Lalu Pak Harto sebagai pangilma tertinggi gimana? ----- Original Message ----- From: "si kucing demensenyum" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, April 20, 2005 10:19 AM Subject: Re: [ppiindia] Wanita itu Separuh Harga
> > mas Ari memang bisa verifikasi apakah cerita ini cuma karangan saja? > banyak orang busuk lho mas walaupun di mulutnya berkata dharma dan > mengucap shalom atau bernama ke- agamaan seperti Leonardus Benny Murdani > misalnya. > > Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ----- Original Message ----- > From: "Miftah al-Zaman" <[EMAIL PROTECTED]> > > Wanita itu Separuh Harga > > Suatu saat saya mendengar percakapan antara seorang > Bapak dan seorang mahasiswi kedokteran. Saya kebetulan > mengetahui bahwa Bapak tersebut dikenal sebagai > seorang yang religius sekali. Tutur katanya sangat > halus dan selalu saja terucap dari mulutnya "kalimah > thayyibah" seperti "Barakallah ...", "Subhanallah > ...", "Alhamdulillah ..." dan sebagainya. Salah satu > petikan percakapan mereka adalah sebagai berikut: > > "Mbak kuliah di mana?" > "Di Fakultas Kedokteran, Pak" > "Oh ya? Subhanallah ... Yah, syukurlah Mbak. Kita ini > sebenarnya banyak memerlukan dokter wanita". > "Oh ya ... Kenapa, Pak?" > "Begini, Mbak. Wanita itu kan bukan pencari nafkah, > jadi karena itu tarifnya tidak perlu mahal-mahal. > Apalagi kebanyakan rakyat kita masih miskin ... " > "Oh begitu Pak, ya ...?" > > Sayang percakapan berhenti sampai di situ sebab > mahasiswi tadi kemudian harus pergi. Mendengar > percakapan itu saya terkejut dan sekaligus sangat > prihatin. Beginikah fakta yang benar-benar nyata di > lapangan, bagaimana wanita masih dipandang "separuh > harga" dibandingkan pria? Apalagi yang memiliki dan > melontarkan pandangan itu seorang pria yang religius. > Bagi saya ini benar-benar "shocking", meskipun mungkin > tidak terlalu mengherankan. Seorang "fundamentalis" > agama biasanya berpenampilan dan berperilaku sangat > religius (dalam artian simbolik), dan biasanya pula > mereka memiliki cara pandang diskriminatif terhadap > wanita. Namun ketika hal itu terpapar langsung di > depan mata, tak urung cukup mengguncangkan juga bagi > saya. > > Kesehatan adalah hajat publik yang aksesibilitasnya > seharusnya menjadi urusan publik (negara). Kalaupun > kemudian biaya kesehatan menjadi tinggi, adalah > menjadi tanggung jawab negara untuk mengaturnya. > Mengapa kemudian solusinya adalah "tarif dokter wanita > seharusnya lebih murah dari dokter pria" hanya karena > "wanita bukan pencari nafkah?". Hanya karena dalam > bangunan sosial tertentu dipersepsi bahwa pencari > nafkah adalah pria, maka apakah wanita seharusnya > diberi "separuh harga" saja, terlepas dari kualifikasi > profesionalitas yang dimilikinya? Kalau memang > demikian, seharusnya gaji pegawai dan upah minimum > harus didiskriminasi berdasarkan gender pula. Wanita > yang pegawai negeri, dosen, buruh pabrik, karyawati, > dan sebagainya, semestinya mendapatkan gaji lebih > rendah dari sejawatnya yang pria hanya karena mereka > adalah wanita, dan wanita adalah "bukan pencari > nafkah". > > Hal ini, sekali lagi, terlontar dari mulut sosok yang > saya ketahui cukup alim dan bersikap "religius". > Apakah menjadi religius itu lantas juga harus punya > cara pandang seperti itu? Apakah semua religius itu > begitu? Semoga saja tidak. Namun tak urung, pengalaman > tersebut makin mengurangi "simpati" saya pada sosok > "alim dan religius", yang secara fisik biasanya > direpresentasikan oleh adanya jenggot, dahi "gosong", > dan sering-sering mengucap "Subhanallah...", > "Barakallah ...". > > Betapa panjang perjuangan wanita muslimah untuk bebas > dari ketidakadilan gender yang dibungkus dogma-dogma agama. > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > --------------------------------- > Yahoo! Groups Links > > To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > __________________________________________________ > Do You Yahoo!? > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > http://mail.yahoo.com > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

