Polres Nias Amankan 44 Anak/Remaja yang akan Dibawa ke Medan Oleh Oknum Pendeta

Gunungsitoli (SIB) 

Polres Nias mengamankan 44 anak-anak dan remaja berusia dibawah 20 tahun yang 
akan dibawa ke Medan oleh 2 oknum pendeta dan seorang remaja berusia 15  tahun, 
Senin (18/7) malam. 

Anak-anak dan remaja tersebut terdiri dari 35 pria dan 9 perempuan serta 10 di 
antaranya masih anak-anak berusia dibawah 15 tahun. Disebut-sebut mereka akan 
disekolahkan di suatu yayasan beralamat di Jalan Pinang Paris Medan dan yayasan 
beralamat di Jalan Guru Sinumbah Medan Helvetia. 

Ketiga pelaku yang membawa anak-anak tersebut masing-masing Pendeta FT dan 
Pendeta SG serta seorang pria remaja berusia 15 tahun. 

Pdt FT dan Pdt SG membawa 37 anak-anak dan remaja terdiri dari 29 laki-laki dan 
8 perempuan dijanjikan akan disekolahkan hingga tamat SMA di suatu yayasan 
Medan. 

Dari masing-masing orangtua anak-anak yang mereka bawa oknum pendeta itu 
memintai uang Rp 175 ribu dengan dalih sebagai uang pengganti biaya transpor 
dan uang makan selama di perjalanan. 

Kedua pendeta yang hingga Selasa siang masih menjalani pemeriksaan di Mapolres 
Nias juga mengaku telah mendapatkan ijin dari para orangtua anak-anak tersebut 
serta kepala desa untuk dibawa ke Medan. 

Sedangkan IG mengaku membawa 7 anak-anak yang berusia dibawah 15 tahun, seorang 
di antaranya wanita, atas suruhan ibu pemilik salah satu Panti Asuhan (PA) di 
Medan dengan janji akan disekolahkan hingga tamat SMA. 

IG yang mengaku telah 3 tahun menghuni PA tersebut mengaku diminta oleh ibu 
pemilik panti untuk membawa anak-anak Nias maupun saudaranya ke Medan untuk 
disekolahkan. Dari masing-masing orangtua anak-anak tersebut pria yang masih 
remaja itu meminta uang Rp 200 ribu. 

Polisi mengamankan 44 anak-anak dan remaja asal Nias yang akan dibawa ke Medan 
dengan janji untuk disekolahkan, setelah petugas Polres Nias Pos Pelabuhan 
Gunungsitoli mencurigai keberadaan anak-anak tersebut di Pelabuhan Angin 
Gunungsitoli. 

Setelah ditanyai mereka mengaku akan dibawa ke Medan oleh ketiga pelaku dengan 
menumpang kapal malam itu. Saat dimintakan polisi untuk menunjukkan dokumen 
para anak-anak itu, ketiganya hanya dapat menunjukkan surat ijin dari para 
orangtua dan kepala desa sedangkan surat dari Pemkab Nias tidak dapat mereka 
tunjukkan sehingga polisi memboyong mereka ke Mapolres Nias. 

Wakapolres Nias Kompol A Nainggolan didampingi Kabag Min Kompol Akhmad NS dan 
Kaurbis Ops Serse Iptu S Sinaga serta juruperiksa Brigadir Karib Zega 
membenarkan diamankannya 44 anak-anak dan remaja asal Nias serta 3 pelaku yang 
akan membawa mereka. 

Namun menurut Nainggolan sejauh ini polisi belum menjadikan ketiga pria itu 
sebagai tersangka karena ketiganya masih harus menjalani pemeriksaan lebih 
lanjut. Para orangtua anak-anak tersebut juga telah dipanggil oleh polisi untuk 
dimintai keterangan. 

Kompol A Nainggolan juga mengimbau para orangtua agar tidak gampang mengijinkan 
anak-anaknya untuk dibawa ke luar Pulau Nias meskipun dijanjikan akan 
disekolahkan. 

“Tolong para orangtua untuk hati-hati mengijinkan anak-anaknya dibawa oleh 
organisasi maupun yayasan ke luar Pulau Nias, dengan iming-iming apapun,” tegas 
Wakapolres Nias. 

Sehubungan dengan kejadian tersebut, kata Nainggolan, pihaknya juga memperketat 
pengawasan di Pelabuhan Angin Gunungsitoli dan Bandara Binaka untuk 
mengantisipasi terjadinya perdagangan anak. Para  anak-anak dan remaja tersebut 
untuk sementara ditampung di aula Mapolres Nias. 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke