Interest rate di Austria ber-orientasi pada sukubunga di Uni Eropa.  
Sekitar 7% blanco, atau sekitar 3% ber-collateral. Credit card biasa 
deh, 3% /month.

Mas Samudjo jerit jerit, saya mengerti, tetapi bankers di Nusantara 
Indah kita kan bukan Yahudi, mas Ari? kalau anda petani atau nelayan, 
pinjam uang pada tengkulak, berapa? Mereka juga bukan Yahudi tuh?

Berapapun tingginya interest rate, bagi sipeminjam haruslah tenang 
tenang saja, kalau pinjaman itu dilakukan dengan perhitungan rapi, 
sesuai dengan income stream kita. jadi debt service ratio haruslah 
didalam jangkauan cash flow kita. Mbok ya seribu Yahudi kita tinggal 
ber-siul siul "Sarinandi o Sarinandi"

Kalau negara kita terkasih sayang gak pakai perhitungan ini, ya 
jebollah masa depan kita. Kalau corporate kita dapat melirik EBIT 
atau EBITDA, ya kan? Kalau gali lubang, tutup lubang APBN, maka 
tinggal kita nyanyi "Bagimu Negeri, Uang kami..."

Salam

Danardono






--- In [email protected], "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Oom Danardono,
> 
> Kasih tahu dulu mas, rate / suku bunga di negara austria sekarang 
berapa.
> Terus bandingin ama di Indon yang bulan lalu kalo pinjam bank masih 
12% per
> tahun kalo pake agunan, dan kalo tidak pake agunan bisa 27% dan 
kalau via
> kartu kredit bisa 35 %.  Entar kan keliatan kenapa mas Samudjo 
jerit jerit
> bayar bunga.  Apalagi kalo beli rumahnya di Jakarta ....  Bunganya 
berapa
> tuh ?
> 
> Ini sekedar ilustrasi :
> 
> FYI, dengan tingkat bunga sekarang, orang beli cicilan rumah 
seharga 100 -
> 150  jtan dengan DP sekitar 10-15 jt dan term sekitar 15 tahunan 
akan kena
> cicilan antara 1 jt - 2 jt per bulan.  Itu aja udah di jakarta 
coret lho, di
> kayak di Kemang harga paling murah udah 250 jt.  Kenapa banyak 
orang ngambil
> RS tipe 36/72 atau 36/90 ?  Contoh kalangan berlevel ekonomi S1 
dengan masa
> kerja 5 - 7 tahunan, misalnya, dengan annual salary antara 40 - 60 
jt   akan
> berpikir mendingan langsung bayar hard cash ngejar RS paling kena 
di harga
> 35 - 50 jt
> (harga tahun 2000an, dan 45 - 70 jt harga sekarang) atau over 
kredit dari
> rumah hasil kredit tahun 95-2000 an dari orang yang lagi B.U - 
butuh uang.
> ini lokasinya udah Jakarta coret yang paling pelosok.  Dan 
bandingkan dengan
> penghasilan S1 baru lulus yang antara 1-2 juta.  Dapat lebih 
biasanya karena
> dapat tempat kerja yg lebih beruntung  :P  Gak heran kan kalau 
korupsi
> merajalela ?  Apalagi gaji pegawai negeri s1 baru lulus ya sekitar 
1.2 jt.
> Kira kira hidup gak di Jakarta ?
> 
> salam,
> Ari Condro
> 
> ----- Original Message -----
> From: "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> Ketiga, pinjaman besok bisa bertambah itu bagaimana caranya? saya
> sudah puluhan tahun dalam bidang banking belum lihat tuh? kapitalnya
> kan makin berkurang, lha wong dicicil. Bunga juga tak bertambah lha
> wong dibayar tiap bulan. Dan tiba tiba, itu bagaimana? kita pakai
> rumus time x % x capital dalam menghitung bunga. Gak ada rumus lain
> tuh? Mungkin kalau pakai tuyul uang bisa tiba tiba tambah, tapi ini
> gak perlu orang Yahudi, doa saja di gunung Kawi..




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke