Pantes!
Makasih Ari yaak! Moga2 masalahnya komputernya mas Eko cepet selesai.
Mas Eko,
Kan pendapat Mas Eko itu melandaskan pada kesehatan dan reproduksi
perempuan. Gimana kalo berlandaskan hak hidup jabang bayi. Jabang
bayi ini dah dianggap manusia gak sih? jadi, perempuan lebih
mementingkan kesehatannya dari pada hak hidup seseorang lainnya?
Saya cuma khawatir perempuan itu jadi manja, tidak bertanggung
jawab, kalau pemerintah memberikan hak memilih penuh kepada wanita.
Saya setuju kalau hal ini harus ada regulasinya juga.
kalo aborsi dilakukan karena alasan ekonomi, bayi bisa diadopsi
kalo aborsi dilakukan karena alasan kesehatan, ilmu kedokterankan
udah canggih kata postingannya mbak Mia
kalo aborsi dilakukan karena kegagalan KB, saya masih gak mudeng
nih. Apakah perkembangan mental/fisik anak menjadi terganggu
karenanya?
Saya kira semua bisa diantisipasi, jadi gak perlu aborsi. Lagi-lagi
mental manusia yang perlu dibenahi.
Hargailah hak hidup seseorang (meski jabang bayi). Lah jadi inget si
Teri Schiavo (yang bukan bayi)?...:-)
wassalam,
--- In [email protected], "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ----- Original Message -----
> From: "Eko Bambang Subiyantoro" <[EMAIL PROTECTED]>
> Mbak Lina,
> maaf, beberapa hari ini ada masalah pengirimin email. Saya ngak
tahu
> apakah email ini bisa diterima atau ngak. Untung saya mengenal Ari
> condro ini/ Arcon aku biasa memanggil teman satu fakultas di FE
> Unibraw jadi bisa meminta tolong memposting milisku. Thanks ya con.
>
> Saya sebenarnya tetap memposting informasi dari Jurnal
Perempuan.com, di
> sejumlah
> milis, tetapi sepertinya email saya di Bouncing sehingga email yang
> saya posting selalu kembali. Dan ini herannya di
> semua milis, dalam waktu yang bersamaan. Saya ngak tahu apa
> penyebabnya. Tapi yang jelas, menurut asumsi awal dari IT di
kantor,
> ini tindakan dari Yahoo Mesengger yang membauncing IP Adress yang
> datang dari email jurnalperempuan. Tetapi alasan ini belum pasti,
> mesti dicari penyebabnya, karena kalau menggunakan alasan standar
> kenapa email di Bouncing karena peserta milis tidak pernah aktif
dan
> itu dilakukan oleh moderator tiap milis saja. Alasan itu menurut
> analisa kami kurang pas, karena saya cukup aktif di milis.
>
> Mengenai Aborsi, Secara pribadi saya lebih mendukung aborsi
sebagai tindakan
> pilihan
> bagi perempuan. Ini menjadi prinsip dasar saya, bahwa Perempuanlah
yang
> berhak dan menentukan apakah dia
> memilih aborsi atau tidak, karena perempuan sendirilah yang
mengetahui
> kondisi tubuhnya. Bagi saya, setiap individu memiliki hak atas
> tubuhnya masing-masing dan berhak menentukan atas tindakan atas
> tubuhnya. Prinsip dasar inilah yang menurut saya sebaiknya aborsi
lebih
> dilihat dari perspektif kesehatan
> reproduksi perempuan. Perspektif ini menurut saya lebih
> bisa mengakomodasi sejumlah argumentasi mengapa perempuan harus
memutuskan
> tindakan untuk aborsi.
>
> Bagi perempuan masalah aborsi ini memang sangat dilematis, yang
tidak
> mungkin terjadi pada laki-laki. Jika meneruskan kehamilan namun
banyak
> sekali faktor yang tidak mungkin dilakukan, tidak meneruskan
kehamilan
> dianggap sebagai tindakan bermoral atau dianggap membunuh. Dalam
konteks ini
> menurutku semua
> pihak seharusnya bisa memahami persoalan aborsi tidak hanya dari
> perspektif moralitas saja, namun juga dari perspektif
> perempuan yang mengalaminya. Sudahkah kita memahami bahkan bertanya
> mengapa dia harus aborsi?
>
> Benar kata mbak Ratna Hidayati, bahwa aborsi itu justru terjadi
pada
> perempuan yang telah
> berkeluarga. Pak Noerhadi dari PKBI Medan, yang juga melakukan
penelitian
> tentang kesehatan reproduksi perempuan menyebutkan bahwa jumlah
aborsi
> yang terbesar justru pada perempuan yang sudah berkeluarga. Pada
> dasarnya aborsi yang mereka lakukan dikarenakan kehamilan itu tidak
> diinginkan, akibat kegagalan KB, faktor ekonomi, kesehatan dan
> sebagainya.
>
> Menurutku, Kenyataan diatas harus kita pahami dalam
> mendiskusikan masalah aborsi. Banyak pihak yang sampai sekarang
keliru
> bahwa aborsi itu selalu diidentikkan dengan tindakan perempuan
yang belum
> menikah dan mengalami kehamilan diluar nikah. Akibatnya tindakan
> aborsi sering dianggap sebagai tindakan yang tidak bermoral dan
> menentang etika agama, yang berakibat aborsi masih dilarang di
> Indonesia. Alasan melarang tindakan aborsi dengan pertimbangan
moralitas
> diatas menurutku
> kurang tepat. Persoalan Aborsi akibat kehamilan diluar pernikahan
> bukan berarti persoalannya terletak pada tingkat moralitas remaja
> perempuan buruk. Bagaimana dengan kehamilan yang tidak diinginkan
oleh
> remaja perempuan akibat perkosaan, korban Incest dan sebagainya,
> apakah diharamkan jika pada akhirnya mereka melakukan aborsi.
>
> Selain tidak tepat sasaran, pelarangan aborsi berdampak pada
munculnya
> praktek-praktek aborsi yang ilegal yang jauh dari sisi aman
> menyangkut kesehatan, khususnya perempuan. Munculnya praktek aborsi
> ilegal inipun karena pihak medis tidak bisa melayani tindakan
aborsi.
> Tentunya ini mengancam keselamatan hidup perempuan dan kesehatan
reproduksi
> perempuan
> selanjutnya.
>
> Kenapa saya mendukung Aborsi dilegalkan, karena yang akan menjadi
> argumentasi utama adalah kesehatan reproduksi perempuan. Aborsi
yang
> legalpun bukan dilakukan begitu saja, tindakan itu juga menggunakan
> prosedur-prosedur yang ketat, sehingga pertimbangan untuk melakukan
> aborsi setiap orang benar-benar terseleksi dengan cukup baik.
Dengan
> aborsi yang legal, persoalan perempuan dalam mengatasi kehamilan
tidak
> diinginkan teratasi dan persoalan kesehatan reproduksi perempuan
juga
> bisa diatasi.
>
> Soal laki-laki, Saya justru sangat ingin mendukung teman-teman
> laki-laki ini juga harus banyak terlibat dan peduli dengan masalah
> aborsi dan kesehatan reproduksi perempuan. Banyak laki-laki yang
yang
> tidak peduli akan masalah ini, akibatnya sering tidak
bertanggungjawab
> dan tidak mau tahu akan masalah-masalah yang dialami oleh
perempuan.
> Laki-laki menurut saya juga
> harus mengerti apa itu kesehatan reproduksi perempuan, sehingga
> laki-laki bisa menghargai pasangan perempuannya secara lebih baik
dan
> bertanggungjawab.
>
> Mungkin itu pendapat saya. Untuk mbak Ratna Hidayati, apakah sudah
selesai
> tulisan tentang
> aborsinya? Ditunggu ya.
>
> Salam
> Eko Bambang S
> www.jurnalperempuan.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/