Hehehe...
Dongeng surga dan neraka. Lumayan juga ceritanya.
Sayang, novel kayak gini pasti ga bakal pernah dapat
penghargaan sastra. Soalnya ending-nya ketebak.

Imajinasi penulis yang sangat standar tentang surga
dan neraka, yang bahkan hampir menjelma menjadi
doktrin yang diterima sebagai kebenaran. Padahal, Anda
sendiri bilang, tidak ada yang pernah ke surga dan
neraka terus kembali ke bumi untuk cerita
pengalamannya. 

Selamat membaca novel-novel surga dan neraka yang
lain, yaaaa.... Semoga ketemu yang lebih imajinatif
dan kreatif.


--- Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> --- In [email protected], Danardono HADINOTO
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > 1) mBak LIna: Memang, untuk hidup di dunia materi
> ini, perlu
> sekali kerja/berbuat hal positif.
> >
> > DH:Setuju mBak, bahkan berbuat baikpun kriteria
> untuk masuk sorga,
> jadi bukan soal dunia saja. Masak iya mbak, orang
> yang gak berbuat
> baik, masuk sorga? walau ibadah bukan main?
> 
> LD: Hali ini saya mau bicara panjang x lebar =
> luas...:-) di
> lapangan lain yang lebih luas, ya mbah ya?
>
********************************************************************
> 
> Mbah, dibawah ini sih cuma pikiran saya saja�
> Dahulu sekali aku juga punya pikiran bhw surga
> adalah untuk orang 
> yang melakukan kebaikan. Kurasa itu nilai yang
> ditanam oleh ajaran 
> moral secara umum untuk anak-anak. Ketika aku
> menggali ajaran-ajaran 
> agama, pertanyaan itu mencuat kembali namun disertai
> pertanyaan 
> bagaimana dengan orang yang beragama macam2?
> Bagaimana Tuhan menilai 
> ya?
> 
> Berdiskusi dengan teman-teman Islam tentang siapa
> saja yang berhak 
> masuk ke surga Allah, membuat aku selalu berfikir
> pada waktu itu 
> apakah teman-temanku, saudara-saudaraku yang beda
> agama meski 
> perbuatannya mulia itu tetap tak mempunyai nilai
> karena 
> kekafirannya? Apakah hanya orang Islam yang berhak
> masuk surga? 
> Sampai akhirnya pikiranku ini kubiarkan mengendap
> dengan mempercayai 
> jawaban bhw banyak sekali kriteria untuk dapat masuk
> ke surga. 
> Hitungan in detail hanya Allah SWT yang tau. Manusia
> hanya diberi 
> ilmu sedikit.
> 
> Dengan membaca sedikit demi sedikit dalam literature
> Islam tentang 
> surga bhw surga dan neraka yang digambarkan
> berlapis-lapis, banyak 
> mempunyai pintu, ada (malaikat) penjaga�pikiran yg
> mengendap itu 
> timbul kembali dan aku berfikir oh..manusia itu
> bertingkat-tingkat 
> juga macam or levelnya. Surga/neraka lapisan A untuk
> manusia-manusia 
> yang melakukan kebaikan dan keburukan A, dstnya.
> Dengan mengetahui 
> bahwa dosa juga terbagi2 ada dosa besar yang tak
> terampunkan 
> (syirik, kafir�) kecuali dgn taubat di dunia ada
> dosa kecil yang 
> bisa dicuci dan dibersihkan selain didunia juga
> dibersihkan 
> dineraka . Bagi yang melakukan dosa besar dan tak
> bertaubat didunia 
> ini akan kekal di neraka. Bagi yang melakukan
> dosa-dosa kecil�ini 
> ada timbangannya. Kalau  banyak kejahatan akan
> dibersihkan dulu 
> dineraka hingga bersih dan bisa masuk ke
> surga�pikiran-pikiran ku 
> semakin menerawang�
> 
> Rupanya dalam novel `Ayat-Ayat Cinta' yang telah ku
> baca pada bab 
> terakhir ada secuplik kisah seorang wanita
> (non-Islam) yang sedang 
> sakaratul maut . Wanita bernama Maria itu merupakan
> istri kedua 
> Fahri (muslim), yang telah berhari-hari koma. Maria
> yang merupakan 
> gadis Mesir Koptik (Kristen Mesir) yg baik ini
> sangat menyukai 
> AlQur'an, terutama Surah Maryam (yang menceritakan
> kesucian Bunda 
> Mariyam dan Isa as) sehingga dia hafal surah tsb
> meski tajwidnya gak 
> 100% benar. Dalam situasi tak sadarkan dirinya itu
> Maria selalu 
> membacakan surah Maryam itu seperti orang mengigau
> lalu menyebut 
> nama Allah, ya Allah Allah..Allah..berulang kali..
> Jadi setelah 
> berhari-hari koma, tiba-tiba matanya yang berair krn
> menangis itu 
> terbuka dan memanggil nama suaminya dan mengatakan
> bahwa dia ingin 
> sekali masuk syurga, tapi mengapa tak boleh.
> Suaminya, Fahri, 
> bingung dan bertanya apa yang dilihat Maria dalam
> mimpinya? Lalu 
> Maria menceritakan:
> 
> Dia melihat sebuah istana yang megah, indah, dan
> bercahaya 
> kehijauan. Pintunya saja begitu indahnya. Didepan
> pintu banyak orang 
> berpakaian indah dan bersih berbaris untuk masuk
> kepintu itu. Maria 
> mengetahui itulah Surga karena Maria bertanya kpd
> salah seorang yang 
> berbaris antri disitu. Lalu Mariapun ikut berbaris.
> Ketika sudah 
> didepan pintu dan ingin melangkah masuk, penjaga
> pintu tersebut 
> mengatakan Maria tidak bisa masuk karena ini "Pintu
> Sholat" yang 
> diperuntukkan orang yang melakukan sholat dan Maria
> tidak termasuk 
> dalam gol tsb. Lalu Maria berlari ke pintu lainnya
> dan ikut 
> berbaris, tapi disitupun dia dicegah masuk oleh
> penjaga dengan 
> mengatakan bahwa ini adalah "Pintu Zakat" dan Maria
> tidak termasuk 
> dalam gol tsb. Begitu Maria mencoba ke "Pintu Puasa"
> dan pintu 
> lainnya (ada 5  or 6 pintu, lupa) selalu saja
> dicegah oleh penjaga. 
> Sambil menangis Maria mengetuk salah satu pintu yang
> bernama "Pintu 
> Rahman". Pintu terbuka dan keluarlah seorang wanita
> anggun dgn 
> pakaian indah. Wanita anggun memperkenalkan diri
> sebagai Bunda 
> Mariyam. Sang Bunda mengatakan bahwa tak perlu bagi
> Maria utk 
> mengetuk pintu andai saja Maria punya kuncinya.
> Ketika sang Bunda 
> ingin masuk kembali, dipeluk kaki sang Bunda sambil
> merengek dia 
> ingin sekali punya kuncinya dan bagaimana cara
> mendapatkan kunci 
> tsb? Sang Bunda mengatakan bhw kuncinya adalah
> dengan mengikuti 
> ajaran Nabi Muhammad SAW nabi terakhir. Maria
> bingung,"apakah itu?". 
> Bunda Mariapun menjawab,"itulah salahmu". Tapi Maria
> tetap menangis 
> dia ingin tau apa yang harus dia tempuh sekarang ini
> untuk bisa 
> masuk ke surga, dia berjanji akan melakukannya.
> Bunda Mariyampun 
> akhirnya memberi tahukan bhw Maria sebaiknya
> berwudhu dan 
> mengucapkan "asyhadu an laa ilaaha illallah..wa
> asyhadu anna 
> muhammadar rasulullah". Buda Mariyampun masuk
> kembali dan pintu 
> rahmanpun tertutup.
> 
> Fahri terkejut dan bertanya kepada Maria bhw apa
> yang Maria inginkan 
> sekarang. Mariapun mengatakan dia ingin berwudhu.
> Maka digendonglah 
> Maria dari tempat tidur ke kamar mandi, dibantu
> Aisyah (istri 
> pertama Fahri) Mariapun berwudhu dan diletakkan
> kembali ke tempat 
> tidur lalu dituntun mengucapkan dua kalimah syahadat
> itu. Mariapun 
> meninggal dengan senyum.
> 
> Ini memang hanya sebuah novel. Bisa dikatakan novel
> dakwah. 
> Menggambarkan Surga dan Neraka  memang perlu
> penjelasan metafora 
> karena tak ada orang yg benar2 telah masuk surga dan
> neraka lalu 
> kembali kedunia. Bagi umat Islam, perjalanan Nabi
> SAW dalam Isra' 
> Mi'raj merupakan salah satu petunjuk (metafora?)
> tsb.
> 
> Eksklusif?
> 
> wassalam,
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 



                
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page 
http://www.yahoo.com/r/hs 
 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h54m0f8/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124780788/A=2896130/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>Give
 underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to 
life by funding a specific classroom project  
</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke