01.03.2005
Ancaman wabah flu burung
Oleh: Peter Phillip
(Jutaan ayam dimusnahkan gara-gara wabah flu burung)
Dalam konferensi di Ho Chi Minh City-Vietnam, Organisasi kesehatan dunia � WHO
menegaskan kembali peringatannya, menyangkut kemungkinan wabah flu burung di
kalangan manusia.
Semakin lama virus flu burung bersirkulasi di kalangan binatang, semakin besar
ancaman penularan infeksinya terhadap manusia. Selain itu, juga muncul ancaman
terjadinya pandemi yakni wabah global, akibat virus yang terus melakukan
mutasi. Demikian diungkapkan Shigeru Omi, direktur WHO untuk kawasan Pasifik
Barat hari Rabu (23/2) dalam konferensi WHO mengenai flu burung di Ho Chi Minh
City di Vietnam.
Sebelumnya WHO sudah mengungkapkan kekhawatirannya, bahwa virus flu burung dan
flu manusia dapat melakukan persilangan. Dengan akibat munculnya jenis virus
baru yang sangat berbahaya, yang dapat menular melalui dari manusia ke manusia,
dalam arti tanpa kontak langsung dengan burung yang sakit. Jika terjadi
pandemi, sekitar 20 persen populasi manusia di seluruh dunia dapat menjadi
korban meninggal. Shigeru Omi menegaskan, flu burung yang sudah mewabah di Asia
sejak tahun 2003 lalu, boleh jadi akan menjadi pandemi berikutnya. Sejak lama,
dunia tidak lagi mengalami pandemi, dan kemungkinan wabah global berikutnya
akan menyerbu dari Asia, jika masyakarat internasional acuh tak acuh.
Ibaratnya, bola kini berada di tangan mereka. Jika negara-negara kaya,
mendiamkan wabah ini, suatu hari nanti, mereka juga harus menghadapinya di
rumah sendiri.
Mematikan
Sejak munculnya flu burung yang cukup ganas akhir tahun 2003 lalu, tercatat
sudah 45 orang meninggal. Vietnam merupakan negara dengan jumlah korban
meninggal akibat flu burung yang paling banyak, yakni 32 orang. Di Thailand
tercatat 12 orang meninggal, dan di Kamboja seorang meninggal akibat flu
burung. Sejauh ini, mereka yang terinfeksi dan meninggal, memang tertular
akibat kontak langsung dengan unggas yang sakit. Jadi belum sampai ke tahapan
penularan dari manusia ke manusia.
Dalam konferensi flu burung pertama di Bangkok tahun lalu, para pakar dengan
yakin menyatakan dapat memberantas flu burung. Kini harus diakui, bahwa
pemberantasan virus yang berbahaya dan dapat melakukan mutasi secara cepat itu,
akan memerlukan waktu bertahun-tahun. Bahkan para peneliti dari Jepang sudah
menemukan lalat yang terinfeksi flu burung.
Untuk meredam wabah flu burung di Asia, organisasi pangan PBB-FAO
memperkirakan, diperlukan biaya ratusan juta Dolar. Terutama untuk biaya
pemusnahan ternak unggas yang terinfeksi, sekaligus untuk ganti rugi kepada
para peternak. Sejauh ini sudah dimusnahkan sekitar 140 juta ternak unggas yang
terinfeksi. Tercatat delapan negara Asia yang sudah terinfeksi flu burung,
masing-masing Vietnam, Thailand, Kamboja, China, Indonesia, Jepang, Laos dan
Korea Selatan. Dalam konferensi yang diikuti 20 negara, serta organisasi dunia
itu, terutama hendak membahas pencegahan dan pemberantasan flu burung. Selain
itu, hendak diperkuat kerjasama informasi regional, diantara negara-negara yang
tahun lalu dituduh menutup-nutupi bahaya flu burung.
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - now with 250MB free storage. Learn more.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/