Salam Rumah Dunia - Radar Banten 20 Oktober 2005
PESANTREN AL ISLAM DAN KADO LEBARAN 4 Rumah Dunia semakin hari semakin besar. Sejak pertama kali berdiri Maret 2002 hingga sekarang Oktober 2005. Ketika Rumah Dunia masih kecil dan belum begitu dikenal hingga sekarang banyak dikunjungi orang, baik sekedar untuk tahu atau untuk belajar di sana. Demikianlah Rumah Dunia, sebuah tempat yang sengaja dibuat sebagai titik ledak untuk kemajuan masyarakat. Semua kemajuan itu tentu saja tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh karena itu, pada bulan yang bagus dan menjelang lebaran ini, Rumah Dunia mengucapkan banyak terimakasih. PEMBICARA Sebelum masuk bulan Ramadhan, Rumah Dunia berniat menghentikan kegiatan, kecuali yang reguler. Tujuannya sederhana: ingin mengoptimalkan kehadiran Ramadhan dan agar pengurus bisa konsentrasi ke karya. Sehingga tawaran menjadi pembicara atau permintaan kunjungan kami tolak-atas alasan tadi. Tetapi ternyata diminta memberi materi oleh institusi yang jaraknya dekat, Rumah Dunia merasa tidak enak untuk menolak. Awal Oktober tahun ini, beberapa santri dari Pesantren Al Islam di Tegalduren, datang ke Rumah Dunia. Mereka menyampaikan permintaan panitia kaderisasi OSIS di pesantren tersebut, agar Rumah Dunia bersedia memberi materi tentang jurnalistik dan sastra. Jarak dari Tegalduren ke Rumah Dunia yang hanya sekitar satu kilometer menjadi alasan permintaan tersebut diterima. Lagipula orang-orang Rumah Dunia sedang senggang. Untuk mengisi waktu selama tiga jam, Ibnu Adam Aviciena, PJ Sastra dan Jurnalistik, selain menyampaikan materi yang diminta juga menambahkan materi motivasi. "Saya merasa ada kedekatan emosi dengan mereka. Kebetulan saya dulu pernah mesantren," jelas Ibnu, lulusan IAIN Serang ini. Pesantren Al Islam didirikan tahun 2000, lebih tua dua tahun dari Rumah Dunia. Santri yang belajar di sana kurang lebih 200 orang, putra putri. Mereka, santri-santri ini, tidak saja datang dari kota-kota di Banten, melainkan ada juga dari Jakarta, Sumatra, dan beberapa kota lainnya. Selain mesantren, mereka juga sekolah Tsanawiyah dan Aliyah di sana. Meski dengan kondisi bangunan yang masih memprihatinkan, santri belajar secara antusias. Selain mengaji dan sekolah, mereka juga belajar Bahasa Inggris, Arab, dan Jepang. Bahkan, dengan jaringan yang dimiliki, pesantren ini mampu mengirim santri untuk melanjutkan sekolahnya ke Jepang dan Brunai. Ada juga tawaran kepada santri untuk kuliah di Iran dan Irak. Karena kondisi dua negara itu kurang aman, tawaran tersebut untuk sementara tidak diterima. BERBAGI Selain tentang Pesantren Al Islam, pada Kamis (13/10) Rumah Dunia kedatangan Kepala Perpusda Banten, Hj. Sudiyati; dan Kepala Bagian Akusisi dan Program Perpusda Banten, Yaya Suhendar. Keduanya datang menyerahkan buku bantuan sebanyak 130 judul/eksemplar. Sumbangan ini, jelas Yaya, sebagai bentuk perhatian Perpusda Banten kepada Rumah Dunia yang telah turut menyediakan perpustakaan buat masyarakat. Nah, itulah yang terjadi selama satu minggu ini di Rumah Dunia. Tidak jauh-jauh dari urusan saling berbagi. Ya, berbagi ilmu. Lewat cara jadi pembicara atau lewat buku. Nah, berbagi yang lain adalah lewat rasa atau perhatian. Seperti yang sudah-sudah, di setiap Ramadhan, Rumah Dunia akan mengadakan acara yang diberi nama "Kado Lebaran. Kali ini sudah yang keempat kalinya. Rencananya Kado Lebaran" dilaksanakan pada tanggal Minggu, 23 Oktober mendatang. Anak-anak kampung Ciloang, Hegar Alam, Kubil, dan kampung sekitarnya yang biasa datang Rumah Dunia akan mengikuti lomba menggambar, baca puisi, dan teater. Rumah Dunia menyediakan hadian buat mereka.; uang alakadranya untuk mereka jajan di saat lebaran, dan alat-alat tulis. Dana yang sudah kami siapkan dari Radar Banten Rp. 200.000,-, Fahri Asiza Rp. 150.000,-, Gola Gong Rp. 100.000,- dan Ibnu Rp. 100.000,- Jika rekan-rekan ada kelebihn rezeki dan ingin ikut bebagi, silahkan transfer di Asih Purwaningtyas Chasanah, BCA Cabang Serang, nomor rekening 245 -188 - 5733. Jangan banyak-babtak, di kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu, alhamdulillah, kami terima. Semakin banyak rekan yang berpartisipasi, kami yakin semakin banyak anak yang berbahagia. Selain dijadikan sebagai ajang lomba, Kado Lebaran akan dimanfaatkan juga sebagai saat berkumpul dan memaafkan. Tanggal 23 Oktober ialah hari terakhir kegiatan pada Oktober ini. Anak-anak kampung akan berlebaran. Sedangkan voluntir yang tinggal di Rumah Dunia, kecuali Putra Matahari, rencananya akan mudik ke kampung masing-masing. Nah, yuk, mudik, yuk! (Ibnu Adam Aviciena, voluntir Rumah Dunia, lulusan IAIN Serang) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

