*http://www.tni-au.mil.id/headline.asp?aid=837
KASAU LANTIK 47 PENERBANG TNI* *Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno* atas nama *Panglima TNI* melantik 47 penerbang muda TNI di Lapangan Jupiter, Lanud Adi Sucipto, Yogyakarta, Kamis (2/8). Para penerbang yang dilantik berasal dari lulusan Sekolah Penerbang (Sekbang) Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI Angkatan 73 sebanyak 15 penerbang dan Sekbang Perwira Remaja (Paja) Angkatan 74 sebanyak 32 penerbang. Lulusan Sekbang PSDP TNI A-73 akan ditempatkan masing-masing TNI AD sebanyak 7 penerbang, TNI AL sebanyak 6 penerbang dan 2 penerbang ditempatkan di TNI AU yang berasal dari Bintara Wanita Angkatan Udara. Sementara lulusan Sekbang Paja A-74 masing-masing sebanyak 30 penerbang akan ditempatkan sebagai penerbang TNI AU dan 2 penerbang dojajaran TNI AD. Tugas penerbang TNI bukan sekedar menerbangkan pesawat akan tetapi harus dipahami lebih dalam menjadikan alutsista tersebut sebagai medan pengabdian untuk menyelesaikan berbagai tugas apapun yang diemban. Kematangan profesionalitas sebagai penerbang TNI menjadi suatu keharusan atau sebuah keniscayaan. Mahir dan trampil harus melekat dalam diri penerbang baik dalam operasi militer perang maupun dalam operasi militer selain perang. Demikian disampaikan Kasau dihadapan para pernerbang muda yang baru dilantik. Selanjutnya dikatakan, disamping profesionalitas dalam profesi, menjadi Perwira Penerbang juga memerlukan semangat dedikasi sebagai prajurit pejuang yang siap menghadapi tantangan khususnya keterbatasan yang terwujud dalam tekad semangat pengabdian untuk melaksanakan tugas secara paripurna, merupakan nilai moral yang amat penting. Nilai moral harus menjadi tumpuan mendasar dan sebagai salah satu pilar penyangga harkat dan martabat prajurit profesional yang menjangkau kesadaran paling mendalam di hati sanubari insan prajurit TNI sebagai kendali diri dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun para Perwira akan ditempatkan di matra yang berbeda tetapi prinsip-prinsip dan filosofi profesi penerbang khususnya penerbang TNI pada hakekatnya sama "Do the best and prepare for the worst" dan "safety first ", kata Kasau. Penerbang yang meraih predikat sebagai lulusan terbaik untuk Sekbang PSDP TNI A-73 diraih Letda Laut (P) Wibowo Aprianto yang sejak kecil bercita-cita ingin jadi penebang, sedangkan Sekbang Paja A-74 diraih Letda Pnb Bambang Aulia Yudhistira lulusan Akademi TNI Angkatan Udara Tahun 2005. [Non-text portions of this message have been removed]

