Sdr,
Penjualan sex atau segala sesuatu yg berhubungan dari sex tidak perlu ditiru
dari luar - ini adalah hukum alam untuk membiak selama machluk2 masih sanggup
membiak. Si penjual biasanya menjual benda2 yg sedari kita diciptakan sudah
merupakan benda perdagangan. Jadi kaklau tidak dari luar pasti dari dalam juga
bakal ada pengusahaan semacem ini.
Agama mencegah bahwa sifat ini dapat membabi buta, dan membedakan kita sebagai
machluk yg intelligent dan berbudaya dan bukan binatang. Kalau kamu pernah
hidup antara suku2 yg primitip dimana agama itu tidak mencegah sifat alam ini -
sifat kebinatangan manusia akan dapat kita ketemukan.
Sifat alam ini dapat dipengaruhi oleh kesenian, pakaian, makanan dan banyak
lain technik yg mempengaruhi perasaan manusia. Karena itu benda2 perdagangan
dalam bidang ini dipakai untuk menguasai aliran pikiran manusia. Tanpa ini kita
akan hidup sebagai seorang suci "dewa/dewi" yg telah melepaskan keduniawian.
Andreas.
partogi samosir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yang salah adalah rakyat Indonesia sendiri. Salah sendiri, mengapa mereka tidak
meniru pengembangan high-tech!
A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Saat ini, yang berhasil ditiru Indonesia
adalah budaya
"telanjang" dari Barat, berupa buka2 pakaian hingga
bugil hingga maraknya pornografi dan perkosaan, serta
semangat merubah2 agama.
Ada pun semangat mengembangkan high-tech atau mandiri
dalam agrobisnis justru tidak muncul...:)
---------------------------------
Yahoo! Mail Mobile
Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/