55 dari 55.000.. kita mau menunggu sampai berapa korban lagi? 112 sudah mengantri... dan 54.833 terancam... ups..54.832, karena Bupati pasti masih sempat sarapan pagi, makan siang di luar dan makan malam bersama keluarga...
(oh ya..ada yang dapat menjelaskan: arti distrik dan pos pemeritahan di sini?) -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ambon Sent: Friday, December 09, 2005 3:33 AM To: Undisclosed-Recipient:; Subject: [ppiindia] 55 Orang Meninggal di Yahokimo, Papua http://www.kompas.com/kompas-cetak/0512/09/utama/2275729.htm 55 Orang Meninggal di Yahokimo, Papua Jayapura, Kompas - Kelaparan di tujuh distrik dan 10 pos pemerintahan di Kabupaten Yahokimo, Papua, sejak 11 November sampai hari ini menyebabkan 55 orang meninggal dan 112 orang sakit parah. Sekitar 55.000 penduduk di tujuh distrik itu kehabisan makanan umbi-umbian karena terlambat menanam. Daerah pemekaran dari Kabupaten Jayawijaya ini hanya dapat dijangkau dengan pesawat terbang. Bupati Yahokimo Ones Pahebol yang dihubungi di Sumohai, ibu kota Kabupaten Yahokimo, Kamis (8/12), mengatakan, kondisi masyarakat di tujuh distrik dan 10 pos pemerintahan di Yahokimo sangat memprihatinkan. Penduduk di daerah itu tak lagi memiliki makanan apa pun untuk dikonsumsi. "Makanan umbi-umbian sudah habis sejak Oktober 2005. Tidak ada jenis makanan lain karena masyarakat terlambat menanam," katanya. "Biasanya mereka tanam dan panen umbi-umbian tepat waktu, tetapi sekitar enam bulan lalu ada kegiatan musiman di distrik-distrik tersebut sehingga mereka terlambat menanam. Akibatnya, saat ini mereka kehabisan umbi-umbian," kata Pahebol, putra asli Yahokimo, menambahkan. Menurut Pahebol, masyarakat yang berdiam di daerah pegunungan di Yahokimo sangat bergantung pada satu jenis makanan hutan yang disebut "kelapa hutan". Ketika musim kelapa hutan tiba, masyarakat dengan mudah mengonsumsi makanan ini tanpa harus bekerja. Mereka bisa mengambil kelapa hutan itu dari hutan dengan leluasa, kemudian merebus dan memakannya. Namun, ketika musim itu berganti, masyarakat tidak memiliki bahan makanan lagi karena mereka tidak mempersiapkan bahan pangan cadangan. Mereka tetap menunggu musim kelapa hutan tiba kembali. Padahal, lanjut Pahebol, kelapa hutan itu tumbuh secara musiman dan tidak menentu. Masalah lain, di gunung-gunung dan bukit tempat tinggal warga tersebut tidak ada pasar. Daerah itu sangat terisolasi dan jauh dari pusat ibu kota Yahokimo, Sumohai. Kondisi kesehatan masyarakat di sana juga tergolong buruk. Banyak yang menderita TB paru, infeksi saluran pernapasan akut, muntah berak, dan malaria. Tidak ada puskesmas, apalagi petugas kesehatan yang bertugas di daerah-daerah itu. "Saat ini masyarakat di tujuh distrik itu butuh makanan, obat-obatan, dan tenaga medis. Bantuan sudah datang dari Pemerintah Daerah Asmat berupa satu ton beras, tetapi tidak cukup dibagikan kepada penduduk yang mengalami kelaparan karena terbatas," kata Pahebol. (KOR) [Non-text portions of this message have been removed] ************************************************************************ *** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ************************************************************************ *** ________________________________________________________________________ __ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/wlSUMA/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

