Pantesan banyak kasus malapraktikkkkkkkkkkkkkkkkkkk...................dokter2 yang lulus pasti stressssssssssss semua.....
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ambon Sent: Saturday, May 21, 2005 12:28 AM To: Undisclosed-Recipient:; Subject: [ppiindia] Fak. Kedokteran Unpad "Dilelang" Rp 128 Juta GALAMEDIA 21/05/2005 Fak. Kedokteran Unpad "Dilelang" Rp 128 Juta SEKELIMUS, (GM).- Pada tahun ajaran 2005/2006, Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung akan menerima mahasiswa melalui jalur program kerja sama. Untuk bisa masuk fakultas kedokteran (FK), calon mahasiswa diharuskan menyerahkan dana sebesar Rp 128.450.000. Dalam brosur yang diperoleh "GM", hampir semua jurusan di Unpad sudah ditentukan jumlah nominal rupiahnya pada setiap fakultas. Mulai dari yang terendah Rp 11.150.000 untuk fakultas sastra, sampai harga tertinggi untuk fakultas kedokteran Rp 128.450.000. "Calon mahasiswa yang diterima pada program kerja sama sekitar 20% dari keseluruhan calon mahasiswa yang diterima dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB)," kata Koordinator Humas Unpad, Drs. Hadi Suprapto Arifin, M.Si. saat dihubungi "GM" melalui telepon selulernya, Jumat (20/5) malam. Menurut Hadi, program ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak tahun ajaran 2001/2002. Mekanisme pelaksanaan program diawali dengan jalinan kerja sama antara Unpad dengan pemerintah daerah (pemda) yang dijadikan rekanan. "Pada tahap awal, provinsi yang dilibatkan dalam program ini adalah provinsi yang ada di kawasan Indonesia bagian timur (IBT), seperti Maluku dan Papua. Pada tahun ajaran 2003/2004, selain provinsi di wilayah IBT, ditambah dengan wilayah Banten. Sedangkan pada tahun ajaran 2005/2006, wilayah program ditambah dengan Jabar, yang meliputi Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Banjar, Kab. Indramayu, dan Kota Bandung," katanya. Menurut Hadi, program penerimaan mahasiswa baru jalur kerja sama bertujuan menciptakan pemerataan pendidikan. Sebab, saat mengikuti SPMB, calon mahasiswa dari daerah akan sulit bersaing dengan mahasiswa yang berasal dari kota-kota besar. Agar keinginan mereka untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) bisa terlaksana maka diadakan program ini. "Mekanisme pelaksanaan program diawali dengan adanya jalinan kerja sama antara Unpad dengan pemda yang dijadikan rekanan kerja sama," katanya. Hadi menambahkan, biaya calon mahasiswa yang berasal dari wilayah IBT ditanggung oleh pemda masing-masing dalam bentuk ikatan dinas. Sedangkan untuk pemda yang ada di Jabar dan Banten ditanggung oleh setiap calon mahasiswa. "Walaupun di Jabar dan Banten biaya untuk mengikuti program ditanggung oleh calon mahasiswa, namun diharapkan setelah lulus kuliah mereka akan diangkat menjadi pegawai melalui jalur ikatan dinas," ujarnya. Wajar Ketika disinggung bahwa biaya yang harus dikeluarkan oleh calon mahasiswa relatif besar, menurut Hadi, itu sesuatu yang wajar. Sebab, program ini tidak memperoleh subsidi dari pemerintah. "Hal serupa juga terjadi untuk program D-III dan ekstensi," jelasnya. Hadi mengungkapkan, seperti SPMB, pada program ini calon mahasiswa harus mengikuti tahap seleksi. Provinsi yang berada di wilayah IBT, Banten, dan 5 kab. di Jabar, yaitu Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kab. Ciamis, Kota Banjar, dan Kab. Indramayu sudah melaksanakan seleksi, awal Mei lalu. Sedangkan seleksi untuk Kota Bandung akan dilaksanakan pada 21 Juni 2005. "Mekanisme penilaiannya relatif sama dengan SPMB. Pada program ini, calon mahasiswa yang berasal dari kelompok IPA, dalam buku laporan pendidikan yang dimilikinya harus memiliki nilai rata-rata 7 dan untuk setiap pelajaran tidak boleh ada nilai di bawah 6. Sedangkan untuk kelompok IPS, juga harus memilki nilai rata-rata 7 dan untuk setiap pelajaran tidak boleh ada nilai di bawah 6," ujarnya. Menyinggung akan munculnya kesan tidak adil dalam pandangan sebagian masyarakat, Hadi mengatakan, hal itu tidak perlu terjadi. Sebab, sebagian besar calon mahasiswa yang diterima di Unpad berasal dari SPMB. Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Bina Dharma Bandung, Drs. Sukadi mengatakan, penyelenggaraan program itu sah saja dilakukan. Bila dikaitkan dengan otonomi PT, setiap pengurus PT berhak mencari kiat-kiat mengembangkan PT yang ditanganinya. Walaupun demikian, ketika program itu dilaksanakan, rasa keadilan masyarakat harus terakomodasi. "Jika calon mahasiswa yang tidak mampu secara akademis dan tidak mampu di bidang ekonomi juga bisa mengikuti program, hal itu bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat. Tetapi, jika tidak, program ini hanya ditujuan untuk orang-orang tertentu saja," ujarnya. Imam Santoso yang merupakan pengajar di SMA Puragabaya Bandung, merasa prihatin dengan adanya ketentuan itu. Sebab, jalur khusus yang disediakan pihak universitas tersebut berlaku hanya untuk mereka yang memiliki uang. Padahal, pada dasarnya setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. (B.80/B.81/tri)** [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

