Katanya mas Iwan ini gak mau yang dogmatis (=baca ayat?)...:-) Proses pencarian itu dari mana saja deh (dari pengkhotbah, dari pesantren, dari halal dan haram, dari dosa dan pahala, dari baca ayat) yang penting adalah proses berpikirnya dan jangan berhenti berfikir. Andai mas Iwan masih belum menemukan jawabannya, tinggalkan saja dulu hal tsb. Nanti juga ketemu...:-)
Tapi selalu berdo'a untuk selalu minta petunjuk ilmu yang bermanfaat... Selamat bertafakkur. wassalam, --- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kalau untuk soal yang satu ini, saya baca dalam kitab suci saya sebuah ayat, yang kira2 terjemahan bebasnya seperti ini " apakah kamu bisa menciptakan ombak ? AKU ciptakan ombak, tapi mengapa manusia selalu mendustakan ayat-ayat KU ? " > > Maaf pak saya ini bukan orang pesantren, bukan pengkhotbah, bukan ahli agama, bukan pula filsuf, saya hanya seorang yang sedang belajar memperbaiki keimanan saya, shalat saya, ibadah saya, tingkah laku saya, agar bisa membawa kemaslahatan di dunia dan akhirat. > > tapi keinginan saya untuk mengalahkan pikiran saya adalah sebuah proses pencarian terhadap sebuah hakikat kehidupan, bukan soal halal haram atau dosa dan pahala, seperti yang saya dengar dari para pengkhotbah, atau orang-orang yang merasa menjadi pemegang hegemoni agama dan kebenaran. > > salam pencerahan > > > > Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kok Anda percaya begitu saja bahwa Tuhan itu ada? > Percaya bahwa Dia adalah Creator dan Prima Causa?? > > Apa Anda pernah menyentuh, melihat, mendengar, atau > bertemu langsung dengan Tuhan??? > > Anda TIDAK SCIENTIFIC, bung Ivan!!! > Kenapa lalu menuntut "jawaban scientific???" > > > > --- Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Maaf jawaban anda menyimpang dari pertanyaan saya, > > saya tidak mempertanyakan eksistensi Tuhan, Tuhan > > tidak perlu untuk diperiksa dibawah mikroskop pun > > saya sudah meyakini bahwa Tuhan adalah the creator > > and causa prima. > > > > Kitab Suci adalah salah satu ciptaan Tuhan yang > > memerlukan interference manusia, pertama kali > > didengar sang Nabi, kemudian ditulis sahabat Nabi, > > berarti kemungkinan human error bisa saja terjadi, > > pada saat pendengaran maupun penulisan, tolong > > pahami pembicaraan saya dalam konteks scientific > > approach, bukan Dogmatis. > > > > > > A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Begini bung Iwan. Jangankan memahami sang pencipta. > > Memahami makhluk ciptaannya pun kita belum tentu > > sanggup. > > > > Coba anda buat bom nuklir. Tidak sanggup kan? > > Coba anda buat bumi yang baru. Tidak sanggup kan? > > > > Allah itu bukan bakteri yang bisa anda periksa di > > bawah mikroskop...:) > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

