bung irwan
  
  kalo di milis ini jangan yang serius-serius lah...cape...yang ringan-ringan saja...sekedar intermezzo....

  salam
  iwan
 
irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Adegium di bawah memang cocok untuk sikap pesimis atau sekedar joke..
Tapi kalau diyakini sebagai kebenaran ya gak cocok donk, bos.. :-)
Karena kalau logikanya begitu, berarti kita tidak perlu punya UU sama
sekali..
toh cuma untuk dilanggar (bukan musholla) saja.. :-P
Gak gitu kan bos..

CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

On 5/23/06, Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> saya punya adagium yang sudah dianggap lazim di negeri kita ini, adalah
> peraturan dibikin memang untuk dilanggar, dan yang melanggar biasanya yang
> paling ngerti hukum, lihat saja hakim narkoba jual beli narkoba, polisi
> narkoba ikut make narkoba, jaksa tipikor ikut terima suap, anggota dpr anti
> KKN, gemar terima amplop....
>   jadi semakin banyak perarturan (baca : undang-undang) memang semakin
> orang kepingin melanggar.........peraturan di negeri ini dibuat bukan untuk
> dipatuhi, tetapi dilanggar...kalo bisa dibikin susah kenapa dibikin
> gampang...inget iklan rokok di televisi.....he...he
>
>   salam
>   iwan
>
> irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   Cara berpikir Mas Iwan (namanya mirip) rancu tuh meskipun saya (Insya
> Allah
> berusaha) memahami mau ke mana arahnya.. :-)
> Kalau setelah satu aturan (baca: UU) disahkan lalu masih terjadi
> pelanggaran
> itu diantaranya disebabkan 2 hal:
>
> 1. Orang" tersebut tidak tahu ada aturannya (masa sih)..
> 2. Orang" tersebut memang tidak ambil pusing (masa bodoh) dengan
>     aturan tersebut. Abis enak sih.. :-p
>
> Salah satu contoh adalah adanya ajaran agama. Seseorang bisa saja
> tidak menjalankan larangan dalam agama karena satu dari 2 hal di atas.
> Dan kalau ada (atau banyak) umat yang melanggar ajaran agama bukan
> berarti ajaran agamanya yang pasti salah atau 'percum tak bergun' atau
> tidak manusiawi/sesuai dengan hasrat manusia/umat.
> Tetapi mungkin saja mentalitas umatnya yang perlu diperbaiki.
>
> Wallahu a'lam.. CMIIW..
>
> Wassalam,
>
> Irwan.K--- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > sejak disahkannya UU anti kekerasan dalam rumah tangga, semakin
> > > banyak perempuan atau istri yang mengalami kekerasan dalam rumah
> > > tangga dari para suami, ada yang disiram air keras, ada yang
> > > dipotong kelingkingnya, ada yang dibakar, ada di lukai kemaluannya,
> > > ada yang dicabutin giginya, bahkan ada yang sampai menemui
> > > kematiannya........kasihan sekali kaum perempuan yang mengalami
> > > nasib sial seperti itu....
> > >   bahkan untuk hal-hal sepele, misalnya sang suami cemburu
> > > berat....aneh jaman sekarang semakin banyak para suami yang 'nggak
> > > pede', lantas jadi cemburuan...dan terjadilah kekerasan....namun
> > > masih sedikit suami yang harus dipenjara karena melakukan kekerasan
> > > dalam rumah tangga...karena ternyata banyak istri yang kemudian
> > > tidak jadi menuntut sang suami, dan sang polisi malas meneruskan
> > > kasus tersebut sampai pengadilan...istilahnya cabut perkara...dan
> > > diselesaikan secara kekeluargaan....
> > >   di negeri ini banyak sekali undang-undang, termasuk undang-
> > > undang tentang larangan berjudi....tapi tetap saja judi dimana-
> > > mana...termasuk judi togel...
> > >   saya jadi khawatir...bila UU antipornograpi dan pornoaksi
> > > disahkan DPR...namun pornograpi tetap saja berkibar dimana-
> > > mana....ada yang mau bertaruh sama saya ?
> > >   lihat saja nanti ya....
> > >
> > >   salam
> > >   iwan


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




  SPONSORED LINKS
        Cultural diversity   Indonesian languages   Indonesian language learn     Indonesian language course
   
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS

   
    Visit your group "ppiindia" on the web.
   
    To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
   
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

   
---------------------------------
 



           
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great rates starting at 1&cent;/min.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




SPONSORED LINKS
Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke