** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com 
**http://www.suarapembaruan.com/News/2006/03/02/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 

Bali Siapkan Aksi Budaya Tolak RUU Pornografi

JAKARTA- Sejumlah seniman dan masyarakat Bali tengah mempersiapkan aksi budaya 
untuk menentang Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pornografi dan Pornoaksi. 
Menurut rencana, aksi budaya itu akan dimulai Jumat (3/3) pukul 06.30 waktu 
setempat di Lapangan Renon, Denpasar, Bali. 

Di saat yang sama, masyarakat Bali secara serempak akan memasang spanduk 
beraneka ukuran di seluruh pelosok Bali. Isi spanduk dan juga poster itu sama, 
menolak isi RUU Pornografi dan Pornoaksi. 

Aksi budaya itu merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Bali terhadap isi RUU 
tersebut. Aksi budaya itu merupakan bentuk lain kekecewaan warga Bali setelah 
peringatan tokoh masyarakat dan pekerja seni asal Bali kepada DPR, seolah tidak 
diperhatikan para politisi di parlemen. 

Menurut mereka, RUU itu bukan hanya tidak memperhatikan keberagaman budaya di 
Indonesia tapi juga akan memicu bentrokan antarmasyarakat. Mereka juga 
mempertanyakan ketulusan aparat penegak hukum memberantas praktik merusak moral 
generasi muda. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) sebenarnya sudah 
memberikan landasan hukum bagi pemberantasan praktik pornografi. 

Benang merah sikap masyarakat Bali tersebut dikemukakan pekerja seni asal Bali, 
Cok Sawitri di Denpasar saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (2/3). Rencana 
masyarakat Bali menggelar aksi budaya itu dipastikan akan menandai bentuk baru 
perlawanan terhadap RUU Pornografi dan Pornoaksi. 


Budaya 

Dalam diskusi terbatas yang diselenggarakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia 
(Komnas HAM) di Jakarta, 27-28 Februari lalu mengenai materi RUU Pornografi dan 
Pornoaksi, seniman kondang Bali, I Made Bandem sudah mengingatkan dengan tegas 
bahaya RUU itu. 

Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta itu mengatakan, "Betapa RUU itu 
sama sekali tidak memperhatikan kekayaan budaya Indonesia yang terancam jika 
jadi diundangkan." 

Kelemahan RUU itu, menurut dia, terletak pada lemahnya RUU itu mendefinsikan 
pornografi dan pornoaksi. Kelemahan itu akan mengakibatkan terjadinya pelecehan 
terhadap budaya Bali jika RUU tersebut jadi diundangkan. 

Cok Sawitri menambahkan, selain menampilkan sejumlah kesenian khas Bali, 
seperti Beleganjur yakni permainan alat musik yang dimainkan secara kolektif, 
akan tampil pula para wanita yang mengenakan baju brokat. Mereka akan memainkan 
aksi budaya dengan tema, Brokat Tidak Bersalah. 

Sebagian generasi muda Bali juga akan menggelar konser musik yang akan 
diselenggarakan di sejumlah tempat di Bali. Di Kuta, kawasan wisata terkenal, 
para pengelola kafe dan restoran akan menampilkan kelompok musik dengan tema 
menentang RUU itu. 

''Lolot Band, kelompok musik asal Bali yang selalu menampilkan semangat 
pluralisme dan kemanusiaan, pasti akan muncul besok," kata Cok Sawitri. 

Data yang dihimpun juga menyebutkan, sejumlah seniman dan budayawan Bali sudah 
menggelar diskusi mengenai RUU itu di Museum Nyoman Gunarsa pada 24 Februari 
lalu. 

Para seniman dan budayawan Bali menegaskan, RUU itu sangat merugikan masyarakat 
Bali. 

Menurut mereka, para penyusun RUU tidak mengetahui dan menghormati akar dan 
unsur yang membentuk kebudayaan Bali yang mempergunakan Lingga Yoni, Rwa 
Bhineda yang dalam manifestasinya masih mempergunakan bentuk-bentuk visualisasi 
kelamin pria dan wanita maupun penonjolan-penonjolan anggota tubuh. (A-14) 


Last modified: 2/3/06 

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Beasiswa dalam negeri dan luar negeri S1 S2 S3 dan post-doctoral 
scholarship, kunjungi 
http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke