hey provokator...:-), Jangan mulai bawa-bawa agama ya? yang beginian tak mau ku ladeni..:-(
Soal budaya, Aku orang yang yang mau meleburkan budayaku kalau kalau aku tinggal di negara lain. Apalagi budaya jelek, lebur aja. Penjajahan itu bisa dimulai dari budaya. Masalahnya budaya itu sendiri apa seh? gitu lho. Mesti di dikotomi dulu. Buat saya agama itu bukan budaya, jadi gak usah di lebur. Kalo terjadi gesekan-gesekan dan akhirnya melebur, ya oke-oke saja. Itu proses alamiah namanya. Tapi, adalah niat menjadi orang Indonesia kalo emang mo tinggal di Indonesia. Kalau dah memang mau jadi WNI, ya belajar dong jadi WNI. Konsisten gituuu. salam budaya, --- In [email protected], "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mbak lina yg baik, > > 1. komentar mbak lina ttg suku tionghua ini cerminan buat umat muslim di > negara barat yg ndak mau melebur lho .... > > 2. jaman sekarang, di indoensia, apakahmelebur itu berarti ikut mayoritas yg > seang ebrislamisasi. lalu bagaimana ketika china kristen pakai koko dan > kebaya ? bukankah ada polemik baru, katanya ini kristenisasi gaya baru ? > > > 3. ada beda lho, melebur pol, totalitas, dengan menjadi bagian dari > indoensia, tapi tetap punya budaya sendiri. jsutru kalau budaya khas > dihilangkan, kita menghilangkan identitas sendiri. > > aku justru mendukung kalau suku tionghua tetap mempertahankan dan memelihara > budayanya (ini akan memperkaya budaya kita), namun juga bisa membaur dengan > berbagai suku yg lain. hasilnya, makanan indonesia kan banyak yg fusion > dari masakan china. iya nggak ? bakso, somay, mie, nasi goreng, dll banyak > sekali, jgn lupa lho. > > > 4. aku mendukung sikap negara yg ingin antara suku bangsa yg ada bisa > membaur secara damai, namun tetap memiliki dan melestarikan ragam budaya > masing masing. dan ini konteks yg ampang gampang susah. > > > 5. beberapa waktu yg lalu di milis ini, malah ada diskusi, orang islam > pengen bikin segregasi sosial, kepingin lingkungannya hanya ada orang silam > tok. orang agama lain silakan tinggal di cluster clurter tersendiri. nah, > kalo yg kayak gini, salah siapa hayo ?. > > > > salam, > Ari Condro > On 10/3/06, Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

