Tidak henti-hentinya menggunakan media yang partisan. 
Kejadian yg diekspose di bawah ini terjadinya kapan sih? 
Mengapa pembantaian jamaah Iedul Fitri di Maluku tidak diekspose? Atau 
mengapa kejadian pelanggaran HAM pada orang Islam di Maluku tidak 
diekspose?
(oh ya , mungkin akan dikomentari oleh si pengirim email di bawah ini 
bahwa ,".. oh itu kan sudah beberapa tahun yang lalu terjadinya..."). 
Jika memang benar kejadian yang diforward di bawah ini terjadi, apakah 
sekarang (hari ini) masih terjadi??
Mengapa tidak mau berkaca pada kenyataan bahwa hal-hal spt ini terjadi 
sejak lengsernya Soeharto?? Orang yg mengirim berita di bawah ini 
apaka tidak mau berpikir bahwa hal ini terjadi ada kemungkinan karena  
adanya provokasi dari pihak-pihak tertentu agar terjadi kekacauan di 
mana-mana. Apakah orang yg dibawah ini mau seperti orang-orang di 
daerah-daerah yang 'bodoh' dan mudah diprovokasi dgn issue-issue 
agama?
Lagipula dalam Islam diperintahkan dalam ajarannya bhw "tidak ada 
paksaan dalam Islam (termasuk dalam memasuki agama)" - Quran Surat Al-
Baqarah ayat 156: "Tidak ada paksaan dalam agama (Islam)...". Jadi 
orang muslim yang mukmin tidak akan memaksakan orang lain agar masuk 
Islam. Tidak henti-hentinya memanfaatkan media yang partisan dan 
terjebak oleh permainan kotor tingkat tinggi ini ....
Masih mau diprovokasi, terjebak & diperalat oleh  kekotoran dari 
'pihak pemilik the invisible hands' agar terjadi kekacauan di mana-
mana sehingga kita terpecah- belah? Tidak mampu melihat sekenario 
besar dalam game ini. Tetap saja penulis dan berita di bawah ini tidak 
dapat menunjukkan siapa pelaku sebenarnya di balik semua ini, dan 
mungkin seterusnya akan tetap menjadi the puppet....


--- In [EMAIL PROTECTED], "amartien" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> " ....kalau nggak, sebaiknya di tulis di depan kalimat.."katanya 
sih" atau saya dengar atau saya baca..gitu lebih valid...hehehhe"
> 
> Valid point ..... he he he ......
> 
> ok.  here it goes.
> 
> 1.   mengenai kriminalitas orang2 pendatang di eropa:
> 
> Denmark:  Rise in young immigrant violent crime  -   http://www.
cphpost.dk/get/81083.html
> 
> Inggris:  http://www.thisislondon.co.uk/news/londonnews/articles/
10329634?version=1
> 
> Terror on the dole - By David Cohen, Evening Standard  - 20 April 
2004
> 
> Jerman:   (bah. Jerman):  http://www.netzeitung.de/deutschland/
303746.html
> 
> Norwegia:   http://www.aftenposten.no/english/local/article856476.
ece     - Immigrant crime can lead to 'mafias' 
> 
> 2.  mengenai tidak aktifnya rms sebelum kejolak ambon - yah saya 
nggak punya dong url nya.  Soalnya kan beritanya nggak ada.  Tetapi 
menurut Brus rms sangat aktif - pasti brus mempunyai sumber berita 
tsb.
> 
> 3.  Mengenai rms:  catatan kecil dari radio belanda.
> 
> http://www.rnw.nl/foreign/popup/html/popup_moluccas000119.html
> 
> 
> 4.  Mengenai dipaksanya orang kristen utk masuk agama islam:
> 
> kan saya sebut ada di laporannya hrw.  Supaya nggak usah cari2 
sendiri, dibawa ini url nya:
> 
> http://www.hrw.org/wr2k2/asia7.html 
> 
> 
> Tetapi kalau mau berita yang lain lagi, here it goes:
> 
> Ini saya ambil dari website ambon berdarah yang mengutip artikel 
dari koran2.  
