http://www.suaramerdeka.com/harian/0512/29/opi08.htm
Tak Sekadar Syarat Lulus Oleh: Ratih Rachmawati - Mahasiswi Jurusan HI UGM DI akhir masa studinya, setiap mahasiswa program S1 disyaratkan untuk menyusun skripsi sebagai salah satu syarat memperoleh gelar kesarjanaan. Aturan/prosedur ini merupakan kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Lain perguruan tinggi, lain pula prosedurnya. UI merupakan perintis jalur nonskripsi. Program ini diikuti oleh Undip. Bagi mahasiswa UI, jalur nonskripsi bisa jadi tidak akan mempersulit karier mereka selanjutnya, karena Jakarta merupakan atmosfir perekonomian negara, sehingga meski nonskripsi, mahasiswa lulusan UI tetap akan diperhitungkan. Permasalahan yang akan muncul, bagaimana dengan mahasiswa universitas lain yang mengikuti jejaknya memberlakukan program nonskripsi, butuh perjuangan ekstra bagi mahasiswa yang tidak tinggal di atmosfir perekonomian negara, karena mereka bisa jadi disangsikan gelar kesarjanaannya serta kemampuannya. Jalur nonskripsi tidak efektif karena mahasiswa tidak dapat mandiri, serta kelangsungan karier mahasiswa dapat disangsikan pembuka lapangan kerja, mengingat masyarakat kita terbiasa menerima sarjana dengan skripsi. Bisa jadi sarjana nonskripsi akan terhambat kariernya. Skripsi masih diperlukan untuk menilai seberapa jauh mahasiswa memahami apa yang telah dipelajari selama masa perkuliahan. Adanya satuan kredit semester (SKS) yang dapat diambil mahasiswa sesuai minatnya memberi sebuah peluang besar bagi rnahasiswa untuk lebih mudah melakukan kegiatan penelitian dan kemudian menuliskan ide, argumen serta hasil-hasil penelitiannya secara lebih sederhana dan sistematis dalam bentuk skripsi. Skripsi dapat membuat mahasiswa berpikir serta menggabungkan antara riset, teori, dan analisa. Skripsi merupakan akhir perjuangan mahasiswa selama perkuliahan. Kuliah itu penuh kenangan, sehingga mahasiswa bersemangat menutup kenangan dengan jerih payah, tenaga, pikiran untuk mendapat kepuasan tersendiri saat wisuda. Lewat skripsi, mahasiswa dapat dipaksakan berpikir secara teori, analisis, serta melakukan riset. Hal ini dapat meningkatkan mutu manusia Indonesia, karena mahasiswa dapat menggabungkan ketiga komponen serta didukung dosen yang benar-benar objektif dan sadar bahwa mahasiswa sebagai calon pemimpin perlu disiapkan mutunya agar tidak kalah dengan mutu mahasiswa negara lain. Skripsi bukan hanya syarat kelulusan, namun yang terpenting adalah proses pencapaian mahasiswa dengan ide-ide baru berdasarkan tiga komponen agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan di masyarakat. (24) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Clean water saves lives. Help make water safe for our children. http://us.click.yahoo.com/YNG3nB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

