Tidak ada masalah dengan pernyataan Syekh Abdullah kecuali rasa anti pati
mendangkalkan logika yang mencermati...
Ummat Islam seluruh dunia merasa lebih berhak membantu Indonesia (Aceh)
yang merupakan komunitas Muslim terbesar (bukan 100%) dari pada orang lain
jadi Yayasan-yayasan sosial Islam perlu diberikan kelonggaran untuk
membantu
sebebas Yayasan-yayasan lainnya bahkan yang berlatar belakang agama lain..
Bila tidak ada keinginan membantu sauadranya yang dekat, apa lagi orang
lain?
Bantuan tersebut merupakan hak bukan kewajiban karena sedikit sekali
manfaat
ekonomi yang mereka sampaikan. Untuk Negara seperti Amerika merupakan
kewajiban
karena mereka telah menikmati hasil eksploitasi bumi Aceh yang mungkin
menjadi
penyebab bencana?? termasuk si Edi tansil dan sodara-sodaranya yang telah
menikmati kemplangan uang negara yang ditanggung seluruh rakyat Indonesia
yang berkurang kemampuan membantunya karena menanggung ulah
sodara-sodaranya
Edi Tansil untuk membangun negaranya (joke kali yey..)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Message: 23
Date: Sat, 8 Jan 2005 16:50:44 +0700
From: "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Re: Ulama Saudi: Kita Lebih Berhak Membantu Indonesia
Setuju untuk pandangan ade berikut ini.
Ketika tadi saya membaca tulisan itu,
perasaan dan pemikiran saya sama dengan ade.
Saya sedang males menuliskannya,
hebat, si ade selalu siap siaga. Jadi kan saya
tinggal menambahkan ho...ho....... :))
(It's just a joke, ok !).
Logika bahasa si Syekh Abdullah itu memperlihatkan
adanya sentimen keagamaan yang kental. Bahasa kerennya
adalah ukhuwah islamiyyah atau persaudaraan seiman.
Pada saat yang sama mereka merasa bahwa hal itu adalah
universal dan mereka tidak melakukan diskriminasi.
Kali yee.... maksud mereka adalah : mereka pada saat ini,
tidak membeda-bedakan antara orang ajam (Islam yang asli Arab)
dan Islam yang dari suku dan bangsa lain.
Btw, kalau ditarik dalam lingkup yang lebih luas, saya bertanya
tanya apakah mereka berpendapat sama dikaitkan dengan
TKW, baik yang dari Indonesia maupun yang dari Filipina,
India, bangladesh ....... :((
Munafik ........ ???? (sebuah pertanyaan yang menggantung)
salam,
Ari Condro
----- Original Message -----
From: "ade_kimhook2002" <[EMAIL PROTECTED]>
--- In [email protected], Satrio Arismunandar
Kalau kita cermati cuplikan dibawah ini , kita akan menemukan
hal yang bertentangan antara kasus nomer satu dengan kasus
nomer dua.
Karena kasus nomer satu itu menampik kasus nomer dua,
padahal orangnya masih tetap orang yang sama dan waktu
pun ditulis dengan waktu yang bersamaan.
Kasus nomer satu itu ada corak exclusif, tidak universal.
Sedangkan kasus yang kedua lebih mengutamakan bahwa
semua mansuia itu tidak perlu dipandang karena ras dan
agamanya.
Begitu kan ? Tapi kenapa terjadi bentrokan seperti demikian ?
kasus nomer 1:
______________
> "Kita lebih berhak membantu saudara-saudara kita di
> Indonesia tempat komunitas Muslim terbesar di dunia.
> Jemaah haji terbesar juga datang dari Indonesia, dan
> Indonesia yang paling parah menderita akibat tsunami,"
> ujar seorang ulama Dr. Sheikh Abdullah.
...
kasus nomer 2 :
> "Kita ingin buktikan bahwa sangkaan media Barat umat
> Islam enggan membantu saudaranya yang ditimpa musibah
> adalah tidak benar, mari secepatnya kita ramai-ramai
> menyumbang dengan segala kemampuan yang ada. Kita
> buktikan umat Islam adalah umat rahmah bagi sekalian
> manusia tanpa pandang agama, ras dan
> bangsa," ujar Sheikh Abdullah.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Forum IT PPI-India: http://www.ppiindia.shyper.com/itforum/
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/