MAs Dede,
Monggo silakan saja, itu hak dan pilihan anda. PIlihan
mas yang aman dari kekhawatiran tak bisa adil. Adil
disini bukan masalah rasa cinta (karena rasa cinta
sulit diukur dan masalah hati). namun adil ditimbang
secara kewajiban biologis dan pemenuhan kebutuhan
nafkahnya pada para istrinya.
Btw...sebenarnya saat itu Ali ingin berpoligami hanya
saja, RAsulullah melarangnya karena putri tercintanya
yakni Fatimah, memohon pada Rasulullah dan
mengadukannya masalah keinginan ALi tersebut. selain
itu karena wanita yang ingin dinikahi Ali adalah
putri Abu Sufyan (musuh RAsulullah) meski sang putri
sudah masuk Islam. Poligami mubah, jadi silakan saja
kalau pun mas Dede mau poligami. Itu pilihan mas namun
tetap saja tak akan mengubah hukum poligami dalam
Islam.
MAs Dede,
Sepahaman aris, berakhlak islami bagian dari
pelaksanaan syariat Islam. JAdi berakhlak islami
termasuk dalam syariat Islam. JAdi syariat Islam
yang mana yang mas tolak?
IMHO, Mungkinkah mas Dede itu sebenarnya tak menolak
syariat ISlam, namun hanya menolak atau tidak mau
melaksanakan beberapa bagian dari syariat Islam saja?
Atau hanya menolak formalitas syariat Islam? Tentu ini
berbeda dengan menolak syariat Islam secara totalitas.
Karena Sepahaman aris, hanya orang kufurlah yang
menolak syariat Islam seluruhnya. Kalau dia beriman
Allah sebagai Tuhan dia dan masih melakukan shalat,
lha shalat aja termasuk syariat Islam dalam hal
beribadah. Jadi mungkin dia tak menolak syariat Islam.
Hanya...tak mau melaksanakan hukum yang lain atau tak
mau Si diformalkan. Ini berbeda dalam timbangan aris.
CMIIW
--- Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> aris,
>
> saya pengikut ali bin abi thalib yang monogami.
> dia cuma menikahi dan mencintai fatimah seorang.
>
> ketika ali hendak dijodohkan lagi dengan wanita
> lain,
> kanjeng nabi naik ke mimbar mesjid dan berpidato
> menolak perjodohan itu.
>
> kanjeng nabi dan nabi-nabi lain memang menikah,
> berpoligami dan beranak pinak. tapi kita cuma
> manusia
> biasa, bukan nabi. susah bersikap adil
>
> dulukan ahlak ketimbang syariah.
>
>
>
> At 08:06 PM 4/23/06 -0700, you wrote:
>
> >MAs Dede,
> >Anda dan saya adalah sama-sama muslim, Sumber hukum
> >kita sama Al Quran. dan dalam Al Quran
> diperbolehkan
> >seorang suami menikah lebih dari 1 dan maksimal 4.
> >RAsulullah dan para shahabat melakukannya. Mereka
> >adalah orang-orang mulia. adakah dalil yang
> >mengharamkannya? Atau menolak poligami itu hawa
> nafsu
> >kita yang tak ingin terikat dengan syariat Islam?
> >
> >Kalau saya menurutkan perasaan dan hawa nafsu saya,
> >maka saya akan menolak memakai baju muslimah,
> shalat,
> >ibadah, syariat Islam lain dan termasuk hukum
> >poligami.Namun saya tak menolak hukum poligami,
> karena
> >Allah telah membolehkannya. Meski selintas
> ditimbang
> >rasa kelihatannya ada mudharatnya, namun saya
> percaya
> >pada Allah bahwa semua hukumnya mengandung manfaat.
> >Hanya saja akal manusia tak bisa menjangkaunya.
> >
> >BAgi aris, poligami jauh sangat mulia daripada jadi
> >istri selingkuhan (zina), pelacur, kumpul kebo,
> atau
> >aktivitas zina lain. Bayangkan,anak perzinaan
> kemana
> >hendak dia menyebut ayah dan mendapatkan setidaknya
> >kasih sayangnya.
> >
> >Disitupun perempuan dimuliakan dengan ijab kabul
> >(membaca syahadat, mahar dll). Ijab kabul bukanlah
> >kontrak sosial seperti versi para kesetaraan
> gender,
> >tapi mishaqan Ghalizan (sebuah janji yang amat
> sangat
> >berat)seumur hidup, janji pada Allah. Perempuan
> juga
> >menerima mahar. Sedang pelacur?
> >
> >Tentu saja, kalau mas Dede mau poligami timbangkan
> >diri Anda bisa berbuat adil tidak. Kalau pun tidak
> mau
> >poligami maka janganlah mas memburukkan perbuatan
> >poligami yang dilakukan orang lain. Bisa jadi
> mereka
> >orang yang lebih bisa adil dibanding Anda. Toh
> >hukumnya bukan haram.
> >
> >Mbak Free (maaf saya lupa nama asli Anda)
> >Klo tidak salah Anda bukan muslimah... jadi aris
> tak
> >memaksa mbak untuk menerima poligami, tapi mohon
> >jangan membuat citra buruk bagi orang yang
> melakukan
> >poligami. itu adalah pilihan hidup orang dan
> masalah
> >pribadi RT orang lain. terima kasih
> >
> >salam,
> >aris
> >
> >--- Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > >
> > >
> > > tempo hari saya menonton film "berbagi suami"
> yang
> > > lucu
> > > minta ampun.....
> > >
> > > ada tokoh pak haji yang gemar membuat kejutan
> buat
> > > isteri
> > > dan anaknya, bahkan sampai ke liang kubur.
> > >
> > > sewaktu sakit terkena stroke sebelum meninggal,
> > > ketika
> > > baru bisa bicara. kata-kata pertama yang keluar
> > > dengan nada
> > > pelo ditujukan kepada nadim anak dari isteri
> pertama
> > > sambil
> > > gemetar mengacungkan jari manisnya adalah: atu
> > > aja.... atu aja....
> > >
> > > nadim: apa maksudnya, bah?
> > > pak haji: (dengan susah payah) kalau punya
> isteri...
> > > atu aja... pusing....
> > > nadim: (sambil tersenyum) abah baru bisa ngomong
> kok
> > > yang
> > > diomongin soal itu.
> > >
> > > "berbagi suami" benar-benar sebuah film yang
> dibuat
> > > dengan
> > > riset yang dalam......
> > >
> > > salam,
> > >
> > >
> > >
> > > At 10:57 AM 4/21/06 -0700, you wrote:
> > > >Aris... Aris...
> > > > Semoga di suatu masa Anda keinginan mulia
> Anda
> > > menjadi salah satu dari
> > > > 4 istri yang dimiliki suami terwujud. Atau
> mungkin
> > > Anda sudah mengalami
> > > > masa itu?
> > > >
> > > >aris solikhah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > > MAs Ambon yang baik,
> > > > Rupanya mas agak malas membaca dibawah
> padahal
> > > ada jawabannya dibawah
> > > > Aris coba ulaskan dari bawah :
> > > > Saat mempelajari Al-Islam lewat Al-Quran
> > > terjemahan berbahasa
> > > >Jawa
> > > > > itu, Kartini menemukan dalam surat
> Al-Baqarah
> > > ayat 257 bahwa
> > > >Allahlah
> > > > > yang telah membimbing orang-orang beriman
> dari
> > > gelap kepada cahaya
> > > > > (Minazh-Zhulumaati ilan Nuur). Rupanya,
> Kartini
> > > terkesan dengan
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
>
>***************************************************************************
> > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat
> > > Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in
> > > Commonality & Shared Destiny.
> > > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> > >
>
>***************************************************************************
> > >
>
>__________________________________________________________________________
> > > Mohon Perhatian:
> > >
> > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung
> SARA
> > > (kecuali sbg otokritik)
> > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali
> yg
> > > akan dikomentari.
> > > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > > 4. Satu email perhari:
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > > 5. No-email/web only:
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > > 6. kembali menerima email:
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> >pustaka tani
> > nuraulia
>
=== message truncated ===
pustaka tani
nuraulia
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Cultural diversity | Indonesian languages | Indonesian language learn |
| Indonesian language course |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "ppiindia" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

