Syukron jazakillah khoir katsir mbakyu Lina. Saya salut jawabannya, dan  
demikian yang dimaksud  dalam titipan postingan tersebut. Saya kira isi temanya 
umum (universal). Sayalah meminta beliau untuk mengirim epos (energi positif) 
kata (nasehat)  untuk saya kalau bisa per minggu.  Beliau sudah saya anggap 
guru dan kakak. Kesediaan hati beliau untuk berbagi .....

salam,
aris


Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  --- In 
[email protected], "RM Danardono HADINOTO" 
 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > --- In [email protected], aris solikhah <fm_solihah@> wrote:
 > >
 > > Ada titipan dari seorang kakak, semoga bermanfaat
 > > 
 > > salam, 
 > > aris
 > > ---------------------------------------
 > > Rekan-rekan,
 > >   Bila setelah membaca tulisan ini anda merasa ada manfaatnya, 
 > mohon anda kirim ke sahabat, saudara, dan siapapun yang anda 
 kenal.  
 > Harapan saya semoga hal itu menjadi Tabungan Epos atau amal 
 kebaikan 
 > buat anda dan juga saya. Terima kasih
 > >    
 > >   Salam Epos
 > >    
 > >    
 > >   Jamil Azzaini
 > >   Inspirator; SUkses-Mulia
 > >    
 > >   Berbagi Cinta
 > >   oleh; Jamil Azzaini
 > >    
 > >   Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran anda? 
 > 
 > 
 > Nduk, gak semua hal dapat dibagi, kalo duit, sembako, celana 
 dalam, 
 > sih masih mungkin dipakai bersama, alias di bagi bagi, tetapi 
 kasih 
 > suami atau istri?
 > 
 > Salam
 > 
 > Danardono
 >
 
 Kasih, cinta...itu suatu yang immateri. Suatu yang berhubungan 
 dengan hati. Sulit sekali bicara soal hati ya? Seingat saya Nabi 
 SAWpun berpasrah diri kepada Sang Pemilik ketika Nabi harus adil 
 dalam hal hati?? cmiiw...
 
 Saya mencintai/kasih suami saya dengan cinta yang berbeda dengan 
 saya mencintai/kasih anak-anak saya, dan berbeda pula dengan 
 cinta/kasih yang saya miliki untuk ibu dan ayah saya, kakak2 saya. 
 Namun saya masih memiliki cinta buat saudara seiman saya yang juga 
 berbeda dgn cinta/kasih saya kepada semua umat manusia, sama-sama 
 mahluk Allah. Cinta itu dapat berbagi dan terbagi. Sebagaimana Cinta 
 Allah kepada umatnya. Cinta yg tanpa syarat. 
 
 Hmmm...Ketika saya mencintai suami, dapatkah saya 
 mencintai/mengasihi laki-laki lain?. Dapat saja! namun saya tak mau 
 membuka hati untuk itu. Jadi, tak terjadilah pembagian cinta itu. 
 Jadi intinya...mau kah kita membuka hati untuk berbagi. 
 
 wass.,
 
 
     
                       


Bila lidah kelu, tulisan menjadi perlu
Pena lebih tajam dari pedang
Tinta seorang  berilmu lebih mulia dari darah seorang syahid


  pustaka tani 
  nuraulia

 
---------------------------------
Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke