http://www.indomedia.com/bpost/052005/21/nusantara/nusa1.htm


Penyerang Brimob Kelompok Mujahidin
Maluku, BPost
Kapolda Maluku, Brigjen Adityawarman mengatakan, para pelaku penyerangan 
terhadap pos Brimob BKO Kaltim di Desa Loki, Kabupaten Seram Bagian Barat, 
Pulau Seram, berasal dari kelompok Mujahidin.

"Semua berasal dari beberapa kelompok, tetapi mempunyai satu jaringan yang 
sama. Satu dari delapan pelaku yakni berinisial N malah menduduki jabatan 
komandan Mujahidin di kawasan Air Kuning, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon," 
ujarnya. Selain itu, salah satu pelaku lainnya berinisial A mengaku pernah 
menjalani latihan bersama Mujahidin di Moro, Filipina Selatan."

Pelaku A yang paling dulu ditangkap itu baru datang ke Ambon lagi pada 23 April 
lalu, dengan maksud antisipasi kekacauan yang terjadi pada perayaan HUT 
organisasi terlarang Republik Maluku Selatan (RMS), 25 April 2005. Enam pelaku 
lainnya yang berhasil ditangkap Polda Maluku diantaranya berinisial I, F, OP, 
T, T, serta pelaku "I" yang meninggal kemudian akibat luka tembak yang 
dideritanya.

Sedangkan salah satu pelaku lainnya yang tewas di TKP di Desa Loki 
diidentifikasi bernama Abdullah yang bertindak sebagai komandan dalam aksi 
penyerangan tersebut. Dari tangan pelaku inilah aparat berhasil mendapatkan 
sepucuk senjata M16-A1 buatan Filipina. Sedangkan yang belum tertangkap yakni 
dua orang berinisial S dan T, yang keduanya adalah oknum anggota polisi yang 
masih aktif di Polres Pulau Ambon dan Polda Maluku.

Para tersangka yang diamankan ini juga terlibat dalam serangkaian aksi 
penembakan dan penyerangan lainnya diantaranya penyerangan di Desa Wamkana, 
Kecamatan Buru Selatan, Kabupaten Buru, 5 Mei 2004, penembakan Villa Karaoke di 
Desa Hatiwe Besar, Kecamatan Baguala, Ambon 15 Februari 2005, dan penembakan 
terhadap KM Lai-Lai-7 di perairan Pulau Buru, 7 Februari 2005.

Kapolda mengaku telah menemui titik terang tentang skenario khusus serta target 
yang ingin dicapai para pelaku, namun ia belum bisa disimpulkan karena semuanya 
baru akan terungkap diakhir penyelidikan dan penyidikan. "Skenario dan target 
belum kami simpulkan. Tetapi kalau hanya untuk menimbulkan provokasi, maka 
maksudnya sudah tercapai, mereka tidak mempunyai hubungan dengan objek yang 
menjadi korban."

Para pelaku itu, hanya sembarangan menembak tanpa pilih target serta tidak 
peduli korbannya pelakunya anak-anak, orang dewasa, laki-laki dan perempuan. 
"Namun khusus kasus penyerangan di Desa Loki perlu pendalaman motifnya karena 
tidak mungkin para pelaku berani menyerang pos aparat tanpa ada target 
tertentu."

Dugaan awal karena pos itu terletak di perbatasan Desa Kristen-Muslim dan para 
pelaku menduga aparat Brimob ditempatkan untuk menjaga warga Loki yang beragama 
Kristen yang juga adalah pengungsi yang baru kembali ke desa asalnya. Tentang 
asal-usul para pelaku, dia mengatakan, asli Maluku dan etnis lain dari daerah 
lain di luar, yang memiliki jaringan di luar Maluku.

Terhadap oknum-oknum yang disinyalir merupakan pimpinan kelompok tersebut yang 
setiap saat memberikan perintah penembakan dan penyerangan, Kapolda 
Adityawarman, membenarkannya dan akan terus dicari, mengingat TKP sejumlah 
kejadian terakhir letaknya sangat berjauhan dan di pulau berbeda, sehingga 
membutuhkan dana besar serta perencanaan matang untuk melancarkan aksinya.

"Pokoknya siapa pun yang pernah berhubungan atau terlibat dengan para pelaku 
akan diciduk untuk diperiksa dan disidik secara intensif. Orang-orang pada 
titik-titik di mana pelaku pernah singgah juga akan kami ciduk untuk 
diperiksa," katanya.

Aparat Polda Maluku pun berhasil merampas berbagai barang bukti diantaranya 
puluhan senjata berbagai jenis -termasuk senjata mesin berat (SMB)- serta 
10.000-an amunisi berbagai kaliber dan 700-an bom rakitan diamankan, pada 
beberapa lokasi tempat yang dijadikan sebagai tempat persembunyian.klc


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke