--- In [email protected], "Ida Z.A" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dan usul Mas Nugro juga asyik, temen2 di India bisa cerita pengalaman > apa aja disana...gak usah yg berat2 deh misalnya kisahnya si izham > ngejar2 ponakan pak dubes hehehehe.... >
Kalo belom mau nyeritain kuch kuch hotahai versi indonesianya, ini saya copy paste-kan imel yg berturut2 saya dapat. Mungkin member milis ini udah baca juga, sorry for cross-posting. Terus terang saya nggak tau kebenaran info cerita ini, sudah lama nggak nonton Oprah Talkshow. Tapi saya jadi pengen nanya ttg kebenaran kisah yg pertama ini... halo2 students in india? Siapa tau meredakan debat kusir soal agama (hebat Pak Roy.... bisa bikin yg disini berantem kemana2...) salam, fau --------- Dalam suatu OPRAH SHOW menyajikan 2 sesi cerita. yang pertama, tentang cerita seorang peneliti yang datang ke kota yang paling maju di India. Di sana masih ada tradisi pembakaran pengantin wanita yang tidak bisa membayar mas kawin. Setiap hari pasti terjadi hal spt itu. Dan di sana sudah dianggap hal yang biasa. Kalo di papan2 kecelakaan lalu lintas di India, tertulis jumlah korban kecelakaan yang terjadi di jalan2 yg berbahaya, tapi jumlah pembakaran wanita tidak pernah diberitakan. Peneliti tersebut menayangkan hasil rekamannya di acara oprah tersebut..dan memang benar2 mengerikan. Biasanya kalau keluarga pihak pria mengalami kebangkrutan, atau pihak keluarga wanita kurang / tidak bisa melunasi mas kawinnya, maka si istri akan dibakar hidup2 di dalam rumahnya. Ada yang meninggal, tapi ada juga yang selamat(berhasil menyelamatkan diri) ... tapi keadaannya sangat menderita... Mereka yang selamat, datang ke rumah sakit... dan tidak pernah memberikan alasan yg sebenarnya... karena kalau mereka berani bicara, maka mereka / keluarganya akan dibunuh. Karena itu, alasan yang mereka berikan, pasti kecelakaan di dapur... kompor meledak, dsb.. tidak pernah mereka bisa berterus terang.. mereka takut. Dan yang memperburuk keadaan, suami2 mereka berkumpul di depan pintu rumah sakit ( yang ditutup untuk menghalangi mereka ), memaksa masuk, hanya untuk mengancam istri2 mereka. (note: ruangan untuk istri2 mereka ini adalah ruangan khusus, karena mereka semua yang dirawat adalah korban yang dibakar,sehingga bau menyengat selalu memenuhi ruangan.. ) Sewaktu di India, si peneliti ditemani oleh seorang wanita India yang berkerja di bagian organisasi wanita yang menangani masalah2 seperti ini. Dia mengatakan, alasan2 wanita ini dibakar, kadang bukan hanya karena mas kawin saja.. tapi ada juga karena hal sepele, misalnya : sewaktu suami pulang, masakan belum siap, maka si suami akan menuang bensin ke istrinya dan membakarnya.. Pernah ada suami yang marah dan membakar istrinya, anak perempuannya yg masih kecil ikut terbakar karena berusaha menyelamatkan ibunya. Keduanya selamat, tapi cacat.. dan si anak trauma dengan kejadian itu. Karena tradisi inilah, maka banyak sekali bayi2 perempuan di india yang digugurkan.. karena keluarga hanya menganggapnya sebagai beban jika ia dewasa. Kejadian terakhir yang bisa memberikan sedikit harapan, adalah pernikahan seorang gadis, yang ayahnya telah menabung 10th demi mempersiapkan mas kawin untuknya. Tapi pada hari pernikahan, tetap saja mas kawinnya kurang, dan keluarga pria menghina ayahnya dan meludahi ayahnya.. sang gadis langsung melaporkan kejadian ini ke polisi.. dan keluarga pria ditahan... Sejak saat ini, barulah ada yang mulai berani mengikuti jejaknya. Karena sebenarnya, jika mereka berani melaporkan ke yang berwajib, pasti keluarga pria akan ditindak. Jika kita melihat ke sel tahanan di sana, kita akan melihat, dalam satu sel, ada yang berisi satu keluarga... Cuma karena mereka takut dengan ancaman, sedikit sekali yang berani melaporkan... Pada akhir acara oprah, si peneliti mengatakan, berita dukanya, saat ini,seluruh korban di rumah sakit yang tadi ditayangkan, tidak dapat diselamatkan... kondisi mereka terlalu parah.. yang kedua, acara tentang seorang dokter yang telah mendedikasikan kehidupannya untuk para wanita di ethiopia yang menderita fistula. Di ethiopia, terdapat para keluarga yg tin ggal jauh dari jalan besar... mereka tinggal dipinggiran. Ada tradisi di sana di mana anak perempuan yang baru berumur 8-9 tahun sudah dinikahkan dan tinggal bersama keluarga anak lelaki.Pada saat si anak perempuan sudah mendapat mensturasi, barulah si anak akan 'bersetubuh'. Maka itu pada usia yang sangat muda, mereka sudah mengandung. Sayangnya proses kelahirannya tidak dibantu apa2.. bahkan tidak ada bidan di sana. Ada yang melahirkan prosesnya berhari2.. bahkan sampai 6 hari... akhirnya bayinya meninggal karena terlalu lama... dan keluar (karena badan bayi sudah mengecil)... Karena proses melahirkan yang sulit dipicu oleh kondisi jasmani ibu muda yang belum cukup umur tsb, seringkali proses mengejan akhirnya merusak saluran kemih dan saluran BAB sang ibu. Akibatnya, pasca melahirkan, si ibu tidak dapat mengontrol saat buang air kecil dan air besar . Ia dpt buang air kecil dan ai r besar setiap saat tanpa disadari dan menetes terus dr saluran yang rusak tersebut. Belum lagi luka akibat melahirkan yang tidak diobati sampai akhirnya bernanah dan berbau. Tidak tahan dengan bau tersebut, maka suami akan mengusir istrinya ke rumah orang tuanya. Orang tua si istri dengan tangan terbuka menerima anaknya kembali dan membuatkan gubuk kecil di depan / belakang rumah mereka, agar si anak bisa tinggal di sana sampai sembuh...[krn bau sang anak tidak memungkinkan untuk tetap tinggal bersama orangtua ] sayangnya mereka tidak pernah sembuh dan selamanya hidup terasing... sampai si dokter wanita ini muncul di sana... Awalnya dokter ini datang hanya untuk kunjungan, tetapi setelah melihat keadaan di sana, dia memutuskan untuk tetap di sana dan akhirnya mendirikan rumah sakit khusus untuk para penderita fistula ini.. Dia merawat dengan kasih sayang dan memberikan kem bali rasa percaya diri para wanita ini. Dia melakukan operasi untuk menyembuhkan para wanita ini... tanpa dikenakan biaya sepeser pun. para wanita ini datang pun dengan pengorbanan yang luar biasa... ada dari mereka yg berjalan bermil2.... ada yang menjual ternaknya... ada yang menjual harta bendanya.. demi mereka bisa sampai di rumah sakit Kadang setelah mereka punya ongkos untuk naik kendaraan, tapi di kendaraan itu mereka diminta turun, karena mereka bau... dan tidak bisa menahan untuk buang air.. sehingga akhirnya mereka terpaksa berjalan.. Di rumah sakit yang didirikan bersama suaminya, sang Dokter selain melakukan operasi untuk fistula tersebut, dia juga memberikan kehidupan baru bagi mereka. Setelah selesai operasi dan penyembuhan, para wanita ini akan pulang dengan pakaian baru dan tentu saja harapan akan kehidupan baru. Suatu sharing yang luar biasa yang dib agikan dalam acara tersebut. Saya bersyukur sekali telah melihatnya. Saatnya kita syukuri anugrah yang telah kita dapatkan dalam kehidupan kita. Anda dan para wanita di sekitar kita mungkin memiliki kehidupan yang jauh lebih baik. Terlepas dr berbagai cobaan dan beban hidup yang dialami. Namun nun jauh disana, di bawah sinar matahari yang sama, di bumi yang sama dengan yang kita pijak saat ini.. ada wanita-wanita lain yang memiliki kehidupan yang berbeda. Penderitaan yang mungkin lebih berat dari yang dapat kita bayangkan. Its time to count your blessing... -------------------- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

