*http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1086



TV KOREA KUNJUNGI KONGA XXIII-A*

Kunjungan resmi dari stasiun TV KBS (Korean Broadcasting System) untuk
meliput kegiatan pasukan di Unifil. Surat permohonan peliputan yang
ditujukan ke markas Unifil, disebutkan bahwa TV tersebut ingin meliput
pasukan Indonesia. Kegiatan liputan tersebut dilakukan, terkait negara Korea
juga akan mengirim kontingennya yang bergabung dengan Unifil pada akhir
bulan Juli ini.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 3 Juli 2007 dengan anggota kru TV
berjumlah tiga orang dan seorang interpreter Lebanon tiba di kontingen
Indonesia. Kedatangan mereka disambut oleh Dansatgas, Kolonel Surawahadi dan
beberapa perwira. Rombongan tersebut selanjutnya menerima penjelasan secara
singkat tentang situasi dan kegiatan kontingen Indonesia. Hal ini untuk
memberikan gambaran secara garis besar tentang aktivitas pasukan Indonesia
sebelum melihat kondisi di lapangan secara langsung.

Agenda kegiatan yang ada di kontingen Indonesia dilakukan sesuai jadwal
mingguan yang telah dibuat oleh perwira operasi. Sehingga tidak dibuat
secara khusus untuk liputan kegiatan TV tersebut. Berdasarkan program pada
hari itu kontingen Indonesia melakukan pengobatan dan kursus bahasa Inggris.
Sehingga objek tinjauan TV tersebut adalah meliput di lokasi kegiatan
dimaksud.

Pengobatan terhadap penduduk desa Markabe menjadi perhatian khusus dari TV
tersebut. Komunikasi dengan penduduk yang sedang menunggu pengobatan,
terungkap bahwa masyarakat sangat berterima kasih atas bantuan yang mereka
terima. Pengobatan tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. Pasien yang
datang pada hari itu didominasi oleh para wanita dan orang tua yang pada
umumnya mengalami gangguan pernafasan.

Kim, produser KBS TV yang turut serta dalam liputan tersebut mengungkapkan,
bahwa pasukan Korea Selatan yang akan bergabung dengan Unifil berjumlah 350
orang. Dengan kemampuan sebagai pasukan tempur, digunakan sebagai pasukan
reaksi cepat dan pengintai Unifil. Hal tersebut menurut Kim, akan lebih
bermanfaat bila pasukan Korea juga dilengkapi kemampuan untuk melaksanakan
kegiatan humanitarian assistance seperti yang dilakukan kontingen Indonesia.

Kegiatan kursus bahasa Inggris yang diberikan terhadap penduduk desa El
Aadaisse juga mendapat apresiasi dari kru TV yang berpusat di Seoul
tersebut. Wawancara terhadap peserta juga dilakukan untuk mendapat gambaran
secara holistik. Karena sesuai dengan rencana hasil liputan akan disiarkan
oleh jaringan TV tersebut pada tanggal 22 Juli 2007. Dengan judul "Liputan
khusus KBS". Program dokumenter dengan durasi 60 menit akan mengulas lebih
mendalam tentang peranan Unifil, sehingga TV KBS berusaha mengungkap secara
objektif situasi di Lebanon.

Hasil liputan tersebut diharapkan oleh Kim akan memberikan wawasan dan
masukan agar pemerintah Korea Selatan memberikan kemampuan tambahan. Karena
saat ini kegiatan membantu masyarakat menjadi prioritas Unifil. Sehingga
kontingen Korea akan segera dilengkapi sarana pendukung agar dapat
berinteraksi dengan penduduk lokal. Direncanakan kedudukan pasukan Korea
akan berada di kota Tyre yang berjarak 10 km dari markas Unifil di kota
Naqoura. (SATGAS KONGA XXIII-A/Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke