Ya Indonesia saya kira juga sudah berteman dengan kapitalis bukan? Tapi orang yang dilevel "atas doang". Atau kaki tangan kapitalis. ^_^ Buktinya revisi UU Naker adalah bentuk keterpihakan pada pemilik kapital. Nggak peduli dengan rakyat dan nilai religius sama sekali. Agama hanya dipakai sebatas ritual semata, jadi sulit juga mas Alvin menyetarakan Indonesia negara religius. Klo warganegara Indonesia menjunjung religius dan moralitas harusnya RUU APP tidak ditolak dong. eh... lha yang nolak umat Islam sendiri, sangat unik bukan.
Kalau pemodal adalah raja, maka ya wajar dong yang makmur di Indonesia ya orang yang punya kapital. Sedang kenyataannya dimana pun, jumlah pemilik kapital atau jumlah raja hanyalah sedikit. Rakyat jelata yang mayoritas tentu saja adalah pelayan atau bahasa kasarnya budak begitu ya kira-kira (CMIIW). Korban atau dikorbankan, karena nggak punya kapital, termasuk saya sendiri. Korban yang tahu diri, sadar diri dan insaf he he he he.
Dan alamiahnya pemegang Kapital diatas awan, mereka butuh negara yang kaya sumberdaya alam sebagai bahan baku Industri kapitalnya dan memasarkannya di negara tersebut. Indonesia adalah tempat obyek sasaran kapital, bukan pelaku begitukah?, seperti Anda, mas Alvin. Anda adalah pelaku, bukan objek atau bahkan keduanya. terima kasih berbagi pendapatnya... menyenangkan berdiskusi dengan orang yang blak-blakan dan memahami konsep kapitalisme globalisasi.
salam,
aris
Alvin Daniel <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
--- In [email protected], aris solikhah
wrote:
>
>
> MAs Daniel,
> terus terang, saya apresiasi terhadap lontaran pendapat mas
yang kritis sekali. Untuk terkait komunis-sosialis, kita memang
perlu ektra hati-hati untuk membahasnya, sebab bisa jadi ini
juga merupakan adu domba. Who knows?
*** adu domba? embeerrr...
mancing di air keruh, siapa tahu ada reaksi keras, anarkisme
meraja lela, dan koruptor tetap amaannnn.....
saya tidak peduli tentang komunisme, apalagi sosialis...karena
mereka bukan aliran terlarang (seperti propaganda amerika),
mereka berpihak ke kaum tertindas agar bangkit.
tetapi pasti kaum kapitalis punya senjata kuat kenapa
pendukung komunis bisa hancur lebur. ***
>
> Sedang untuk menggenalisir PKS adalah kaki tangan Golkar
Seperti perkataan mas dan analisa sepetar PKS ah.. ntar dulu
terlalu mudah menyimpulkan untuk demikian. Hanya saja aris
tertarik membatasi dengan analisa mas Alvin mengenai
komunis.
*** hahhaaha...siapa sih yg tidak berkawan dgn Golkar?
PDI yg jelas2 diberangus di tragedi 27 Juli pun masih berkolega
dgn golkar...PKS itu partai baru, daripada memusuhi golkar dan
sudah pasti kalah, lebih baik berkawan kan? tetapi berbeda visi
aja dgn golkar...you know lah***
>
> Menurut mas Alvin, komunis itu sejatinya masih hidupkah di
Indonesia? Pergerakan buruh yang demikian dahsyat
akhir-akhir ini (terlebih dipicu revisi UU Naker) bukankah itu
merupakan indikator bahwa (sosialis atau komunis atau
campuran keduanya) sedang bangkit kembali? CMIIW
*** untuk apa menuduh buruh yg berdemo kemarin itu dgn
aktifitas komunis?
apa komunis HARUS identik dgn buruh dan petani?
semua orang, termasuk saya yg bukan simpatisan komunis
akan berontak ketika dijajah...ada aksi dan reaksi.
belanda ngacir dari indonesia juga dengan perjuangan petani
dan buruh plus cendekiawan, apa mereka masuk kategori
komunis?!***
>
> Menurut mas, Murnikah aktivitas massa buruh dimana-mana
itu yang terlihat nampak sedikit anarkis juga?
*** anarkisme itu cuma 'adverse effects' dari kekecewaan...
di Paris, yg terkenal dgn isu demokrasi malah lebih rusuh dari
jakarta kan waktu demo buruh dan mahasiswa?
kalau mau cari2 aktifitas anarkisme gak usah lihat buruh, yg
sering ngacak2 klub malam dan pendukung RUU APP itu juga
anarkis kan di gedung AAF minggu lalu?bahkan salah satu
prajurit polisi kena getah mata nya bocor tersambit batu.
murni tidak murni saya tidak bisa memprediksi, tapi itu sebuah
bentuk kemarahan akan nasib tertindas ***
>
> Aris teringat suatu pesan (lupa dari siapa) kalau kapitalisme
itu sudah meraja dan menampakkan kebrobrokannya maka itu
merupakan potensi untuk tumbuhnya dua kekuatan yakni
Komunis -sosialis atau Islam. Selama ini pasca perang dunia I
dan II sosialisme-komunisme mengiringi kapitalisme dan
mereka nggak bertahan lama. Sedang Islam belum pernah ada
yang nyoba.
