Memang mas, sudah masanya kita semua menyadari, Tuhan yang sama, yang dipuja bangsa Assyria, Sumeria, Maya, dan kita semua, adalah sama, dan bertakhta disemua agama...
Sampai kini, tak ada hanya satu satunya agama yang mengantar manusia kepuncak peradabannya. Semua agama mengantar manusia kepuncak kejayaan, namun juga kelembah kehancuran. hanya Tuhan yang satu, yang sama ítu, yang selalu melindungi manusia, tanpa pilih bulu... Romo dalam kisah itu benar, mengatakan, berdoalah sebagaimana kau berdoa menghormati Tuhanmu..menurut caramu.. Salam Danardono --- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > At , you wrote: > > >masak cuma yahudi, kristen dan islam saja yang > >monoteis....? memangnya sebelum muhammad, isa > >dan musa, Tuhan tak mengirim utusan....? > > > > > pernyataan Pak Nugroho diatas masih mengambil dasar pemikiran agama2 > >semit ttg adanya utusan Tuhan sebagai perantara antara sang Pencipta dengan > >manusia, berbeda dengan kepercayaan2 agama kuno di Mesir, asyria, persia, > >mereka mengambil wujud binatang, benda, apapun yang dapat dijangkau dengan > >panca indera mereka, raja2 dijaman itu dikultuskan oleh rakyatnya sebagai > >dewa atau Tuhan yang dapat disembah oleh mereka. > > > >dilihat dari sejarah, dewa2 orang mesir, romawi, china n persia lebih dari > >satu, memang klo dilihat dari persepsi atau pandangan agama2 semit yang > >monotheis sulit utk dimengerti, tp pemahaman monotheisme dimana Tuhan itu > >adalah satu, baru berkembang setelah adanya agama2 semit..pak. > > > ============ > > Tuhan yang mengutus musa, isa dan muhammad, > memangnya tidur atau pergi berlibur di masa peradaban > asiria, sumeria, tiongkok kuno, mesir kuno, persia > kuno, dll.....? > > Dia Tuhan yang sama kendati disebut dengan nama > berbeda-beda di setiap zaman..... tapi memang > kemudian ada masanya peradaban-peradaban maju > itu mengalami dekadensi..... manusia yang sebetulnya > sudah dibebaskan ternyata gemar menghambakan diri > pada "tuhan-tuhan" buatannya sendiri..... bukan cuma > di masa lalu, di masa sekarang juga berlangsung kok...... > > btw, kawan saya seorang katolik spiritualis pernah > menuturkan cerita menarik (menurut dia cerita ini berasal > dari anthony de mello, tapi saya belum cek)..... > > alkisah, seorang pastor pergi naik kapal untuk > mengabarkan firman Tuhan kepada orang-orang yang > belum pernah mendengar "kabar gembira" di tempat-tempat > terpencil..... > > suatu hari kapal sang pastor mendarat di sebuah pulau > kecil di tengah samudra luas...... ketika pastor mendarat > ia disambut suka cita oleh kepala suku dan penduduk > setempat yang berpenampilan sederhana...... ia dijamu > dan diperlakukan dengan hormat...... > > melihat penampilan sang pastor dan kata-katanya yang > selalu menyebut nama Tuhan, dengan polos dan rendah > hati sang kepala suku berkata : "ya, bapa, kami setiap > hari sudah berdoa, tapi mungkin cara kami berdoa salah, > maka ajarilah kami cara berdoa yang benar...." > > sang pastor dengan gembira menyanggupi permintaan > itu..... dia mengajarkan doa bapa kami..... dan setelah > diulang beberapakali, akhirnya doa itu berhasil dihapal > oleh kepala suku dan rakyatnya...... kemudian sang > pastor naik kapal, melanjutkan perjalanannya..... > > beberapa tahun kemudian sang pastor berlayar > kembali ke pulau itu untuk melihat "padang > gembalaannya"..... di tengah perjalanan kapalnya > diterjang badai, ombak besar datang bergulung-gulung > seakan hendak menenggelamkan kapal..... wajah si > pastor pucat pasi, ia merasa ajalnya sudah dekat..... > kendati begitu ia tetap berdoa memohon agar Tuhan > menolongnya dan meredakan amukan badai...... toh > badai tetap menggila dan kapalnya mulai oleng > dihantam ombak..... > > di saat genting itu tiba-tiba sang kepala suku datang > bersama dua pengiringnya..... mereka berjalan di atas > air yang bergelombang dan menghampiri kapal sambil > berkata, "jangan takut bapa, kami akan menolongmu...." > rupanya lokasi kapal dan pulau sebetulnya sudah dekat..... > > sesampai di daratan pulau kecil itu, kepala suku dan > warganya lagi-lagi menjamu sang pastor dengan santun..... > setelah itu dengan polos kepala suku minta maaf dan > mengaku dosa karena telah lupa dengan doa yang > dulu pernah diajarkan sang pastor..... "tolong ajari > lagi kami cara berdoa yang benar ya bapa," kata > si kepala suku..... > > mendengar permintaan itu, kali ini sang pastor > menangis tersedu-sedu..... setelah tangisnya reda > ia berkata, "berdoalah dengan cara seperti sudah > kalian lakukan selama ini, doa itu sudah benar....." > > salam, > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

