http://www.kedaulatan-rakyat.com/article.php?sid=13902
Wednesday, 27 April 2005, Jawa Tengah
RATUSAN BANGUNAN SD AMBROL; Siswa Belajar Berdesakan
BREBES (KR) - Ratusan bangunan sekolah dasar (SD) dan MI di wilayah
Kabupaten Brebes, kondisinya rusak parah, meski demikian hingga kini belum ada
perbaikan. Hal itu menyebabkan prses belajar mengajar terganggu karena para
siswa terpaksa belajar berdesakan.
Hasil pantauan KR di lapangan, kerusakan terparah menimpa bangunan SD
Tegalgandu I, Kecamatan Wanasari, dimana tiga lokal kelas ambruk, sedangkan
sejumlah kelas lainnya rusak parah. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan
para siswanya ditempatkan di bangunan sekolah lain yang masih normal.
"Karena ruang kelasnya terbatas sedangkan jumlah muridnya banyak maka ada
satu kursi ditempati tiga sampai empat anak sehingga mereka duduk
berdesak-desakan, jelas sangat mengganggu proses belajar mengajar", ujar Kepala
SD Tegalgandu I, Maswadi, kemarin.
Dikatakan, kerusakan sejumlah bangunan kelas itu selain faktor usia juga
pengaruh bencana alam. Meskipun sudah berkali-kali pihak sekolahan mengusulkan
perbaikan tetapi sampai sekarang belum ada penanganan serius. Sehingga wajar
dengan kekurangan itu mempengaruhi kualitas kepintaran siswanya, tegas Maswadi.
Kondisi yang sama juga menimpa bangunan SDN Nglonggong, Wanasari,
sebanyak dua ruang kelas ambrol dan tiga rusak parah, meski demikian para
siswanya masih melakukan aktivitasnya di sekolahan itu dengan memanfaatkan
bangunan yang rusak parah itu.
"Tetapi kalau hujan turun anak-anak dibebaskan kami khawatir akan terjadi
bencana yang tidak diinginkan menimpa murid kami", tutur seorang guru di
sekolahan itu.
Data yang diperoleh KR, bangunan SD/MI yang rusak itu rata-rata sudah
berusia sekitar 20 tahunan. Setiap mendapatkan kucuran dana rehab sangat minim
sehingga hanya bisa merehab ringan seperti pengecetan, tambal dinding serta
genteng yang bocor. Mestinya direhab total karena nyaris semua fisik bangunan
sudah rusak parah, kata beberapa guru.
Terkait itu Kepala Dinas P dan K, Kabupaten Brebes, Drs Tarsun, dihubungi
wartawan, membenarkan adanya kerusakan parah terhadap bangunan SD/MI tersebut.
Disebutkan dari seluruh SD/MI sebanyak 800, mengalami kerusakan parah
mencapai 320 gedung sekolahan. Untuk menanggulangi kerusakan itu, pihak Dinas P
dan K, telah menganggarkan dana APBD II Brebes, sebesar Rp 12 miliar. (Ryd)-k
.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give underprivileged students the materials they need to learn.
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/