http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/10/10/n4.htm


Pelacakan Pelaku Bom Bali II--
Lima Penumpang Perahu Diburu Polisi


Mataram (Bali Post) -
Ada informasi baru yang menyeruak di balik masih gelapnya identitas pelaku 
peledakan Bom Bali II. Lima warga ''asing'' (dari luar NTB), sepekan sebelum 
bom meledak di Kafe Nyoman, Kafe Menega dan Raja's Restaurant di Kuta Squre, 
menyeberang dari Senggigi ke Teluk Amuk (Karangasem). Lima penumpang misterius 
(seorang di antaranya wanita) yang melakukan penyeberangan tak lazim itu kini 
sedang diburu Tim Detasemen 88 Antiteror Mabes Polri. 

''Dua hari setelah ledakan bom di Bali ada polisi dari Detasemen Antiteror 
Mabes Polri yang mendatangi saya,'' cetus H. Ramdan, pemilik perahu motor 
Senggigi Indah yang disewa lima penumpang misterius itu, Minggu (9/10) kemarin. 
Awalnya pengelola usaha transportasi laut itu tidak mengerti ada urusan apa 
polisi dari Jakarta mendatanginya. 

''Saya kaget setelah mereka menjelaskan soal lima penumpang yang diangkut ke 
Bali menggunakan boat milik saya dikaitkan dengan kasus bom Bali,'' tuturnya. 
Waktu itu Sabtu (24/9) lalu, ada seorang guide bernama Suminggah minta menyewa 
perahu milik Ramdan untuk menyeberangkan penumpang dari Senggigi menuju Bali. 

Awalnya Ramdan juga kaget karena sejak tahun 1991 membuka usaha ini baru 
sekarang ada yang menyewa perahu untuk mengangkut penumpang ke Bali. ''Yang 
kami layani selama ini, penyeberangan ke tiga gili (Gili Air, Meno dan 
Trawangan) serta Gili Nanggu,'' ujarnya.  

Karena tak pernah, Ramdam sempat mengecek kelengkapan yang harus dipenuhi 
perahunya ke Syahbandar Senggigi serta meminta identitas lima penumpang yang 
akan diangkut ke Bali. Lima penumpang tersebut menyerahkan kartu identitas 
berupa KTP atas nama Jimy, Rony, Alex, Susi (wanita) dan Along.

Setelah dicek Syahbandar bernama Syakimin, semua persyaratan berlayar dipenuhi. 
''Kalau tidak ada izin dari syahbandar kita tidak berani mengangkut penumpang 
ke Bali,'' jelasnya. 

Carter 

Dengan biaya penyeberangan carter Rp 1,7 juta, perahu motor Senggigi Indah 
dinakhodai Rasidi dan dua anak buah kapal (ABK) masing-masing Eman dan Amir, 
berangkat dari Senggigi sekitar pukul 12.00 wita. ''Sebenarnya perjalanan ke 
Bali hanya memakan waktu sekitar dua jam. Perahu diarahkan berlayar ke barat 
dan jika cuaca bagus tibanya cepat. Namun menurut nakhoda saya, lima penumpang 
ini sengaja meminta agar laju perahu diperlambat agar tiba di Bali agak 
malam,'' katanya. 

Menurut Ramdan, selain dirinya yang diperiksa Tim Detasemen 88 Antiteror Mabes 
Polri, nakhoda dan dua orang ABK yang ikut dalam penyeberangan itu juga sudah 
diperiksa. ''Bahkan mereka didatangi berulangkali. Tidak hanya oleh tim dari 
Jakarta, tetapi juga dari Intel Kodim,'' jelas Ramdan. 

Sementara itu, Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. HM Tosin yang dikonfirmasi soal 
lima penumpang yang diduga terkait kasus Bom Bali II mengaku belum memperoleh 
informasi detail. ''Saya belum dapat informasi itu. Ini masukan bagus bagi 
intelijen kita,'' terangnya. (049


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a difference. Find and fund world-changing projects at GlobalGiving.
http://us.click.yahoo.com/j2WM0C/PbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke