MAs Radityo,
  Rupanya mas belum mengerti juga ya. 
   
  Mas coba baca dari Kantor Berita Antara yang kemudian dimuat Harian Pelita, 
17 Maret. Judulnya Mahasiswa Australia Tuduh Rice Pembunuh Irak, tak ada d 
Indonesia seberani  mereka, As dan Australia adalah sekutu. Salah satu kutipan 
interupsi mahasiswa tersebut saat Condy pidato adalah "  Condoleerezee Rice, 
anda kriminal perang. darah orang-orang Irak ada di tangan anda dan anda tak 
dapat membersihkan darah itu." 
   
   Kemudian Rice kembali melanjutkan perkataannya, ia gembira melihat demokrasi 
tumbuh dengan baik di Universitas Sydney. Dia berharap hal yang sama juga 
terjadi pada Universitas Baghdad dan Kabul. Menlu AS diiterupsi dua kali saat 
dia bicara soal tekanan bagi kebebasan di Irak, dimana pasukan militer AS 
memimpin kampanye menggulingkan bekas diktator Saddam Husein tiga tahun lalu. 
  "Kebebasan apa yang anda omongkan itu?" tanya mahasiswa. "Bagi rakyat Irak 
anda adalah seorang pembunuh." ***
   
  Aris benci pemerintah AS, ya, kebencian ini bukan tanpa alasan, seperti  mas  
membabi buta begitu sentimen terhadap umat Islam yang berkeinginan melaksanakan 
Islam secara sempurna padahal mas adalah juga muslim. mas begitu lembut 
terhadap umat non muslim tapi tidak toleran terhadap umat Islam lain yang 
berbeda pendapat dengan mas. Bahkan mas membangun sentimen kebencian atau 
mengarah anti Islam di milis media care mas. Orang Australia itu non Islam tapi 
mereka punya empati terhadap muslim di Baghdad. 
   
  Aris belajar berusaha menilai benci atau cinta karena Allah. Pemerintah 
Amerika telah melakukan banyak kejahatan di dunia, khususnya umat Islam, 
kedatangan Condy, (seperti yang dikatakan mas Daniel dan Shamsul, aris sepakat 
semua). Pemerintah Amerika telah membuat jutaan orang tewas tanpa dosa, 
anak-anak sengsara, hancurnya banyak negara melalui kekerasan maupun jeratan 
hutang. 
   
  Pemerintah Amerikalah yang menyebarkan ide demokrasi, sekularisme, 
pluralisme, liberalisme yang merusak  ikatan persaudaraan antara umat Islam 
(termasuk diantara kita) dan membuat image sangat buruk bagi orang yang taat 
pada Islam. Aris nggak suka Pemerintah AS tapi aris jauh lebih benci ide-ide 
atau ideologi Kapitalisme-liberalisme yang mereka emban. 
   
  Sehingga orang non muslim takut akan syariat Islam. Antar umat Islam 
terkotak-kotakan dengan istilah Islam moderat, fundamental, setengah-setengah. 
Memang surga ada pengkotakan demikiankah?
   
   Sesungguhnya aris juga benci orang yang suka berbuat maksiat, meski aris 
juga kadang terperosok kemaksiatan. 
   
  Namun kebencian aris alihkan untuk hal positif. Tidak semua orang AS aris 
benci, karena ada warga AS yang juga muslim dan non muslim yang baik. 
   
  Sementara orang Arab, bila mereka melakukan maksiat pun aris benci, tapi bila 
mereka muslim kebencian itu aris alihkan untuk menasehati. Aris berusaha untuk 
tidak  mengeneralisir orang. Intinya bukan arab atua bukan arab. Memang Islam 
itu milik arab, dan Arab sangat identik Islam. Kebetulan Nabi Muhammad orang 
arab. 
  Tak bisa digeneralisir demikian.
   
  Kalau aris mau ditembak, silakan saja. Aris tidak merasa bersalah, kenapa 
harus takut. Kalau ada orang yang mau nembak orang yang nggak bersalah, itu 
namanya orang zalim banget. 
   
   Mas Radityo,
  Belajarlah pada kekritisan mas Alvin Daniel, Beliau yang berkata aku tak 
peduli dianggap atheis itu bisa membuka tabir kedatangan Condy. Mas Daniel, 
kritis sekali dan mungkin beliau wartawan.
   
  Ah.. Bila saja mas Alvin Daniel sedikit berpikir, kenapa AS takut dengan 
kebangkitan Islam, dan bukan agama lain. Yah... karena Islam, bukan sekedar 
agama seperti yang lain tapi juga sistem dan ideologi. ISlam satu-satunya yang 
bisa menghadang Pemerintah AS.
   
  salam,
  aris
   
   
  

Radityo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Mbak Aris, walaupun Anda benci sama orang-orang asing, kecuali Arab,
mereka tetaplah tamu agung.

Secara protoloker begitu. Kalau Mbak Aris coba-coba mau melempar batu 
ke mereka, jelas di sekeliling mereka banyak penembak jitu....


Jadi waspada, waspada...


--- In [email protected], "Alvin Daniel" 
wrote:
>
> --- In [email protected], aris solikhah 
> wrote:
> >
> > Dear all,
> > 
> > Benarkah Condy pernah menjabat CEO Exxon Mobil?
> 
> AD: kurang tepat, yg benar adalah dia pernah menjabat CEO 
> Chevron Texaco, sama2 oil company.
> 
> 
> > 
> > Dalam sebulan ini, Indonesia kedatangan tamu (versi
> > aris) bukan agung. Condy,kemudian Insya Allah akhir
> > Maret kedatangan lagi Tony Blair (PM Inggris) dan PM
> > Singapura. 
> > 
> > Kira-kira, begitu urgensinya Indonesia perlu didatangi
> > segera oleh ketiga "orang penting" yang punya satu
> > hati? 
> > 
> > Kira-kira ada maksud apa dibalik semua ini? 
> 
> AD: negara mereka mempunyai banyak bisnis di indonesia, dan 
> mereka harus datang2 kesini utk lobby biar bisnisnya aman...
> kalau hidden agenda pasti ada, saya sih lebih baik tutup mulut 
> soal ini.
> gak etis...
> 
> 
> 
> > 
> > Menurut rekan-rekan adakah relasi kedatangan mereka
> > dengan kebangkitan Islam -khususnya isu syariat islam-
> > di Indonesia? 
> 
> AD: sudah pasti ada...itulah hidden agenda yg saya bilang 
> diatas...
> sebagai contoh, Densus 88 adalah salah satu wujud bantuan 
> AS ke kita...
> 
> 
> 
> > 
> > Atau juga meredam laju kebangkitan Islam disamping
> > menjaga kepentingan mereka seperti Exxon Mobil dan
> > Freeport. RUU APP bisa menjadi satu case, indikasi
> > kebangkitan Islam. Padahal menurut aris, RUU APP itu
> > tak seluruhnya berisi syariat Islam, bahkan ada
> > beberapa isianya masih jauh dari syariat Islam. 
> 
> 
> AD: RUU APP bisa jadi signal SI bisa juga tidak, kebetulan yg 
> getol bersuara adalah MUI jadi yg kena tuduhan mendirikan ya 
> mereka2 itu...
> secara moral, RUU itu ada baiknya asal tidak mengacak2 unsur 
> keLOKALan indonesia...
> kalau mau membendung budaya asing yg porno, silahkan...
> gerebek2 aja itu tukang dvd porno dan tabloid2 porno nya...
> tapi kalau smp dilarang pake rok mini atau menutup semua 
> aurat...doesn't make sense...itu hak masing2 pribadi.
> pake jilbab kan boleh, pake rok mini dan tanktop juga boleh 
> donk?
> kan kebebasan pribadi...
> intinya MEDIA yang PORNO, yang kena getahnya.
> 
> 
> > 
> > Sebagai catatan dan pemahaman bersama kebanyakan
> > orang, bahwa Samuel Huntington pernah mengatakan Cina
> > dan kekuatan/peradaban Islam menjadi ancaman terbesar
> > buat kepentingan mereka.
> > 
> > Dear All,
> > Condy dihampir semua media masa memuji SBY dan
> > Indonesia, sebagai negara demokratis yang patut di
> > contoh dan sebagainya. Ah.. yang benar contoh negara
> > demokrasi?
> 
> AD: mengambil hati so pasti donk....pemerintah kita kan masih 
> bisa membungkukan badan di depan orang2 bule.
> negara ini demokrasi? betul, malah kebablasan...semua orang 
> bisa melakukan apapun yg mereka suka, seperti merusak, 
> menjarah, mengacau, dll...
> 
> > 
> > Menurut aris, kesan pujian itu terlalu berlebihan
> > untuk mengambil hati pemerintahan kita. Hal ini bisa
> > menyebabkan orang terkena megalomania (mengganggap
> > diri besar, padahal kenyataannya belum tentu benar).
> > 
> > Orang yang kena megalomania, akan memberikan apapun
> > yang diinginkan orang yang memuji demi menjaga "nama
> > besarnya" di mata orang itu. 
> > 
> > Satu sisi lain, agar kepentingannya berjalan mulus,
> > Condy memberi hadiah kecil berupa pembuatan Sesame
> > Indonesia dan Pencabutan embargo militer Indonesia. 
> > 
> > Aris sendiri berpikir, bila saja pemerintah punya
> > sedikit keberanian: Indonesia bisa melepaskan diri
> > dari embargo militer dan mandiri mengelola SDM-nya.
> 
> 
> AD: indonesia mau melepaskan diri dgn cara apa dari AS?
> saya jamin langsung bangkrut.
> dari tahun 1945, kita sudah hutang ke AS melalui hengkangnya 
> jepang dari tanah air.
> lalu pemberantasan PKI, yg juga mendapat bantuan pelatihan 
> dan dana dari AS.
> pembangunan gedung2 dan jalan tol adalah restu AS.
> bertahannya suharto dan bisnisnya selama 32 thn juga restu 
> AS.
> semua sparepart kendaraan militer, pesawat komersial, dan 
> satelit adalah bantuan AS dan Eropa...
> semua watch tower di airport2 di indonesia itu isinya orang bule, 
> alias orang lokalnya ga ada yg ngerti cara mengatur navigasi 
> hubungan udara...
> 
> bisa melepaskan diri?
> mbak?
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> > 
> > So...kita diskusi ini yuk.
> > Ditunggu tanggapannya teman-teman.
> > 
> > salam,
> > aris
> > 
> > 
> > pustaka tani 
> > nuraulia
> > 
> > 
> > 
> __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection 
> around 
> > http://mail.yahoo.com
> >
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









pustaka tani 
  nuraulia

                
---------------------------------
Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses!

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke