Belum lama berselang mang Ucup memposting artikel dgn judul: Budaya Natal = Budaya Kafir untuk oret-oretan ini banyak sekali ucapan terima kasih berupa Pentungan yang dikirimkan kepada mang Ucup dan saya kira ini sangat wajar sekali, karena mereka merasa agamanya dilecehkan oleh judul tulisan tersebut.
Kafir itu berasal dari bahasa Arab, yang berarti seseorang yang menganut kepercayaan yang berbeda. Dalam Alkitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru tidak ada perkataan kafir seperti yang dimaksud seperti dalam bahasa Arab kafir tersebut diatas. Oleh sebab itulah judul yang diberikan itu; menurut sudut segi pandang mang Ucup cukup bisa ditoleransi. Renungkanlah: Apakah bisa disalahkan apabila Mang Ucup dalam hal ini beda kepercayaannya bahwa Hari Natal itu bukannya pada tgl. 25 Desember ? Hal itulah yang sebenarnya ingin saya utarakan dalam tulisan saya, jadi bukannya untuk melecehkan agama yang saya sendiri anut. Setiap orang tahu bahwa Alkitab bukanlah Kitab sejarah, melainkan ajaran kasih dan kepercayaan terhadap Tuhan Yesus, disamping itu tidak ada catatan apapun juga yang menyatakan bahwa Tuhan Yesus dilahirkan pada tgl tersebut diatas, Walaupun demikian tidak ada satu orang pun di dunia ini yang dapat memungkirinya, entah agama apapun yang mereka anut, bahwa Yesus sudah dilahirkan, jadi kelahiran-Nya itu merupakan satu fakta nyata, oleh sebab itulah satu hal yang wajar dan sudah seharusnya demikian apabila umat-Nya di seluruh dunia merayakan hari kelahiran-Nya sebagai tanda hormat maupun rasa terima kasih atas kelahiran-Nya di dunia ini. Walaupun mungkin tanggalnya beda sekalipun juga, tetapi apabila kita menilai bahwa Tuhan Yesus akan ngambek, tersinggung ataupun merasa tidak dihormati karena kita merayakan Natal bukan pada HUT nya yang tepat, berarti iman Anda jauh lebih kecil daripada debu. Boro-boro hanya dirayakan HUT pada hari yang salah walaupun Ia dibunuh dan disalib sekalipun juga kenyataannya Ia tidak marah. Dan tepatlah seperti apa yang ditulis oleh Shakespeare apakah artinya sebuah nama ! "Whats in a name, That which we call a rose by another name would smell just as sweet." Yang penting umat-Nya tetap mau merayakan dan mengingatnya, bahwa Ia telah dilahirkan untuk menebus dosa manusia. Bahkan bagi umat Kristen yang terpenting bukanlah menyambut hari kelahiran-Nya pada 2000 tahun yang lampau melainkan menyambut hari kedatangan-Nya yang kedua kali. Kita merayakan HUT sesuai dengan budaya dan caranya masing-masing, entah ia mau pasang bendera dgn diiringi dengan lagu-lagu dangdut maupun lagu-lagu Hard Rock, Funk atau R´n ´B ataupun memasang Pohon Terang, siapa yag mau dan bisa melarangnya, itu kan haknya masing-masing yang penting kita mau merayakannya dengan penuh rasa hikmat. Dengan ini saya akhiri tulisan ini dengan mengutip tulisan bijaksana dari sdr Audifax: Natal hanyalah simbol. Ketika kita memperingati simbolnya dan memersoalkan kebenaran tekstual dari simbol itu, maka kita sebenarnya memeringati sesuatu yang mati. Saya mengajak rekan-rekan untuk melampaui simbol-simbol itu dan menemukan roh atau spirit sebenarnya yang ada di balik simbol Natal yang jika dirasakan dan disadari, sebenarnya bersifat universal. Tak penting pula apakah tanggal 25 desember benar kelahiran Yesus atau bukan, karena bukan tanggalnya yang penting tapi spirit yang terasa di seputar tanggal itu yang sebenarnya universal dan tak ekslusif pada agama tertentu. Oleh karena itulah saya tidak mengucapkan selamat Natal, tapi: "LET THE SPIRIT OF THIS CHRISTMAS BE WITH US" Sehingga damai dapat masuk kedalam lubuk hati kita masing-masing dan dapat dirasakan oleh orang-orang disekitar kita. Mang Ucup The Drunken Priest Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.org ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $15 provides a child with safe, clean water. Your gift can make a difference. http://us.click.yahoo.com/LSmZ0B/icGMAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

