wah bukan elsam, pak....
yang menolak itu abdul hakim garuda nusantara sebagai
ketua komnas ham indonesia....
apa komnas ham juga harus dibubarkan....?
begitu cepat lupakah mengapa dulu kita minta perlu
ada komnas ham....?
apa baru ingat kembali bila:
- rokok membara disundutkan ke kulit kita...?
- anak laki-laki kita diculik lalu disekap dan dibaringkan semalaman di
atas es....?
- anak perempuan kita dipersulit di sekolah karena memakai kerudung...?
- jempol kaki kita dijepit kaki kursi karena mengkritik pemerintah....?
- saudara perempuan kita dilecehkan di depan mata kita....?
- dst....
salam,
At 09:54 AM 6/24/05 -0700, you wrote:
>ELSAM mengada-ada saja, cari popularitas! Keknya, lebih baik mendesak SBY
>untuk membubarkan ELSAM daripada mendesak SBY untuk membatalkan hukuman
>cambuk. Singapore saja memberlakukan hukuman cambuk kok. Jangan sewot ELSAM :))
>
>Salam Damai,
>FK.
>+++++++++++++++
>
>
>Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Saya sih dukung aja hukum cambuk ini. Apalagi NAD akan merupakan
>percontohan otda, biarkan saja dia mengatur dirinya sendiri. Kita
>lihat akan berkurangkah kejahatan disana? Kita emang mesti belajar
>sehingga Trial and Eror, perlu dicoba. Kejahatan di negara ini udah
>sangat kelewaten...Negara ini memang masih jahiliyah dan barbar...
>Ngaku aja deh ini memang negara barbar, jadi hukuman yang berlaku
>juga mesti yang barbar...
>
>Kan..lagi..lagi HAM dijadiin alesan, seolah-olah kejahatan yang
>dilakukan tidak melanggar HAM...
>
>Segala pengacara, jaksa yang berani korupsi..cambuk aja juga....
>
>wassalam,
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/