bung, anda salah.

yang mengatakan di irak ada senjata pemusnah masal dan saddam husein
punya hubungan dengan al qaidah adalah rezim bush. media seperti cnn
memang memberitakan tapi kemudian membeberkan juga fakta-fakta lain
yang menunjukkan bahwa propaganda bush itu menyesatkan. banyak sekali
tulisan tentang masalah ini kalau anda mau riset sebelum bicara.

tentang abu dujana, baiklah saya sekarang yang bertanya pada anda.
apakah anda punya bukti sebaliknya yang menunjukkan abu dujana bukan
teroris?

salah tangkap terjadi dimana-mana. itu kasus per kasus. tapi mengatakan
dengan salah tangkap berarti tidak ada teroris adalah nalar yang sesat.

soal baju koko, komandan densus 88 brigjen (pol) suryadarma juga kenakan
baju koko dan kopiah ketika mengumumkan penangkapan abu dujana. implisit
dia katakan tidak ada masalah dengan baju koko.

banyak kiai memang resah dengan pemakaian simbol-simbol keislaman
yang belakangan banyak disalahgunakan. acara-cara pengusir setan di
televisi, kelompok-kelompok yang suka obrak-abrik tempat hiburan seenaknya
atau teroris yang ngebom dimana-mana dengan memakai jubah, gamis, sorban,
atau baju koko.

beberapa kali di kampung, kami undang kiai dalam acara maulid nabi (anda
peringati juga tidak, ya, hari besar ini?) atau tahun baru islam dan mereka
sampaikan keresahan itu.

islam agama yang damai dan harus ditunjukkan dengan perbuatan.
karena perbuatan lebih kuat ketimbang kata-kata.




At 12:57 PM 7/2/2007, you wrote:

>Iya, media massa kelas Dunia macam CNN saja bisa salah ketika
>memberitakan bahwa di Iraq ada senjata pemusnah massal dan ada kaitan
>Saddan Hussein dgn Al Qaeda, apalagi media kelas lokal macam Tempo...:)
>
>Jadi tidak bisa Tempo melakukan Trial by the Press dgn menuduh Abu
>Dujana sebagai teroris. Paling tidak hanya mengutip, menurut si "A", X
>adalah teroris. Begitu.
>
>AS sendiri sering salah tangkap dalam hal teroris ini. Di Kompas
>disebut seorang ulama Mesir diculik dan disiksa hingga pendengarannya
>rusak dengan tuduhan teroris. Ternyata bukan. Dan banyak kasus salah
>tangkap lainnya.
>
>Di Indonesia korban salah tangkap Densus 88 (Polisi anti teror) juga
>melapor.
>
>Jadi media hendaknya tidak melakukan Trial by the Press dan membodohi
>pembacanya.
>
>Isyu terorisme ini sebenarnya menghantam Islam. Karena teroris pakai
>baju koko dan pakai kopiah haji, maka semua orang yang berpakaian
>begitu di bandara langsung diperiksa lebih ketat dari yang lain (saya
>pernah mengalami ini di Bandara Soekarno) termasuk para ulama.
>
>Banyak ponpes dan panti asuhan tidak mendapat dana bantuan dari Timur
>Tengah karena AS menyetop aliran dana dengan alasan mencegah aliran
>dana teroris. Akibatnya banyak anak2 di panti asuhan yang menderita
>kelaparan dan gatal2 akibat pangan dan sanitasi yang kurang karena
>dana kurang.



Kirim email ke