Analisisnya bagus. Saya setuju. Bahkan kalau mau jujur, dan mau baca sejarah
Indonesia, sebenarnya syariat Islam ini justru adalah sumber malapetaka dan
kejatuhan bangsa.
Silahkan simak riwayat Majapahit, yang justru pudar pamornya ketika Islam masuk
ke nusantara. Begitu juga kesultanan mataram yang kewalahan menghadapi
kolonialisme akibat perpecahan dan lain sebagainya.
Jadi betul kata Buya Syafii, orang yan maksa-maksa syariat Islam adalah orang
yang ngak baca sejarah. Makanya bener juga si Adian Husaini yang bilang sejarah
Indonesia penuh dengan sejarah penerapan syariat. Yang tidak dia bilang sejarah
ini adalah melulu sejarah kegagalan....
Jadi apa mau gagal lagi...
asep mara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ikut
nimbrung, sebagai sharing informasi semoga menambah informasi.
dalam hal syariat islam sebagai wacana.
Dilematis memang kalau mencoba membuat keyakinan terhadap suatu hal yang
sudah menjadi persepsi umum sulit melihat nilai objektivitas.
Apalagi kalau kita menilai syariat yang disandarkan pada islam , yang
terbayang adalah menilai nabi dan mengkoreksi Alloh itu sendiri, suatu hal yang
sangat menakutkan dan sakral yang akhirnya bingung dan membingungkan apalagi
tidak terbiasa menangkap ajaran keagamaan dalam kesadaran total. (bisa memilah
persepsi maya dan persepsi nyata)
dalam hal ini saya ingin melihat pertimbangan syariat dalam persepsi analisa
bebas atau versi lain:
1. Suatu syariat yang diturunkan para rasul selalu berbeda kalaupun kesamaan
hanya dalam keesaan tuhan dan beberapa dosa besar terutama musrik.
2. Sariat islam hanya bisa diterapkan secara bijaksana dan terasa oleh umat
islam hanya pada jaman rosululloh setelah itu tidak terdengar syariat islam
dapat menjawab tantangan umat secara gemilang (jangan dikaitkan dengan
penguasaan daerah yang makin luas)
3. Tidak pernah ada kata sepakat dalam umat islam masa kini tentang syariat
islam itu sendiri kecuali dalam kasus terbatas
4. terlalu banyak dendam yang menutup nilai positip syariat islam sehingga
beban nama islam hanya akan menjadi kita akan bertafaruk selamanya seperti
halnya syiah dan suni
5. Islam hanya akan bisa ditemukan oleh orang ummi yang menggantungkan
segala sesuatunya hanya kepada Alloh bukan pada tulisan hurup.
6. Bahkan kalau ditanyakan keabsahan penulisan AlQur'an secara hukum (bukti
sumber, bukti pendukung sehingga menjadi kitab utuh) boleh ditelusuri
keberadaannya.Terlepas dari nilai luhur yang terkandung didalamnya
7 Dengan demikian warisan rosululloh sebenarnya kitabullah (hukum alam) yang
jelas kitabullah itu artinya keteraturan alam semesta dan keteraturan sistem
tubuh manusia yang sangat terjaga kerapihannya kecuali yang sudah dirusak
manusia dan otomatis memberikan reaksi.
8. Sunnati adalah tugas seorang rosul yaitu melihat dengan nyata bahwa alam
semesta dengan segala isinya adalan satu sistem atau ekosistem.
9. Syariat selamat hanya bisa diambil dengan mengacu pada sistem tunggal
tubuh sebagai sebaikbaiknya ciptaan Tuhan.
Somoga menjadi info tambahan tolong dilihat dari satu tuhan satu sistem satu
kemerdekaan berfikir yang siap bertanggungjawab atas perbuatan masing-masing
tanpa berlindung dari kemuliaan arang yang menjadi bayangan kita.
kenapa enggak menjadikan syariat tubuh manusia dalam posisi sebaikbaiknya
penciptaan sebagai sistem Negara baru boleh melihat peninggalan tulisan kitab
suci.
Wasalam
Asa
Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
countries) for 2ยข/min or less.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/