Hemat saya isu "Kristianisasi" adalah suara buntutan dari bantuan yang 
diberikan oleh orang-orang Kristen kepada korban bencana alam yang beragama 
Islam di Indonesia. Tukang-tukang teriak ini lupa bahwa Indonesia pernah 
dijajah oleh Belanda yang Kristen selama 350 tahun, koq tetap saja jumlah 
penduduk Indonesia beragama Islam mayoritas, dan lagi penduduk pulau Bali 
tetap beragama Hindu. Malah ada pula penduduk Indonesia beragama Buddha. 
Yang hebat ialah waktu korban banjir Jakarta pada waktu dua tahun lalu 
diberikan super-mie, lalu dihebohkan bahwa para korban bencana alam 
dimurtadkan alias pindah agama. Masyaalloh, koq ada orang yang dikasi mie 
satu dua bungkus lantas pindah agama. Waktu tsunami di Sumatera Utara juga 
dihebohkan adanya orang-orang yang berubah agama alias dikritianiasikan. 
Apakah orang-orang Islam di Aceh begitu goblok sehingga mudah saja pindah 
agama? Tanyakanlah kepada GAM berapa penduduk Aceh yang pindah agama? Jangan 
hanya dengar bisikan MUI, karena selama masa DOM yang memakan korban jiwa 
manusia dan sekian banyak wanita Aceh diperkosa oleh TNI, mulut MUI membisu 
seribu bahasa.

Saya kira latar isu Kristianisasi ini, adalah usaha untuk menutupi ketidak 
mampuan menolong sesama umat lalu dipakai alasan macam-macam, seperti 
penjual  menjual obat koyok penyembuhkan seribu satu macam penyakit.

"......Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong 
kamu untuk berlaku tidak adil..." Demikian sebahagian dari QS 5:8. 
Selebihnya baca sendiri.

----- Original Message ----- 
From: "Alvin Daniel" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, June 28, 2006 7:53 AM
Subject: [ppiindia] Re: Kristenisasi, Islamisasi ibarat , dan Penjual kecap


masalah manusia pindah agama, entah itu kristen ke islam
atau islam ke kristen adalah hal yg manusiawi menurut saya...
itu adalah hak sepenuhnya yg menjalani, mau rugi atau tidaknya
juga dia yg mengalami.
jadi tidak pernah ada gunanya mengganti2/ memaksa orang
lain utk mengikuti agama yg kita anut, biarkanlah semua agama
berjalan masing2 dengan penuh toleransi tanpa memaksa/
mengancam satu sama lain...

jualan kecap kristen ala salah satu sekte di indonesia, berjalan
dengan sgt gencar dan kadang kurang ajar...mereka memang
banyak memberikan iming2 segala macam utk mendapatkan
pengikut...dan orang2 seperti mereka inilah yg sering membuat
keruh suasana...bahkan banyak menganggu pengikut kristen yg
lain...
karena mereka menganggap bahwa mendapatkan umat baru
berarti menyelamatkan org tersebut dari api neraka...nyambung
gak sich...

hhihihi....


--- In [email protected], "rio_armando89"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Setuju sama mas KM,
> Kristen maupun Islam memang bukan budaya asli bangsa
Indonesia. So,
> baik kristenisasi maupun islamisasi adalah sah2 saja
asalkan tidak
> disertai dengan kekerasan. Cuma masalahnya apakah hal ini
bisa
> diterima oleh kaum fundies di kedua belah pihak?
>
> Kaum fundies di kristen maupun islam itu ibarat 2 penjual
kecap yang
> sedang berlomba2 utuk memasarkan dagangannya.
>
> Namun, posisi penjual kecap cap 'kristen' vs. cap 'islam' saat
ini
> adalah 1-0. Buktinya, kristenphobia dengan slogan
'kristenisasi ala 1
> dus indomie' laku keras di kalangan fundies kedua (bisa
disaksikan
> dimilis2 ini).
>
> Sebaliknya bila ada cerita/hoax seperti padre/pendeta
memeluk islam,
> mantan suster Irene Handono, Artis2 pindah islam malah
dibesar2kan dan
> kalo perlu disorot tv sekalian.
>
> Di sisi lain, fundies yang pertama bermain lebih elegan yaitu
dengan
> diplomasi. Namun, tidak sedikit juga yang memanfaatkan trik2
diatas
> demi menebalkan kocek. Isu2 seperti anak buya hamka
masuk kristen-lah,
> mantan kyai pindah kristen, dsb sudah menjadi makanan
beberapa kaum
> fundies kristen untuk menaikan pamornya diatas kristen2
lainnya. Wong,
> satu-satunya paramenter yang diimani oleh kaum fundies tsb
demi
> membuktikan kuasa Tuhan hadir di gereja-nya adalah berapa
banyak jiwa
> yang sudah berhasil dikonvertkan :)
>
> Well, selamat datang di negeri kecap hehehe...
>
>
>
>
> Salam,
> RIO
>
>
>
> --- In [email protected], "Kartono Mohamad"
<kmjp47@> wrote:
> >
> > Ikut nimbrung:
> > Kristenisasi, yang lebih diartikan sebagai mengajak orang
Islam untuk
> > menjadi Keristen sering dihembuskan oleh tokoh Islam,
meskipun di
> sisi lain
> > Islam juga ingin dan selalu berusaha mengajak orang
agama lain (termasuk
> > Keristen) untuk masuk Islam. Hal ini tidak hanya terjadi di
> Indonesia tetapi
> > juga di Eropa dan Amerika.
> > Di Indonesia agama sudah dijadikan alat politik dan
dijadikan urusan
> negara.
> > Sehingga soal mengakui suatu agama menjadi agama
"resmi" lebih bernuansa
> > politik. Buktinya mengapa Kong Hu Cu (yang oleh Cina
sendiri tidak
> dianggap
> > sebagai agama) sekarang diakui sbg agama resmi
Indonesia. Mengapa tidak
> > sejak dulu-dulu? Bukankah KHC sudah hadir di Indonesia
sejak kedatangan
> > masyarakat China ke Indonesia beratus tahun yang lalu?
Pengakuan KHC
> sebagai
> > agam resmi baru-baru ini jelas lebih bernuansa politik
daripada kepada
> > konsistensi terhadap gagasan meresmikan agama di
Indonesia dan definisi
> > agama yang dibuat oleh pemerintah Indonesia.
> > Akibat terlalu bernuansa politik, dan dibayangi oleh
tekanan-tekanan
> dari
> > mereka yang menggunakan agama sebagai alat politik,
maka yang diakui di
> > Indonesia hanya lima (kini jadi enam termasuk KHC).
Anehnya, semua yang
> > diakui adalah agama yang dibawa orang asing ke
Indonesia. Sementara
> agama
> > yang sudah ada sejak sebelum kedatangan agama asing,
tidak dianggap
> lagi.
> > Padahal katanya kita ingin mempertahankan identitas
Indonesia dari
> > pengaruh-pengaruh asing. Termasuk pengaruh Timur
Tengah. Selamat
> berdiskusi.
> > KM
> >
> > -------Original Message-------
> >
> > From: [email protected]
> > Date: 06/27/06 17:18:28
> > To: [email protected]
> > Subject: Re: Balasan: [ppiindia] Re: Konghuchu diakui
sebagai Â"agama
> > resmiÂ" . Bagaimana den
> >
> > Bung Alvin....
> > justru yang sering terdengar adalah 'kristenisasi' dan
bukannya
> 'islamisasi'
> > .bagaimana anda bisa mengatakan islam melakukan
infiltrasi, kalo orang
> > kristen yang melakukannya? itu memang iya..lihat yang
terjadi di
> aceh, belum
> > lagi di daerah2lainnya.
> > islam masuk ke negeri ini melalui cara yang damai dengan
disebarkan oleh
> > pedagang2persi sedangkan kristen didoktrinkan oleh
penjajah yang merusak
> > bangsa ini selama berabad - abad..
> >
> > Alvin Daniel <alvindaniel_net@> wrote: agama asli memang
sedikit2
> > hilang, hal ini diakibatkan oleh
> > agresi dan infiltrasi agama2 islam dan kristen ke daerah yg
> > belum terjangkau agar pengikut 2 sekte ini kian banyak...of
> > course banyak latar belakang poltisnya daripada sosialnya.
> > lihat saja orang indian, yg sudah dibantai habis2an oleh
militan
> > negara spanyol dan portugis menyebarkan katolik...
> > itulah mengapa agama2 semit tidak pernah akur karena
mereka
> > hobby sekali melakukan agresi dan expansi utk membuat
orang
> > lain seagama dgn mereka.
> >
> > --- In [email protected], Samsidar Situmorang
> > <samsid4r@> wrote:
> > >
> > > wah, berarti selama ini berarti agama asli berangsur2
hilang,
> > apalagi nenek moyang kita kan dijajah lama oleh Belanda
yang
> > membawa agama kristen dan Portugis yang membawa
ajaran
> > katolik...
> > > aduuh, kasihan pemeluk agama yang asli..
> > >
> > > RM Danardono HADINOTO <rm_danardono@> menulis:
> > > Setujuuuu, dalam arti, tiap penganut agama yakin,
> > agamanya berasal
> > > dari Tuhan, dan tidak memproklamasikan kepada semua,
> > semua penganut
> > > harus mengakui hanya ada satu agama yang berasal dari
> > Tuhan. Ini
> > > beda lhoo
> > >
> > > Salam
> > >
> > > Danardono
> > >
> > > --- In [email protected], "Lina Dahlan"
> > <linadahlan@>
> > > wrote:
> > > >
> > > > Kesadaran Bhinneka Tunggal Ika memang harus
> > dibangkitkan tapi
> > > > Anggapan hanya ada satu agama yang berasal dari
Tuhan
> > tak usah
> > > > dilawan. Biarin saja anggapan2 seperti itu. Toh masing2
> > didalam
> > > hati
> > > > penganut suatu agama akan punya keyakinan spt itu.
> > Karena itulah
> > > > mengapa mereka beragama A dan B. Kalu dilawan itu
> > artinya
> > > diajarkan
> > > > untuk bermunafik ria.
> > > >
> > > > Bhinneka Tunggal Ika itu kan juga berarti meskipun beda
> > Agama,
> > > beda
> > > > suku, tetap satu Indonesia.
> > > >
> > > > Tugas pemerintah dan bangsa adalah memahami dan
> > menghormati
> > > > perbedaan-perbedaan tsb. Tidak aneh kan kalo orang
Islam
> > > beranggapan
> > > > agama Islam satu2nya agama dari Tuhan. Orang Kristen
> > bilang hanya
> > > > melalui Yesus akan sampe ke Bapa. Orang Budha
bilang
> > hanya percaya
> > > > ajaran Sidharta yang akan menuju nirwana. Yang aneh
itu
> > kalo ada
> > > > orang Kristen bilang ajaran Budha paling bagus...or
agama
> > satu2nya
> > > > dari Tuhan...:-) ato sebaliknya.
> > > >
> > > > "Adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya"
> > > >
> > > > wassalam,
> > > >
> > > >
> > > > --- In [email protected], "RM Danardono
> > HADINOTO"
> > > > <rm_danardono@> wrote:
> > > > >
> > > > > Ya Batara, ini adalah tugas pemerintah dan bangsa
> > Indonesia,
> > > untuk
> > > > > membangkitkan kembali kesadaran bhineka tunggal
ika
> > kita, juga
> > > > dalam
> > > > > beragama.
> > > > >
> > > > > Terutama dalam upaya beberapa Islamist untuk
> > mendirikan negara
> > > > Islam
> > > > > alias Khalifah, maka kita harus tegakkan kesadaran ini.
> > > > >
> > > > > Bangsa kita terdiri dari saudara saudara beragam
Agama
> > dan
> > > Budaya.
> > > > >
> > > > > Bangsa ini harus bangkit melawan anggapan, hanya
ada
> > satu agama
> > > > yang
> > > > > berasal dari Tuhan.
> > > > >
> > > > > Semoga Tuhan melindungi bangsa yang bhineka ini.
> > > > >
> > > > > Salam
> > > > >
> > > > > danardono
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for
ridiculously low
> rates.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links








-- 
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.9.6/378 - Release Date: 6/28/2006




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke