Saya nonton acara itu tadi malam, terdiam dan termangu Sama kaya pak ritonga... Dan akhirnya saya ganti channel... malu !!! Terus saya matiin tv, dan tidur setelah sempat mainin Warcraft III sebentar... Untung ndak mimpi kaya temen yang sempat ngungsi di rumah...
Dia mimpi tenggelam... Banjir selesai ? Masalah baru tidak hanya karena penyakit, tapi juga psikologis orang-orang yang ndak pernah kebanjiran... Ah.. untung saya matiin TV, kalo' ndak saya bisa mimpi ... -- jamur_kuping h4nafi[at]depkeu.go.id YM : h4nafi S 6.1976694 - E 106.864818 ________________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Lina Dahlan Sent: 07 Februari 2007 8:43 To: [email protected] Subject: [ppiindia] Re: BMG: Tidak Ada Istilah Siklus Banjir 5 dan 30 Tahunan = SUTIYOSO BOHONG hmm..jadi yang ada sebetulnya "siklus hujan" dong. Berarti berapa banyak air yang akan datang ke Jakarta, BMG dah tau. Dan seberapa besar kemampuan Jakarta (+atributnya) mampu menampung air tsb jg dah bisa diperhitungkan. Makanya BMG bisa meramalkan akan terjadi banjir di Jakarta. Pemerintahpun dah tau itu. Menurut pak Ritonga (Orang ketiga di pemda DKI yang bertanggung jwb soal banjir), yang semalem ada diacara "Jakarta Terendam, Siapa Peduli" di RCTI, mengatakan Pemda DKI sudah mensosialisasikan berita tsb agar masyarakat bersiap-siap dan mengantisipasi. Tapi anehnya persiapan Pemda DKI sendiri gak maksimal. Faktanya banyak yang tidak mendapatkan bantuan, kurangnya aparat, kurangnya perahu karet. Pak Ritonga sudah menyediakan perahu karet 2500 buah, dan itu nyatanya tidak cukup karena terlalu besarnya daerah Jakarta yang kebanjiran. Wis ... disabet sama presenter RCTInya,"mengapa gak dibeli lebih banyak lagi, pak? Kan dah tau mo ada banjir besar..ya beli yang buanyak dong...kita dah belajar dari tahun 2002. Di tahun 2002 perahu karet gak terlalu bermasalah..mengapa sekarang bermasalah, mengapa tidak betul2 dipersiapkan, apa Busway itu menjadi prioritas utama??". Kasiannya pak Ritonga tidak bisa menjawab dan terdiam!!! Diujung2 acara sepertinya pak Ritonga menjadikan "budget" sbg salah satu halangan. Memang dibutuhkan banyak uang tuk membangun infrastruktur di Jakarta. Makanya, lokalisasi saja perjudian itu biar penjudi2 Indonesia gak perlu lari ke Malaysia kalo cuma mau berjudi...:-). Penjudi itu banyak membawa uang lho ke Malaysia tuk berjudi, maksute buang2 uang ke Malaysia. Tapi kalo uang tsb kemudian dikorupsiin lagi ama orang2 di pemda DKI, ya udah..tunggu Jakarta disapu tsunami aja. Siap2 ibu kota negara Indonesia di pindahken..ke... wassalam, --- In [email protected], Aldian_Ikhsan_Hakim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Halo, saya dari PPI malaysia, saya ikut milist ini... > > saya fwd berita ini ke Milist di Universitas saya... > ada tanggapan dari > temen saya.. bernama Andri.. > > silahkan di baca, semoga bermanfaat. > > ***************************** > Hanya untuk referensi saja..di dunia civil engineering > sebenarnya siklus > banjir itu ada..cuma pengucapannya aja yang tidak > tepat..jadi yang > dihitung sebenarnya itu siklus hujannya..apakah 5 > tahunan, 10 tahunan > ato 50 tahunan. Kalau penggunaannya di hidrologi untuk > memperkirakan > debit air nya, klo bangunan onshore misalnya dipakai > untuk siklus gelombang. > > Dari sini didapat data2 yang dibutuhkan untuk > membangun infrastruktur > sipil, misal jembatan, pelabuhan, gorong2, dll..jadi > "kasaran" nya kalo > data hujan ada, dimensi strukturnya bisa dianalisa. > > Masalahnya adalah, saat bagunan itu selesai dibangun > tidak ada > maintenance nya, atau bangunan itu dikorupsi sehingga > spesifikasinya > tidak sesuai dengan desain awal. Kalo maintenance > tidak ada, kedalaman > saluran yang misalnya 10 meter, akibat sedimentasi > (lumpur yg mengendap) > tinggi saluran akan berkurang misal jd 4 meter, > jadilah airnya meluap, > sampah2 yang dibuang warga ke saluran air jg salah > satu faktor penting. > Dan yang penting apakah saluran/bangunan itu didesain > untuk mampu > menampung curah hujan 5 tahun an, 10 tahunan, ato 50 > tahunan. Kalo > desain awal 50 tahunan, tp dikerjakannya untuk curah > hujan yang 5 > tahunan saja...barulah korupsi. > > Diperhatikan jg, kondisi laut...apakah saat itu sedang > pasang, soalnya > sungai mengalirnya ke laut kan. Kalau misal tinggi > permukaan laut lebih > tinggi dari sungai..air sungai ga bisa keluar ke laut, > tp dari bogor > terus mengalir..jadilah jakarta danau. > > Maap ya klo kepanjangan. > > . > > > Andri Kusbiantoro > MSc Civil Engineering > Universiti Teknologi Petronas > > ********************************* > > Lina Dahlan wrote: > > > > Ada or tidak adanya "siklus banjir 5 tahunan" gak > penting lah. Yang > > penting adalah sudah sejauh apa pemda DKI Jakarta > mengantisipasi > > banjir dari tahun ketahunnya? Ada perbaikan kah atau > malah > > kemunduran ? Kalau kali ini banjir semakin parah, > berarti kan ada > > kemunduran. Ngapain aja belio??? > > > > Bangun air mancur Thamrin sampe 17milliar (?). > Bangun 1 buah halte > > busway 2miliar. Itu katanya katanya sih. Saya > sungguh gak ngerti > > duit segitu kebanyakan ato gak buat project tsb? > > > > Oh ya..waktu saya nonton liputan banjir di RCTI, > yang diliput adalah > > daerah Kampung Melayu (yang langganan banjir). Salah > seorang > > pengungsi diinterview,"kok masih mau tinggal di sini > walau tiap > > tahun kebanjiran, kan pemerintah mau buat rusun? kok > gak mau tinggal > > dirusun nantinya?" Kata ibu tersebut "emang kita2 > gak mau tinggal > > dirusun, maunya diganti uang aja". > > > > Dengan informasi terbatas spt itu, saya bingung > jadinya. "Susah juga > > ngatur penduduk yang bandel ya?"...:-) > > > > Seorang temen yang dari negeri sono juga terbingung2 > melihat rakyat > > INdonesia yang nampaknya 'pasrah' dan tidak mau > 'komplen' kpd > > pemerintahnya. Sudah sering kejadian kayak gini, kok > malah kayaknya > > gembira-gembira aja ngungsi ke Mesjid, > berenang-renang, main banjir, > > yang lain nontonin banjir. Lampu mati karena gardu > tenggelam, kok > > gak minta gardunya dipindahin ke tempat lebih tinggi > hingga gak > > kerendem. Oleh karena rakyatnya spt ini lah, > pemerintahnya juga > > happy-happy aja. Mestinya mereka ngungsi ke kantor > pemda ato kerumah > > pejabat!!! "Kantor pemda dan rumah pejabatnya juga > banjir, > > sir!!!". "Para pejabat ngungsi ke hotel, sir!". > > > > Kita-kita aja yuk yang kritis thdp pemerintah, spy > pemerintahan ini > > lebih baik. > > > > wassalam, > > --- In [email protected] > <mailto:ppiindia%40yahoogroups.com>, > > "jamur_kuping" <h4nafi@> wrote: > > > > > > makin ketahuan, bohongnya SUTIYOSO ... > > > Gubernur DKI yang konon mau nyalonin jadi PRESIDEN > > > > > > > > > ================================================ > > > 06/02/2007 10:06 WIB > > > BMG: Tidak Ada Istilah Siklus Banjir 5 dan 30 > Tahunan > > > Iqbal Fadil - detikcom > > > > > > Jakarta - Masyarakat Jakarta kerap mengalami > siklus banjir besar > > setiap 5 tahun sekali. Sebagian lagi menyatakan > musibah tahun ini > > mengikuti siklus banjir bandang per 30 tahun. Namun > BMG menegaskan > > tidak ada istilah siklus banjir. > > > > > > "BMG tidak mengenal istilah siklus banjir. Kami > selalu memantau > > cuaca berdasarkan data setiap hari," tegas Kepala > Sub Bidang > > Informasi Meteorologi Publik BMG Pusat Achmad Zakir, > ketika > > dihubungi detikcom, Selasa (6/2/2007). > > > > > > Mengenai pengaruh bulan purnama yang mengakibatkan > banjir di > > Jakarta tidak surut, Zakir menyatakan kemungkinan > itu bisa > > saja. "Memang biasanya kalau bulan purnama air laut > pasang. Itu > > sebabnya banjir tidak cepat surut," imbuhnya. > > > > > > Namun berdasarkan penanggalan kalender yang > menggunakan sistem > > bulan, Zakir menyatakan saat ini masa bulan purnama > sudah > > lewat. "Bulan purnama sudah selesai 3 hari yang > lalu, jadi mungkin > > tidak berpengaruh lagi terhadap air pasang di laut," > tandasnya. > > (bal/bal) > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > > > > > > > > > > > __________________________________________________________ _______________ > Bored stiff? Loosen up... > Download and play hundreds of games for free on Yahoo! Games. > http://games.yahoo.com/games/front >

