--- Alvin Daniel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > > > Aris: > > > > Mas Alvin, saling nasehat dan menasehati serta > amar ma'ruf > nahi munkar itu merupakan kewajiban umat Islam. Aris > bilang > jika aris kurang sreg dengan cara FPI. Tapi yang > aris lakukan, > mencela, menghujatnya? Aris harus bagaimana? Nasehat > pasti > sudah dilakukan pada mereka.... Bila ingin FPI > tidak melakukan > itu, plis polisi melaksanakan fungsinya dengan baik. > Penegakan > hukumnya. > > > > Aris lebih memilih tanpa kekerasan untuk > mewujudkan > impian aris. Dilematisnya aris, mereka adalah sesama > muslim. > Saudara aris. Bila mas punya saudara kandung > misalnya yang > dia berbeda dengan mas (mungkin dalam banyak hal), > apa > yang mas lakukan? > > > > Sedang persaudaraan dalam Islam ikatannya bahkan > bisa > melebihi ikatan darah. > > AD:wow amazing... > apakah sesama muslim artinya kebal hukum? > masalahnya polisi aja takut tuh sm mereka...preman > harus > dilawan dgn preman, survivor of the fittest. > saya punya banyak perbedaan dgn teman dan saudara2 > saya, > tapi tidak pernah maalah perbedaan harus menjadi > pemecah > belah...dan tidak ada satupun yg memaksakan > kehendaknya > diatas kepentingan org banyak. > Aris : So,maaf, sepahaman aris mereka bukan preman. kalau dihadapi dengan preman, bukannya malah situasi makin kacau. Penegakan hukum harus jelas... tapi hukum siapa? Polisi sendiri suka melanggar hukum juga bukan, yakni dengan tidak melakukan kewajiban dan tugasnya sebagai polisi itu kan melanggar hukum? SBY melanggar UUD 45 pasal 33 juga karena menyerahkan Freeport dan Blok juga pada pihak asing dan tak memihak pada rakyat. Dan memprivasi air dll. Membuat pendidikan mahal, berarti bertentangan dengan pasal 30. Well... so, please open your eyes. Kita dilematis bukan. Mas mau mengadu pada siapa, kalau aris masih punya harapan dengan syariat Islam dan Allah. > > Aris: > > Menurut mas Alvin, Aris harus bagaimana? > > AD: jalankan ibadahmu, agamamu, dan syariatmu....and > never > intimidate the others who are different from you. > fullstop! Aris: MAs Alvin, exactly, absolutly, itu yang aris inginkan. dan Islam mengatur seluruh aspek kehidupan. Tak hanya wilayah privat tapi juga publik. Jadi biarkan aris memimpikan untuk bisa kesana. > > > > Aris: > > Mas Alvin, Mohon maaf... pahamilah aris dan > hampir seluruh > umat Islam dalam kondisi dilematis. Kita pada > sama-sama > dilematis, baik muslim dan non muslim. Sedang umat > Islam, > hendaknya setiap hidupnya disandarkan pada syariat > Islam. > Umat Islam memecahkan masalah dengan syariat Islam. > saat > ini, kita tidak bisa melakukan hal itu. > > > > Tak ada satu pemimpin yang bisa kami pegang > kata-katanya > layaknya Paus bagi umat Nasrani, untuk memecahkan > berbagai > masalah dan menyatukan kami. Aris berharap khilafah > dan > syariat Islam terterapkan, sehingga semua > permasalahan > dilematis yang kami hadapi bisa setidaknya > terpecahkan. > > > > Umat Islam dalam kondisi dilematis, kebingungan > crowded, > bisa jadi mereka melakukan hal-hal yang bisa jadi > seharusnya > mereka tidak lakukan sebagai ekpresi untuk lepas > dari > kegerahan semua masalah ini. So, posisi kita sama > mas. > > > > Mas Alvin, sungguh... karena ajaran Islam dan > aturan syariat > Islamlah, yang membuat aris menghargai sesama muslim > yang > berbeda sekalipun dan umat non muslim. Oleh karena > aris > sangat bersyukur pada Allah. > > > > AD: hahaha....Paus? > weew....he's a politician...and politicians > are......hhmmm.... > sekali lagi, syariat adalah untukmu bukan untuk > publik, tidak > bisa dipaksakan bahkan ke sesama muslim... > apalagi yg non-muslim... > syariat adalah hubungan pribadimu dgn allah... Aris : Jawaban idem diatas. Syariat Islam berbeda dengan agama lain. Syariat Islam tak hanya mengatur wilayah privat, kalau ada agama lain mengatur aturan publik itu pun hanya terbatas pada hal tertentu saja.. salam, aris > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat > Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in > Commonality & Shared Destiny. > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA > (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg > akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: > [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: > [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > [EMAIL PROTECTED] > > > > > pustaka tani nuraulia __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

