kok saya membaca kalimat terakhir anda itu seperti menghakimi orang2 yang tidak seperti yang anda pikir/beda aliran...anda dipihak yang benar, mereka dipihak yang salah...hehehehe
On Thu, 7 Oct 2004, wayan_wayang wrote: > > > > ya, BUng Satrio, diskusi apa pun bisa bermanfaat asal tujuannya > memang untuk membangun. > Malah menurutku, agama sekarang harus didebat habishabisan. apakah > Departemen Agama yang cuma jadi sarang koruptor dan terutama sarang > penghalang sekulerisme itu tidak dibubarkan saja? Misalnya. > Sekarang ini ada banyak paham tentang agama Islam, misalnya; ini > semua harus diperjelas. Apakah agama menyuruh potong tangan atau > malah minta ganti rugi senilai; memenjarakannya; atau memaafkan saja > kalau yang dicuri cuma seekor ayam? > Apakah hukum positif sudah sejalan dengan ajaran agama: penjara atau > denda; atau bahkan vonis mati, seperti buat seorang warga India dan > dua Thailand itu? > Apakah wajar sebagai orang beragama, cuek saja dengan bom di Bali dan > yang terbaru di Kedubes Australia dan Ambon? > Apakah kalau seiman salah dilindungi tapi kalau tak seiman biarpun > betul dihalang-halangi? > Semua di atas itu masalah. > Masalah yang ada malah makin gawat karena model Basir yang jualan > agama itu (menurutku) malah dianggap pahlawan bagi banyak orang. > tabik > wayan wayang > > > --- In [EMAIL PROTECTED], Satrio Arismunandar > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Teman-teman, > > > > Mohon maaf, saya tak bermaksud menggurui. Namun, > > diskusi agama sebetulnya bisa bermanfaat dan > > mencerahkan, asal ada sejumlah syarat: > > > > 1. Orientasinya lebih ke mencari titik temu dan > > persamaan, bukan mencari perbedaan (yang memang sudah > > pasti ada), apalagi pertentangan (yang tidak > > produktif). Diskusi soal iman, jelas tak akan mencapai > > titik temu, karena semua akan berpegang pada iman > > masing-masing. > > 2. Titik temu itu lantas untuk apa? Ya, untuk > > bersama-sama membangkitkan bangsa dan memajukan negeri > > kita yang sedang terpuruk. > > > > Contoh: Diskusi soal "etos kerja". > > > > Teman yang muslim bisa menyampaikan konsep etos kerja > > menurut Al Quran atau Islam. Bagaimana membangun etos > > kerja itu untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia, dan > > membangun negara. > > > > Teman yang Kristiani, Hindu, Buddha, Kong Hu Cu juga > > bisa berkomentar, dengan menyampaikan konsep etos > > kerja menurut ajaran agamanya masing-masing. Di sini, > > kita bisa membandingkan berbagai konsep tersebut. > > Tujuannya bukan untuk menang-menangan (menyalahkan > > konsep yang lain, mengunggulkan konsep sendiri), tapi > > justru mencari "sinergi." > > > > Dampak yang diharapkan: > > 1. Masing-masing kita (secara tak langsung) belajar > > mengenai konsep/ajaran dari penganut agama/kepercayaan > > lain, untuk meningkatkan saling pengertian dan > > pemahaman, sekaligus menghindarkan kecurigaan, syak > > wasangka, kebencian yang tak berdasar, dsb. > > 2. Secara bersama-sama, lewat pendekatan > > masing-masing, kita bersama-sama memberi sumbangan > > pada konsep-konsep untuk membangun bangsa dan negara. > > Mungkin dari sekian konsep itu bisa dirangkum dalam > > "konsep gabungan" yang kita sepakati bersama, dan > > syukur-syukur bisa kita perjuangkan bersama. Kenapa > > tidak? > > > > Pepatah (Cina?) mengatakan: "Punya seribu teman, masih > > kurang. Tapi punya satu musuh, sudah terlalu banyak". > > KIta di sini jelas ingin menggalang pertemanan, untuk > > kepentingan yang lebih besar. > > > > Rio > > > > > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > > http://mail.yahoo.com > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih > Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