> 
> http://www.geocities.com/maluku67/scmp02012001.htm
> 
> Terror attacks in the name of religion - Sydney Morning Herald, 
January 28, 2001
> 
> http://www.barnabasfund.org/News/Archive/Indonesia/
press_release_20001215.htm
> 
> 
> 
> 
> 
> ------------------
> 
> On Thu, 30 Sep 2004, amartien wrote:
> 
> >
> > Brus: "Bung Amartien, komunitas Maluku/RMS di Belanda (yang sering 
melakukan tindakan kriminal & teror di Belanda) sangat aktif sebelum 
adanya laskar jihad."
> > ------------
> > am: Mengenai tindakan kriminil dan teror - itu bukan hanya orang2 
Ambon di Belanda. Sekarang kriminalitas dari orang Ambon tsb. sudah 
tenggelam oleh banyaknya kriminalitas dari imigran yang lain. Negara2 
di Eropa sekarang sedang menghadapi persoalan yang sangat karena 
adanya perbuatan kriminil & teror dari imigran mereka. Terka dari mana 
imigran tsb. Hint: bukan orang ambon.
> >
> > Media rupanya tidak mengetahui adanya aksi rms sebelum pergolakan 
di Maluku, sebab sejak RMS menyingkir ke Belanda tahun 50-an sampai 
dengan pergolakan di Maluku, tidak ada berita2 mengenai rms. Mungkin 
anda yang lebih tahu dari media.
> > -----------
> > Brus: "Tahukah Anda bhw RMS itu juga peninggalan penjajah Belanda?
> > ------------
> >
> > am: Orang2 RMS memilih pindah ke Belanda pada waktu Belanda hijrah 
dari Indonesia. Saya tidak tahu apa yang anda maksud dengan 
'peninggalan penjajah Belanda', sebab orang rms pada pindah ke 
Belanda.
> > --------------
> >
> > Brus: Dan dulu ketika Belanda menjajah Indonesia (dgn slogan Gold, 
Gospel, Glory), Belanda memberikan banyak fasilitas (termasuk sekolah) 
bagi penduduk Maluku yg mau menjadi pemeluk kristen? (dan 
menganaktirikan penduduk yg tidak mau memeluk kristen)"
> > ---------
> > am: Tahukah anda bahwa di Maluku baru2 ini, di abad ke 21, tahun 
2000-an (dan bukan jaman Belanda), banyak orang2 Kristen di Maluku di 
paksa masuk Islam? Kalau tidak mau masuk Islam maka mereka akan 
diberikan fasilitas masuk kubur (terjemahan: dibunuh). Mereka dipaksa 
tsb. bukannya oleh penjajah, melainkan oleh sesama warga NKRI yang 
berslogan 'jihad'. Pemerintah NKRI yang seharusnya melindungi SEMUA 
penduduk NKRI, ternyata diam2 saja.
> >
> > Saya tidak heran jika mereka (orang ambon) kemudian ingin merdeka 
dari NKRI yang tidak melindungi mereka dari perbuatan sekelompok orang 
yang lebih jahat dari pada Belanda.
> >
> > Mungkin anda tidak tahu mengenai ini sebab tidak melihat beritanya 
di media. Coba baca reportnya humanrights watch th. 2001 atau 2002, 
lupa persis tahunnya.
> >
> > 
> 
> 
> 
> 
>  --- On Thu 09/30, Suhiro < [EMAIL PROTECTED] > wrote:
> From: Suhiro [mailto: [EMAIL PROTECTED]
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Thu, 30 Sep 2004 04:32:17 -0400 (EDT)
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Al SANTUN VS AL TERROR
> 
> <br><br>apakah kedua orang yang berdiskusi terlibat langsung atau 
melihat<br>langsung??<br><br>kalau nggak, sebaiknya di tulis di depan 
kalimat.."katanya sih" atau saya<br>dengar atau saya baca..gitu lebih 
valid...hehehhe<br><br>On Thu, 30 Sep 2004, amartien wrote:<br><br>> 
<br>> Brus:  "Bung Amartien, komunitas Maluku/RMS di Belanda (yang 
sering melakukan tindakan kriminal & teror di Belanda) sangat aktif 
sebelum adanya laskar jihad."<br>> ------------<br>> am:  Mengenai 
tindakan kriminil dan teror - itu bukan hanya orang2 Ambon di Belanda. 
 Sekarang kriminalitas dari orang Ambon tsb. sudah tenggelam oleh 
banyaknya kriminalitas dari imigran yang lain.  Negara2 di Eropa 
sekarang sedang menghadapi persoalan yang sangat karena adanya 
perbuatan kriminil & teror dari imigran mereka.  Terka dari mana 
imigran tsb.  Hint:  bukan orang ambon.<br>> <br>> Media rupanya tidak 
mengetahui adanya aksi rms sebelum pergolakan di Maluku, sebab sejak 
RMS menyingkir ke Belanda tahun 50-an sampai dengan pergolakan di 
Maluku, tidak ada berita2 mengenai rms.  Mungkin anda yang lebih tahu 
dari media.  <br>> -----------<br>> Brus: "Tahukah Anda bhw RMS itu 
juga peninggalan penjajah Belanda? <br>>  ------------<br>> <br>> am:  
Orang2 RMS memilih pindah ke Belanda pada waktu Belanda hijrah dari 
Indonesia.  Saya tidak tahu apa yang anda maksud dengan 'peninggalan 
penjajah Belanda', sebab orang rms pada pindah ke Belanda.  <br>> ----
----------<br>> <br>> Brus:  Dan dulu ketika Belanda menjajah 
Indonesia (dgn slogan Gold, Gospel, Glory), Belanda memberikan banyak 
fasilitas (termasuk sekolah) bagi penduduk Maluku yg mau menjadi 
pemeluk kristen? (dan menganaktirikan penduduk yg tidak mau memeluk 
kristen)"<br>> ---------<br>> am:  Tahukah anda bahwa di Maluku baru2 
ini, di abad ke 21, tahun 2000-an (dan bukan jaman Belanda), banyak 
orang2 Kristen di Maluku di paksa masuk Islam?  Kalau tidak mau masuk 
Islam maka mereka akan diberikan fasilitas masuk kubur (terjemahan: 
dibunuh).  Mereka dipaksa tsb. bukannya oleh penjajah, melainkan oleh 
sesama warga NKRI yang berslogan 'jihad'. Pemerintah NKRI yang 
seharusnya melindungi SEMUA penduduk NKRI, ternyata diam2 saja. <br>> 
<br>> Saya tidak heran jika mereka (orang ambon) kemudian ingin 
merdeka dari NKRI yang tidak melindungi mereka dari perbuatan 
sekelompok orang yang lebih jahat dari pada Belanda.<br>> <br>> 
Mungkin anda tidak tahu mengenai ini sebab tidak melihat beritanya di 
media. Coba baca reportnya humanrights watch th. 2001 atau 2002, lupa 
persis tahunnya.<br>> <br>> <br>> amartien<br>> <br>> <br>> <br>> 
<br>>  --- On Wed 09/29, Brus < [EMAIL PROTECTED] > wrote:<br>> 
From: Brus [mailto: [EMAIL PROTECTED]<br>> To: 
[EMAIL PROTECTED]<br>> Date: Wed, 29 Sep 2004 08:29:38 -
0000<br>> Subject: [ppiindia] Re: Al SANTUN VS AL TERROR<br>> <br>> 
_______________________________________________<br>> No banners. No 
pop-ups. No kidding.<br>> Make My Way your home on the Web - http://
www.myway.com<br>> <br>> <br>> <br>> <br>> 
**********************************************************************
*****<br>> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. 
Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.
ppiindia.shyper.com<br>> 
**********************************************************************
*****<br>> 
______________________________________________________________________
____<br>> Mohon Perhatian:<br>> <br>> 1. Harap tdk. memposting/reply 
yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)<br>> 2. Pesan yg akan 
direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.<br>> 3. Lihat 
arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> 4. Posting: 
[EMAIL PROTECTED]<br>> 5. Satu email perhari: ppiindia-
[EMAIL PROTECTED]<br>> 6. No-email/web only: ppiindia-
[EMAIL PROTECTED]<br>> 7. kembali menerima email: ppiindia-
[EMAIL PROTECTED]<br>>  <br>> Yahoo! Groups Links<br>> <br>> 
<br>> <br>>  <br>> <br>> <br><br><br><br>------------------------ 
Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <br>Make a clean sweep 
of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.<br>Now with P
> _______________________________________________
> No banners. No pop-ups. No kidding.
> Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke