Lingkar Separatis Negara Kanguru


      Kedok sejumlah anggota parlemen Australia pendukung Organisasi Papua 
Merdeka terungkap. Di DPR, berbagai dokumen, khususnya yang terkait dengan 
pemberian visa kepada 42 warga Papua di Australia terus ditelusuri. Menurut 
Effendi Simbolon, anggota Fraksi PDIP, data yang dikumpulkannya bersama 
teman-temannya di DPR ini, bisa mematahkan argumen Australia tentang para 
pencari suaka asal Papua ke Australia. Kekhawatiran tentang bermainnya LSM 
Australia dan sejumlah simpul partai di Australia di Papua juga dikemukakan 
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. Bahkan, mantan Wakil Gubernur Lemhannas 
ini mengaku telah mengantongi nama enam LSM lokal yang selama ini bermain di 
Papua. Meski tak menyebut nama LSM tersebut, Juwono mengimbau agar keenam LSM 
tersebut membuka diri tentang asal pendanaan kegiatan mereka. Bahkan, Juwono 
mengancam akan melakukan audit jika mereka tidak transparan. Sikap pemerintahan 
John Howard pun melunak. Pekan lalu, Howard terang-terangan mengaku berencana 
meninjau ulang pemberian visa bagi ke-42 orang warga Papua. "Apa pun hasil dari 
tinjauan itu, kami akan terus memenuhi kewajiban internasional kami dan juga 
akan tetap menaruh hormat pada pentingnya hubungan antara Australia dan 
Indonesia," kata Howard.

      [Nasional, Gatra Edisi 22 Beredar Senin, 10 April 2006] [ Print | Email ]
     
        


-- 
----------------------------------------
I am using the free version of SPAMfighter for private users.
It has removed 0 spam emails to date.
Paying users do not have this message in their emails.
Try www.SPAMfighter.com for free now!


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke