06.08.2005

Ancaman Aksi Teror Al Qaida

Oleh: Peter Phillip

(Al Zarqawi berencana merancang senjata atom)

Selang sebulan setelah aksi teror London, jaringan Al
Qaida kembali mengancam Amerika Serikat dan Inggris.
Serangan berikutnya akan lebih mengerikan daripada 11
September, demikian menurut pesan video yang disiarkan
stasiun televisi Al-Jazeera. 

Bagaimana reaksi dunia barat terhadap ancaman aksi
teror baru ini? 

Harian Italia  La Republicca mengomentari pesan video
yang menampilkan orang nomer dua jaringan Al Kaida,
Ayman al-Zawahiri:

"Akhirnya petinggi Al-Qaida kembali muncul ke
permukaan. Video terbaru Ayman al-Zawahari memperkuat
prasangka yang sudah ada, sekaligus memberi informasi
baru. Dalam video tersebut tampak senjata Kalaschnikow
di samping Al Zawahiri – simbol perang bersenjata
mereka yang menyebut dirinya "Partai Allah". Al
Zawahiri mengenakan turban hitam dan jubah putih,
kombinasi warna yang unik. Adakah kode tersembunyi di
baliknya, atau ia hanya mengikuti tradisi pakaian yang
berlaku di daerah tempat ia berada saat ini? Yang
jelas video tersebut menonjolkan satu fakta: Bin Laden
dan Al Zawahari memang menempuh jalan masing-masing.
Al Zawahari menjabat panglima perang dan pemimpin
politis organisasi Al Qaida. Sementara Bin Laden
adalah pemimpin spiritual kelompok ini.“ 

Dalam pesan video Al Qaida, Al Zawahiri menyudutkan
Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Ia mengatakan,
politik luar negeri Inggris adalah penyebab serangan
bom London yang menewaskan 50 orang lebih itu. Harian
Inggris berhaluan kiri The Guardian berkomentar:

"Al Qaida seolah ingin mengambil alih tanggung jawab
atas aksi teror 7 Juli di London. Padahal, kemungkinan
besar mereka tidak terlibat langsung dalam serangan
bom itu. Penyelidikan tetap berlanjut di London dan
sampai saat ini belum ada bukti bom London didalangi
pihak luar. Para pakar anti-teror berpendapat, sebelum
11 September ada hierarki jelas dalam badan Al Qaida.
Setelah perang Afganistan hampir tidak ada yang
tersisa dari strukur organisasi tersebut. Tetapi pesan
video tersebut memperdalam dugaan, bahwa perang di
Irak semakin menyulut kebencian umat muslim terhadap
politik yang dijalankan dunia barat di Timur Tengah.“

Harian Jerman Mannheimer Morgen mengomentari  

"Permainan ganda yang sangat sempurna. Pelaku fanatis
bermotivasi politik dan relijius menjalankan aksi
teror di seluruh dunia. Sementara para dalang di balik
layar seperti wakil Al-Qaida Al-Zawahiri  menjalankan
aksi propaganda yang tak kalah berbahaya. Walau
ancaman dalam video pesan tersebut terbukti ancaman
kosong, efek yang dihasilkan tetap sama. Warga dunia
barat merasa tidak aman dan hidup dalam ketakutan,
sementara pemerintah memperketat pengawasan dan
melipatgandakan upaya anti-teror. Dan organisasi Al
Qaida? Legitimasi mereka muncul dari keberhasilan
teror yang menjanjikan kekuasaan. Dan tampaknya
strategi yang mereka gunakan cukup berhasil.“

Sementara harian Perancis Libération mengeritik
rencana pemerintah Inggris meningkatkan pengawasan
kamera video di tempat-tempat umum:

"Di masa depan mata elektronik pemerintah akan
menyoroti hidup warganya dari kelahiran sampai
kematiannya. Instalasi kamera pengawas di tempat umum
akan dipercepat, mengingat keberhasilan Inggris
mengidentifikasi pelaku bom London melalui video
kamera pengawas. Di masa depan setiap warga London
akan muncul 300 kali dalam sehari pada layar kamera
pengawas. Dengan kemajuan teknologi sekarang,
bayangkan apa yang akan terjadi sepuluh tahun lagi?
Sekarang sudah ada kemungkinan menyimpan semua video
dari kamera pengawas, kapan dan di mana pun juga.
Sayangnya, hak asasi dan privasasi warga negara
terbengkalai sama sekali.”

Lalu bagaimana sikap Amerika Serikat menghadapi
ancaman langsung organisasi Al Qaida? Harian Jerman
Süddeutsche Zeitung berkomentar:

"Muncul spekulasi, bahwa sikap Amerika telah melunak
dalam usaha memerangi jaringan teror global. Petinggi
Amerika mulai menggunakan istilah, usaha bersama dalam
memerangi pelaku kekerasan ekstremis’ dan bukan lagi
‚perang anti-teror’. Tetapi Bush tetap menunjukkan
haluan keras. Dalam sambutannya di Grapevine, Bush
mengatakan: "Anda jangan salah sangka, kita tengah
berperang melawan musuh, yang mengadakan serangan
terbuka pada negara ini 11 September lalu." Kata-kata
yang tajam, Bush menunjukan kontinuitas dalam politik
anti terornya.“


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h8sdgp1/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1123329313/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Give
 underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to 
life by funding a specific classroom project  
</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke