salah satu teman saya beragama Islam, dia sering semedi/ 
meditasi bersamaan dgn zikir..
padahal banyak org Islam yg menentang meditasi...apalagi 
digabung dgn ritual jawa kuno/ kejawen ataupun kepercayaan 
budaya lokal lainnya.

di Kalimantan, org2 Dayak beragama Katolik, Protestan, Islam, 
dan Hindu, plus agama nenek moyang mereka..
tetapi mereka sama sekali tidak pernah melupakan meditasi 
dgn nenek moyang mereka...

meditasi itu dikenal oleh semua agama, bila seseorg berdoa 
secara khusuk penuh konsentrasi maka dia masuk kategori 
sedang bersemedi...
meditasi banyak membantu menenangkan pikiran dari pikiran2 
negatif, dan juga memberikan aura positif bagi tubuh...
malah salah satu teman saya mengaku bisa bertemu nabi2 
ketika 'berjalan' ke alam lain melalui semedi!

nah lhuuu....






--- In [email protected], "MANG UCUP" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Banyak yang menilai mang Ucup ini adalah Kristen yang 
murtad moso sih umat
> Kristen mo diajakin samedi, bahkan mengucapkan mantra 
segala macem, emangnya
> mang Ucup sekarang ini udah alih agama jadi penganut aliran 
kejawen begitu ?
> Tidak, hanya mereka yang menilai saya demikian, mereka itu 
sebenarnya kagak
> nyaho alias ora ngerti makna dari samedi maupun mantra tsb.
> 
> Samedi itu artinya meditasi dalam bahasa Sangsekerta atau 
dalam bahasa
> Ibrani = hagah. Dalam Alkitab bahasa Inggris perkataan tsb 
diterjemahkan
> sebagai Meditation dan dalam bahasa Indonesia = 
merenungkan. Dalam Alkitab
> sendiri tercantum 20 kata meditasi. Yosua 1:8 … but you shall 
meditate in it
> day and night – Mazmur 1:1-2 blessed is the man…  And in His 
law he
> meditates day and night.
> 
> Rasul Paulus sendiri mengusulkan Timotius untuk melakukan 
meditasi 1 Tim
> 4:15 "Meditate upon these things…."; dalam bahasa Yunani = 
meletao (to
> meditate).
> 
> Jadi tidak bisa dipungkiri, bahwa meditasi itu alkitabiah. 
Meditasi tertua
> yang diketahui dilakukan oleh orang Kristen pada abad ke 
empat adalah
> meditasi "Lectio Divina" = Pembacaan Suci. 
> 
> Meditasi tsb dibagi dalam empat tahapan:
> -     Lectio = membaca Alkitab
> -     Meditatio = merenungkannya sambil bermeditasi
> -     Oratio = mengucapkannya 
> -     Contemplatio = menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah 
untuk bisa
> menyatu dengan Dia
> 
> Orang dapat mencapai derajat meditasi tertinggi apabila 
mereka sudah dapat
> meleburkan dirinya dengan Sang Pencipta menjadi satu atau 
manunggal yang
> lebih dikenal juga sebagai „satori, zen, dhyana, fana bi´l-fana" 
dan hal ini
> sebenarnya sudah tercantum dalam Alkitab.
> 
> Meditasi Kristen harus dibedakan dengan meditasi lain yang 
dilakukan oleh
> para penganut kebatinan maupun agama-agama lainnya. 
Meditasi Kristen itu
> adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah 
(theosentris), sedangkan
> meditasi Zen tertuju pada penyatuan diri dengan kekuatan 
semesta melalui
> pencerahan batin (antroposentris).
> 
> Meditasi bisa dibagi dalam dua tingkatan 
> -     tingkatan pertama ialah ialah mengisolir sang aku dengan 
cara
> penyendirian ini disebut "En-stase"
> -     tingkat kedua yang disebut "Ex-tase" keluar dari sang aku 
> 
> Apabila sang aku sudah keluar, atau sudah mencapai tingkat 
ex-tase, maka
> raga kita dengan mudah di isi oleh yang lain, entah itu oleh roh 
kudis
> seperti halnya dalam pertunjukan "Kuda lumping" dsb-nya 
ataukah akan di isi
> oleh Roh Kudus tergantung kepada siapa kita memusatkan 
diri kita.
> 
> Oleh sebab itulah juga banyak umat Kristen berpandangan 
negatif terhadap
> meditasi, karena adanya kekhawatiran dimana pada saat jiwa 
kita di kosongkan
> roh kudis lah yang akan masuk!
> 
> Memang harus diakui bahwa meditasi dengan cara 
mengosongkan pikiran akan
> bisa mencapai satu tingkatan sehingga mampu menangkis 
segala macam godaan
> duniawi, bahkan sampai melupakan pancainderanya sendiri,  
walaupun demikian
> ia tidak akan berdaya untuk menyebabkan turunnya berkat dari 
Allah.
> 
> Sebab iman kepada Tuhan bukanlah merupakan hasil 
prestasi kerja manusia oleh
> konsentrasi pikiran dan olah rasa melalui meditasi, melainkan 
anugerah dari
> Tuhan itu sendiri. Dan anugerah itu diturunkan dan diberikan 
secara
> cuma-cuma oleh Tuhan, jadi bukannya dari hasil usaha 
manusia itu sendiri
> entah itu melalui meditasi atau cara apapun juga.
> 
> Perkataan "Mantra" itu diserap dari bahasa Sangsekerta (Man 
= berpikir;
> manas = pikiran) dan "Tra"  = alat, jadi kalau diterjemahkan 
secara bebas
> kata Mantra itu sama seperti juga "alat untuk mengingat".
> 
> Dan sebagai mantera yang diucapkan maupun di ingat secara 
berulang-ulang
> oleh umat Kristen bukannya "Om Mani Padme Hum" 
melainkan Firman Allah. 
> 
> Kita bisa mendapatkan ketenangan melalui meditasi, karena 
kita akan bisa
> melupakan kekhawatiran maupun problem sehari-hari kita 
dan sebagai gantinya
> kita berusaha untuk mengingat Firman Allah dengan 
mengucapkan Firman tsb
> secara berulang-ulang. Semakin sering kita merenungkan 
firman Allah (baca
> Mantra), semakin tidak perlu kita khawatir.  Itulah ucapan 
Mantra nya dari
> umat Kristen.
> 
> Seperti juga yang diucapkan oleh Daud dalam doanya "Let the 
words of mouth
> and the MEDITATION of my heart Be acceptable in Your sight, 
"O Lord, my
> strength and my redeemer." Mazmur 19:14 Mudah-mudahan 
Engkau berkenan akan
> ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung 
batuku dan penebusku.
> 
> Rick Warren, penulis buku The Purpose-Driven Life, menulis: 
"Kekhawatiran
> adalah apabila Anda memikirkan sebuah masalah 
berulang-ulang. Akan tetapi
> apabila Anda merenungkan firman Allah berulang-ulang, itu 
berarti Anda
> bermeditasi. Maka jika Anda bisa merasa khawatir, berarti 
Anda pun bisa
> bermeditasi!"
> 
> Semakin sering kita merenungkan firman Allah, semakin tidak 
perlu pula kita
> khawatir. Dalam Mazmur 23, Daud merenungkan Sang 
Gembala Agung, sehingga ia
> tidak  merasa khawatir. Di kemudian hari, Allah memilih Daud 
untuk
> menggembalakan umat-Nya (Mazmur 78:70-72). Allah 
memakai orang-orang yang
> dengan jujur berkata, "Tuhan adalah gembalaku"
> 
> Pada saat berdoa kita berbicara kepada Allah sedangkan 
pada saat kita
> bermeditasi Allah berbicara kepada kita. 
> 
> Dan tanyalah kepada diri sendiri kapankah Anda terakhir 
kalinya mau
> meluangkan waktu sejenak khusus untuk mendengarkan 
suara-Nya Dia yang lembut
> dan penuh kasih ?
> 
> Maranatha
> Mang Ucup
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage: www.mangucup.net
>






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke