Banjir didaerah Jakarta sebetulnya dapat dihindarkan jikalau ada kemauan dan
ada disiplin pemerintah untuk melakukannya. Disini istilah mismanagement malah
tidak dapat dipakai. Istilah yg harus dipakai disini adalah No-maintenance.
Kali2 dan kanal untuk mencegah kebanjiran semua mampet dn achirnya kota Jakarta
merupakan swimmingpool karena air tidak dapat disalurkan keluar kelaut. Kalau
banjir terjadi dipantai laut ini mungkin karena aer laut naik - tetapi kalau
kota Jakarta letaknya jauh lebih tinggi dari laut jadi secara alami aer harus
dapat disalurkan keluar tanpa kesulitan.
Menurut saya jikalau pemerintah kota Jakarta tidak terlalu korrup didalam
pengawasan penggalian kanal2. Kemudian korrupsi ini masih dapat dikoreksi
jikalau ada maintenance. Perusahan perkapeling seharusnya ada maintenance team
tetapi saya kira semua dilepaskan kepada pemerintah kota yg tidak dapat
dipercaya.
Banjir Jakarta adalah mirror image mengenai keadaan pemerintahan negara ---
tidak ada maintenance dari yg lama dan tidak ada investment untuk masa depan.
Over-nationalisme dari jaman Sukarno dan over egoisme dari jaman Suharto
menghasilkan pemerintah dgn undereducated management yg tidak berpengalaman.
Ahli2 jaman Belanda seharusnya mendidik pengganti mereka sewaktu jaman Sukarno
[tetapi mereka diusir dan disuruh pulang keBelanda] dan pengganti dari generasi
Sukarno yg masih mengerti sedikit dari pengalaman kerja, kemudianpun diusir dan
diganti dgn uneducated people yg egoistic dan mencari penghasilan untuk kantong
dewek. Contohnya adalah presiden mereka dgn mrs 10% atau mungkin 15% dan
conco2nya yg mengobral Indonesia untuk kemewahan hidup OKB2 kota Jakarta.
Dari perkataan2 yg bertanggung jawab diJakarta kurang lebih sama dengan
mereka yg didepartemen Geologie Indonesia berkata tsunami Aceh tidak akan
terjadi lagi dilain daerah diIndonesia selama bbp ratusan tahun. Ini menurut
perhitungan saya adalah pembicaraan dari yg kurang berpendidikan sebab menurut
saya waktu itu gempah ini akan menjalar terus sampai keJawa selatan. [Achirnya
ini kan terjadi]
Memang kalau tidak bertanggung jawab untuk Jakarta kita dapat mengeluarkan
segala macem kritik [critics is cheap] tetapi kalau kita harus bekerja dgn low
educated management and noneducated crew - setiap system juga percuma.
Saya hanya dapat berkata good luck utk pres. SBY - he needs it a lot. Warisan
kesulitan akan bertumpuk selama puluhan tahun yad. Overhaul dari eksekutip
branch, judicial dan legislatip branch harus dilakukan. Mereka hanya duduk
ngopi,ngobrol dan kantongi duit.
Andreas
toufan tambunan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
sutiyoso terlalu sombong dengan perkataannya sendiri,
beberapa hari lalu di SCTV ditayangkan kembali rekaman perkataan Bang Yos
bulan november yang mengatakan Jakarta tidak akan mengalami siklus banjir 5
tahunan, hal ini melihat prediksi dari BMG..
but, kenyataannya.... banjir sekarang justru lebih besar dan lebih luas
jangkauannya..
selain itu pemerintah masih saja tidak belajar dari pengalaman bencana yang
pernah dilewati. karena sampai sekarang penanganan terhadap bencana dibangsa
ini masih morat-marit... bahkan untuk sebuah ibukota negara sekalipun,
sungguh memalukan,
atau memang Bang Yos terlalu sibuk ngurusin sertifikat buat burung, trus
bikin BUS WAY, atau karena tahun mendatang bukan jadi GUBERNUR lagi....
--
find me : http://topantambunan.blogspot.com/
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]