*** lah kenapa dihubungkan dgn islam?
kita lagi ngomongin kapitalis loh...
islam belum ada yg nyoba karena selalu dihadang oleh
kekuatan dunia barat. lihat saja dunia arab, jadi temen tidurnya
amerika kan? kecuali iran dan palestine yg tetap melawan.
kalau mau coba, silahkan dunia islam menciptakan teknologi
dan sistem kenegaraan yg lebih maju dari dunia barat.
kemajuan teknologi barat akan mesin, SDM, kedokteran,
science, weaponry, dan pendidikan sudah diatas angin
terhadap dunia islam...
iran itu satu2nya negara islam musuh barat yg punya teknologi
nuklir, makanya skg lagi disusun rencana buat ngerjain iran
supaya reaktor2 nuklirnya ditutup.
buktikan bahwa islam lebih maju, maka dunia barat dan
kapitalisnya akan mundur secara otomatis ***
>
> Kira-kira terhadap pendapat atau pesan tersebut bagaimana
analisa mas Alvin.
>
> Oh... ya mas Alvin, anda sendiri bagaimana sikap anda
terhadap kapitalisme global? Apa solusinya dari jeratannya?
*** saya ini antek kapitalis, saya memakai produk2 negara
kapitalis, saya suka holiday ke negara kapitalis, saya
menerapkan sistem kehidupan kapitalis, dan saya bekerja di
perusahaan kapitalis...
kapitalisme apa yg menjerat? saya tidak merasa terjerat...
kamu sebaiknya pelajari dulu teori kapitalisme, baru deh bisa
melawan...
kapitalisme itu mengedepankan prinsip 'yang punya duit akan
punya kuasa, pemodal adalah raja'...sistem conveyer belt
manusia, organisasi hierarkis, dan tentunya kemewahan
duniawi.
nah sekarang kamu lihat kan kenyataanya, bahwa indonesia yg
semi kapitalis ini justru mengaku religius tetapi tidak memihak
buruh.
tidak akan ada ruginya berkawan dgn antek kapitalis selama kita
bisa mengimbangi intelegensia mereka, alias jgn sampai kita
lebih bodoh dari mereka.
silahkan lihat singapore, antek kapitalis nomer satu di asia
tenggara, negaranya damai, aman, tentram, tanpa konflik
religius, korupsi minor, dan rakyat yg sebagian besar hidup
makmur .
sekian ***
>
> Mohon pencerahan terima kasih
> salam,
> aris
>
>
>
>
>
> Alvin Daniel wrote:
> palu arit, sebenarnya simbol itu tidak segitu menakutkan
seperti
> kampanye yg selalu digembor2kan Suharto.
> itu cuma simbol perjuangan rakyat miskin, petani, dan buruh...
> memang dipersenjatai sebagai militan oleh CC.
>
> kok dibuat sedemikian rupa sehingga seolah2 musuh islam
di
> era tahun 1966?
> padahal simpatisan komunis di indonesia jelas2 umat
> islam...malah dipenggal dan disiksa.
> hebatnya konspirasi CIA dan Harto sehingga sebagian besar
> umat islam kita rame2 mengganyang komunis, meskipun
> tetangga sebelah rumah.
> di negara2 eropa, partai2 sosialis masih banyak dan tidak
> dilarang...bahkan rakyat sana tidak berpikir bahwa partai
> sosialis bisa menjadi komunis dan bisa menjadi musuh
agama
> dan negara.
>
> Harto tidak pernah berpihak agama manapun, dia punya faksi
> sendiri...umat islam di aceh dibantai, di papua yg kristen juga
> kena getahnya...rekan2 sebisnis nya juga jelas2 orang islam,
> kristen dan konghucu...bahkan kerusuhan mei juga etnik cina
> kena getahnya...mahasiswa triskati yg gugur itu juga anak
> petinggi negara.
>
> kenapa rakyat indonesia masih gampang dibodohi? oleh isu
> komunis pula?
>
> bangun wooiii....banguunnnnn, hari gini...please deh.
>
>
>
>
>
>
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
pustaka tani
nuraulia
---------------------------------
Celebrate Earth Day everyday! Discover 10 things you can do to help slow climate change. Yahoo! Earth Day
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

