Pak Hadinoto,

Saya kira barangkali dapat diberitahukan bahwa sekalipun Belanda menjajah 
Indonesia ,tetapi CPN [Partai Komunis Belanda] lah yang mula-mula menyatakan 
"Indonesia harus bebas" pada permulaan abad lalu, kalau tak salah slogannya 
dalam bahasa Belanda: "Indie moet vrij zijn". Selain itu bila dilihat micro 
film koran CPN, yang bernama De Waarheid masa lalu, bisa dilihat bahwa koran 
itu sering memuat berita tentang gerakan kemerdekaan di Indonesia, bila 
dibandingkan dengan koran-koran lain. Katanya pada gerakan komunis itu ada 
itu yang dinamakan "solidaritas proletariat  internasional" dengan moto : 
"Your struggle is our struggle, your freedom is our freedom".

Dan oleh karena itu  salah satu aksi yang tak suka dibicarakan oleh pihak 
pemerintah Indonesia sejak naiknya Pak Harto ialah kasus " Kapal Tujuh", 
di Surabaya tahun sebelum perang dunia II dimana pelaut-pelaut  Belanda 
bersama-sama dengan pelaut Indonesia  dari Angkatan laut Belanda membajakan 
kapal perusak [destroyer] bernama "De Zeven Provincie". Mungkin para 
pembajak mendapat inspirasi dari kapal  perang Aurora waktu revolusi Oktober 
di Rusia tahun 1917.

Mengenai ketidak setujuan sejarah masa lalu untuk diceritakan termasuk juga 
pemboikotan buruh-buruh di seluruh pelabuhan di Australia terhadap 
kapal-kapal Belanda atau berbendara lain yang mau mengakut perlengkapan 
militer dan/atau tentara Belanda kembali menjajah Indonesia setelah perang 
dunia kedua berakhir. Contohnya ketika ceritanya mau dibuat film dengan 
beberapa shooting di Indonesia, pemerintah Indonesia [Pak Harto & Co] tidak 
memberikan izin. Terpakasa dibuat di tempat lain. Film tsb berjudul " The 
Black Armada".

Bagi yang berdiam di Australia, kalau tertarik pada sejarah  dan mau melihat 
film tsb mungkin bisa dipinjam dari perpustakaan.



----- Original Message ----- 
From: "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, April 12, 2005 10:53 AM
Subject: [ppiindia] Re: Menghidupkan kembali semangat Asia-Afrika ? Sia-sia, 
percuma


>
>
> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> Dari negeri-negeri yang disebut diatas, hanya India yang mendukung
> secara
>> resmi, sedangkan Australia hanya gerakan buruh [ pemboikotan terhadap
>> kapal-kapal Belanda atau kapal yang mengangkdan bukan dari
> pemerintahnya.
>> Barangkali jangan dilupakan peranan negeri-negeri Komunis Eroupa
> Timur dan
>> Uni Soviet. Pada tahun 1948 Polandia sudah mengakui kedaulatan RI. Di
>> forum-forum internasional yang konstant memberi dukungan kepada
> kemerdekaan
>> negeri-negeri terjajah ialah mereka.
>> ---------
>
>
> Terimakasih mas, untuk tambahannya. Benar, negara negara sosialis yang
> sudah selalu berdiri dipihak kita.
>
> Salam
>
> danardono
>
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke