--- In [email protected], Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > 1) mBak LIna: Memang, untuk hidup di dunia materi ini, perlu sekali kerja/berbuat hal positif. > > DH:Setuju mBak, bahkan berbuat baikpun kriteria untuk masuk sorga, jadi bukan soal dunia saja. Masak iya mbak, orang yang gak berbuat baik, masuk sorga? walau ibadah bukan main?
LD: Hali ini saya mau bicara panjang x lebar = luas...:-) di lapangan lain yang lebih luas, ya mbah ya? ******************************************************************** Mbah, dibawah ini sih cuma pikiran saya saja Dahulu sekali aku juga punya pikiran bhw surga adalah untuk orang yang melakukan kebaikan. Kurasa itu nilai yang ditanam oleh ajaran moral secara umum untuk anak-anak. Ketika aku menggali ajaran-ajaran agama, pertanyaan itu mencuat kembali namun disertai pertanyaan bagaimana dengan orang yang beragama macam2? Bagaimana Tuhan menilai ya? Berdiskusi dengan teman-teman Islam tentang siapa saja yang berhak masuk ke surga Allah, membuat aku selalu berfikir pada waktu itu apakah teman-temanku, saudara-saudaraku yang beda agama meski perbuatannya mulia itu tetap tak mempunyai nilai karena kekafirannya? Apakah hanya orang Islam yang berhak masuk surga? Sampai akhirnya pikiranku ini kubiarkan mengendap dengan mempercayai jawaban bhw banyak sekali kriteria untuk dapat masuk ke surga. Hitungan in detail hanya Allah SWT yang tau. Manusia hanya diberi ilmu sedikit. Dengan membaca sedikit demi sedikit dalam literature Islam tentang surga bhw surga dan neraka yang digambarkan berlapis-lapis, banyak mempunyai pintu, ada (malaikat) penjaga pikiran yg mengendap itu timbul kembali dan aku berfikir oh..manusia itu bertingkat-tingkat juga macam or levelnya. Surga/neraka lapisan A untuk manusia-manusia yang melakukan kebaikan dan keburukan A, dstnya. Dengan mengetahui bahwa dosa juga terbagi2 ada dosa besar yang tak terampunkan (syirik, kafir ) kecuali dgn taubat di dunia ada dosa kecil yang bisa dicuci dan dibersihkan selain didunia juga dibersihkan dineraka . Bagi yang melakukan dosa besar dan tak bertaubat didunia ini akan kekal di neraka. Bagi yang melakukan dosa-dosa kecil ini ada timbangannya. Kalau banyak kejahatan akan dibersihkan dulu dineraka hingga bersih dan bisa masuk ke surga pikiran-pikiran ku semakin menerawang Rupanya dalam novel `Ayat-Ayat Cinta' yang telah ku baca pada bab terakhir ada secuplik kisah seorang wanita (non-Islam) yang sedang sakaratul maut . Wanita bernama Maria itu merupakan istri kedua Fahri (muslim), yang telah berhari-hari koma. Maria yang merupakan gadis Mesir Koptik (Kristen Mesir) yg baik ini sangat menyukai AlQur'an, terutama Surah Maryam (yang menceritakan kesucian Bunda Mariyam dan Isa as) sehingga dia hafal surah tsb meski tajwidnya gak 100% benar. Dalam situasi tak sadarkan dirinya itu Maria selalu membacakan surah Maryam itu seperti orang mengigau lalu menyebut nama Allah, ya Allah Allah..Allah..berulang kali.. Jadi setelah berhari-hari koma, tiba-tiba matanya yang berair krn menangis itu terbuka dan memanggil nama suaminya dan mengatakan bahwa dia ingin sekali masuk syurga, tapi mengapa tak boleh. Suaminya, Fahri, bingung dan bertanya apa yang dilihat Maria dalam mimpinya? Lalu Maria menceritakan: Dia melihat sebuah istana yang megah, indah, dan bercahaya kehijauan. Pintunya saja begitu indahnya. Didepan pintu banyak orang berpakaian indah dan bersih berbaris untuk masuk kepintu itu. Maria mengetahui itulah Surga karena Maria bertanya kpd salah seorang yang berbaris antri disitu. Lalu Mariapun ikut berbaris. Ketika sudah didepan pintu dan ingin melangkah masuk, penjaga pintu tersebut mengatakan Maria tidak bisa masuk karena ini "Pintu Sholat" yang diperuntukkan orang yang melakukan sholat dan Maria tidak termasuk dalam gol tsb. Lalu Maria berlari ke pintu lainnya dan ikut berbaris, tapi disitupun dia dicegah masuk oleh penjaga dengan mengatakan bahwa ini adalah "Pintu Zakat" dan Maria tidak termasuk dalam gol tsb. Begitu Maria mencoba ke "Pintu Puasa" dan pintu lainnya (ada 5 or 6 pintu, lupa) selalu saja dicegah oleh penjaga. Sambil menangis Maria mengetuk salah satu pintu yang bernama "Pintu Rahman". Pintu terbuka dan keluarlah seorang wanita anggun dgn pakaian indah. Wanita anggun memperkenalkan diri sebagai Bunda Mariyam. Sang Bunda mengatakan bahwa tak perlu bagi Maria utk mengetuk pintu andai saja Maria punya kuncinya. Ketika sang Bunda ingin masuk kembali, dipeluk kaki sang Bunda sambil merengek dia ingin sekali punya kuncinya dan bagaimana cara mendapatkan kunci tsb? Sang Bunda mengatakan bhw kuncinya adalah dengan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW nabi terakhir. Maria bingung,"apakah itu?". Bunda Mariapun menjawab,"itulah salahmu". Tapi Maria tetap menangis dia ingin tau apa yang harus dia tempuh sekarang ini untuk bisa masuk ke surga, dia berjanji akan melakukannya. Bunda Mariyampun akhirnya memberi tahukan bhw Maria sebaiknya berwudhu dan mengucapkan "asyhadu an laa ilaaha illallah..wa asyhadu anna muhammadar rasulullah". Buda Mariyampun masuk kembali dan pintu rahmanpun tertutup. Fahri terkejut dan bertanya kepada Maria bhw apa yang Maria inginkan sekarang. Mariapun mengatakan dia ingin berwudhu. Maka digendonglah Maria dari tempat tidur ke kamar mandi, dibantu Aisyah (istri pertama Fahri) Mariapun berwudhu dan diletakkan kembali ke tempat tidur lalu dituntun mengucapkan dua kalimah syahadat itu. Mariapun meninggal dengan senyum. Ini memang hanya sebuah novel. Bisa dikatakan novel dakwah. Menggambarkan Surga dan Neraka memang perlu penjelasan metafora karena tak ada orang yg benar2 telah masuk surga dan neraka lalu kembali kedunia. Bagi umat Islam, perjalanan Nabi SAW dalam Isra' Mi'raj merupakan salah satu petunjuk (metafora?) tsb. Eksklusif? wassalam, ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hddq9la/M=320369.6903865.7846595.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124777344/A=2896110/R=0/SIG=1107idj9u/*http://www.thanksandgiving.com ">Help save the life of a child. Support St. Jude Children¿s Research Hospital</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

