http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/10/11/brk,20051011-67826,id.html
11 Saksi Mengenali Salah Satu Pelaku Bom Bali Selasa, 11 Oktober 2005 | 12:52 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Upaya polisi mengungkap identitas tiga kepala yang diduga sebagai pelaku bom Bali II mengalami titik terang. 11 dari 89 orang saksi yang berada di Cafe Raja mengaku mengenali salah satu potongan kepala pelaku yang diduga meledakkan bom di Cafe Nyoman. "11 orang saksi di Cafe Raja mengaku mengenali potongan kepala pelaku, karena pernah satu kos dengan alamat yang sama di Denpasar, yang kemudian pelaku tersebut meledakan bom di Cafe Nyoman," kata Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Bambang Kuncoro kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/10). Salah seorang saksi mengaku mengenali potongan kepala itu karena mirip dengan orang yang berinisial YT. Saksi pernah satu kos dengan YT bersama tiga orang teman YT. Namun polisi mengaku belum mengetahui asal daerah YT. Sementara itu 10 dari 84 orang saksi dari Cafe Menega mengaku melihat tiga orang mondar-mandir di depan Cafe Ubung pada 1 Oktober pukul 14.00 WITA. Salah satu dari ketiga orang itu berjalan di depan cafe dengan mengenakan kaos kerah hitam dan celana hitam. "Salah satu orang menunjukkan wajah gelisah," kata Bambang. Bambang mengaku polisi saat ini telah menyita beberapa barang bukti berupa seperangkat komputer, audio visual, dan satu lembar kertas rencana pengemboman. Namun Bambang tidak menjelaskan dari mana barang bukti tersebut disita. erwin dariyanto http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/10/11/brk,20051011-67848,id.html Pelaku Bom Bunuh Diri Berlogat Madura Selasa, 11 Oktober 2005 | 16:28 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Sedikit kemajuan mulai ditunjukkan dalam penyelidikan kasus bom di Kuta dan Jimbaran. Polisi kini memusatkan perhatian kepada seseorang berinisial HS. "Kami sedang mendalami kaitan HS dengan peristiwa ledakan bom,"kata juru bicara Mabes Polri Brigadir Jenderal Soenarko di Denpasar, Selasa (11/10). Dari pemeriksaan saksi, diperoleh informasi bahwa salah-satu pelaku bom bunuh diri berinisial YT yang tinggal bersama 3 orang temannya di sebuah rumah kos di Denpasar. Tim, berangkat ke Jawa Timur tepatnya ke Jember untuk menangkap seseorang berinisial HS. Pada Minggu pagi, Polda Bali dan Polres Jatim mengamankan HS yang kemudian diberangkatkan ke Polda Bali untuk menjalani pemeriksaan tim investigasi. Menurut Soenarko, polisi menggunakan UU nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidan terorisme. Dalam salah-satu pasal disebutkan, penyidik dapat menangkap seseorang yang diduga terkait dengan kegiatan terorisme selama 7 x 24 jam. "HS yang berporfesi sebagai buruh bangunan kini masih ditahan di Polda Bali,"katanya. Dari informasi di lapangan, rumah kos yang pernah ditinggali YT dan sejumlah temannya termasuk HS itu adalah sebuah rumah kos di Jalan Nangka Selatan, Denpasar. Mereka mengontrak kamar kos per 1 September 2005, dan tiba-tiba menghilang pada 1 Oktober 2005 (pagi hari) setelah bom meledak di Kuta Square dan Jimbaran. Menurut salah-satu penghuni, Sulastri, polisi melakukan pemeriksaan berkaitan dengan 4 orang penghuni kos yang menghilang sejak 1 Oktober malam. "Mereka menanyakan identitas dan ciri-ciri mereka,"katanya. Mereka sudah tinggal di tempat kos itu sejak awal September lalu kemudian pada 1 Oktober berpamitan untuk pergi ke Sanur, Denpasar. "Tapi mereka tidak kembali sampai sekarang," ujar Sulastri. Mereka menyewa kamar ukuran 3x4 seharga Rp 200 ribu perbulan. Biasanya mereka yang berlogat Madura itu pergi pada pagi hari dan pulang pada malam hari. Rofiqi Hasan [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

