thanks buat detail koreksinya..
 anyway, memang masalahnya kudu dibedain perbedaan pandangan dan penyerbuan
yang berbentuk kekerasan.
perbedaan pandangan soal doktrin adalah urusan internal Islam yang mestinya
kudu diselesain secara damai, beradab dan ber- Tuhan...:))..bukan
penyelesaian ala-preman....karena yang bertikai adalah kelompok yang berada
didalam satu asas agama yang sama...., itu logikanya sederhananya...justru
karena ini pertikaian doktrin dalam satu agama yang sama seharusnya
diselesaikan bukan dengan cara kekerasan..., anyway, mengenai sengketa
merek yang bapak sebutkan itupun melalui jalur hukum yang jelas, dan
pemilik-pemegang merek gak melakukan tindakan2 kekerasan yang berbau yang
nantinya adalah perkara pidana, logikanya simple kan...? masalahnya dalam
sengketa merek dimana suatu perusahaan lain menggunakan merek tertentu
dimana tanpa ijin dari perusahaan yang secara sah adalah pemilik dari merek
tersebut oleh UU merek sehingga perusahaan pemegang hak merek mengugat ke
pengadilan, sedangkan untuk kasus ahmadiah, apakah FPI dan LPPI merupakan
pemilik sah agama Islam, kapan disahkannya..?;;)))..Islam agama bagi semua
orang, right? bukan milik ekslusif orang2 tertentu..jadi analogi bapak gak
suitable sama kasus yang ada..:))...
anyway, dalam konteks hukum dan kemanusiaan apakah tindakan kekerasan dapat
dibenarkan..? klo pun terjadi penyelewengan doktrin agama oleh ahmadiah,
gugat aja ke pengadilan dengan bukti2 yang jelas, sedangkan ahmadia
merupakan badan hukum yang jelas, dan disahkan nya juga udah lama, tapi
kenapa baru protes sekarang? apakah dalam perbuatan hukum pihak ahmadiah
terjadi pelanggaran hukum yang merugikan umat Islam, apakah dapat di
berikan pembuktiannya didepan pengadilan? dimata hukum keberadaan ahmadiah
yang berbadan hukum dilindungi oleh hukum, dan tindakan kekerasan yang
dilakukan terhadap ahmadiah merupakan pelanggaran hukum dan merupakan
tindak pidana.
yang jelas kekerasan bukan the only way out.., only primitive and really
dumb ppl use it....




                                                                           
             "irwank2k2"                                                   
             <[EMAIL PROTECTED]                                             
             e.com>                                                     To 
             Sent by:                  [email protected]            
             [EMAIL PROTECTED]                                          cc 
             ups.com                                                       
                                                                   Subject 
                                       [ppiindia] Re: Markas Ahmadiyah     
             07/18/2005 05:59          Diserbu Massa                       
             PM                                                            
                                                                           
                                                                           
             Please respond to                                             
             [EMAIL PROTECTED]                                             
                  ups.com                                                  
                                                                           
                                                                           




--- In [email protected], Carla Annamarie
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Ormas Islam lain such as PKS or muhamadiyah, gak ada kedengaran
> > bunyinya....:))...anyway, above all gak usah mandang agama
>> deh..sebagai sesama manusia aja deh..

PKS koq ormas? Ini nulisnya gak tahu atau terburu"?
Soal Markas Ahmadiyah diserbu mestinya dibedakan dalam 2 hal.
Pertama posisi Ahmadiyah dalam Islam, kedua penyerbuan markasnya
oleh massa.

Logika sederhana (analogi?), untuk urusan duniawi saja, kalo ada
produk buatan home industri yang tidak punya hak menggunakan
nama/merek terkenal dan kualitas dan materi-nya belum tentu sesuai,
bisa dituntut penyalah-gunaan merek, misalnya.

Apalagi soal gerakan keagamaan yang menyangkut ajaran dan
pegangan hidup. Pengennya semua ajaran dibebaskan gitu?
Kapitalisme (n liberalisme) sendiri menghajar sosialisme (dan komunisme)
koq.. :-p

Soal penyerbuan, memang tidak bisa diterima kalangan yang lebih banyak
mengkampanyekan cool, kalem.. anti kekerasan.
CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links










***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke