slogan Gold, 
> Gospel, Glory), Belanda memberikan banyak fasilitas (termasuk 
sekolah) 
> bagi penduduk Maluku yg mau menjadi pemeluk kristen? (dan 
> menganaktirikan penduduk yg tidak mau memeluk kristen)"
> ---------
> am:  Tahukah anda bahwa di Maluku baru2 ini, di abad ke 21, tahun 
> 2000-an (dan bukan jaman Belanda), banyak orang2 Kristen di Maluku 
di 
> paksa masuk Islam?  Kalau tidak mau masuk Islam maka mereka akan 
> diberikan fasilitas masuk kubur (terjemahan: dibunuh).  Mereka 
dipaksa 
> tsb. bukannya oleh penjajah, melainkan oleh sesama warga NKRI yang 
> berslogan 'jihad'. Pemerintah NKRI yang seharusnya melindungi SEMUA 
> penduduk NKRI, ternyata diam2 saja. 
 
 
Tidak. Dan tidak diam-diam saja. Apakah pemerintah begitu buruknya 
sehingga lagi-lagi anda jump to conclusion?
Banyak yg menggunakan slogan-slogan agama untuk 
memperkeruh suasana. Anda harus tahu bhw Thamrin Amal Tomagola pernah  
berpendapat yg membuat Jend. (Purn) Wiranto meradang.
  
am: > Saya tidak heran jika mereka (orang ambon) kemudian ingin 
>merdeka dari NKRI yang tidak melindungi mereka dari perbuatan 
> sekelompok orang yang lebih jahat dari pada Belanda.
> 

Mengapa harus dgn pemberontakan bersenjata atau dgn cara kekerasan? 
Lalu bagaimana jika dibandingkan dgn rakyat Aceh?
Belanda mungkin tidak jahat jika dilihat dari segi fisiknya saja 
(berapa juta jiwa rakyat Indonesia melayang oleh Belanda, termasuk 
oleh Daendels, Westerling??), tapi anda jangan lupa segi non-fisiknya 
yg diwariskan kepada rakyat Indonesia. Silakan bandingkan dgn negara-
negara jajahan Inggris yg lebih mendidik (Singapura, Malaysia, Brunei, 
India).
Anda masih terjebak pada stigma 'perlindungan' (mungkin maksudnya 
pelindungan pada kaum kristen/katolik). Masih banyak kaum non-muslim 
yg hidup bahagia di bumi Indonesia.
Apakah anda masih akan lagi-lagi terjebak pada politik devide et 
impera yg sedang dimainkan?
 
am: > Mungkin anda tidak tahu mengenai ini sebab tidak melihat 
> beritanya di media. Coba baca reportnya humanrights watch th. 2001 
> atau 2002, lupa persis tahunnya.
 
Apa parameter pembandingnya? 
Mungkin anda juga tidak tahu bagaimana laporan-laporan lain yg 
berhasil dikumpulkan di lapangan.
 
 
 
Brus




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke