*http://www.kompas.com/


Tidak Semua Kecoa Merugikan*

Apa yang Anda pikirkan tentang kecoa? Jijik, kotor, bau, dan hampir semua
cap negatif diberikan kepadanya. Tak heran, hewan yang dikenal hidup di
gorong-gorong saluran pembuangan dianggap sebagai musuh penghuni rumah.

Namun, cap negatif seperti itu mungkin hanya stereotip manusia. Sebab, tak
semua jenis serangga yang tubuhnya mengilat itu menjadi hama. Menurut para
ilmuwan, dari sekian banyak jenis kecoa, hanya satu persen yang menganggu.

Selain itu, banyak pemberitaan yang menyatakan bahwa kecoa satu-satunya
hewan yang tahan radiasi nuklir. Padahal tak demikian kenyataannya.

"Meraka memang jauh lebih tahan dari manusia namun tak jauh beda dengan
serangga lainnya, kalau diberi radiasi nuklir secara lansgung sudah tentu
tubuhnya terbakar," ujar George Beccaloni, ahli kecoa dari Museum Sejarah
Nasional London, Inggris.

Namun, tubuh kecoa memang terbukti sangat kuat. Penelitian menunjukkan
seekor kecoa dapat hidup sampai beberapa hari setelah kepalanya dipenggal
dari tubuhnya.

Museum Sejarah Nasional London, Inggris mulai bulan ini akan menyediakan
database seluruh jenis kecoa di seluruh dunia. Ini merupakan daftar
terlengkap pertama kelompok hewan bernama Balttodea itu yang akan tersedia
secara online di Internet. Daftar tersebut disusun Beccaloni berdasarkan
database di katalog setebal 1.224 halaman yang disusun Karlis Pincis dan
dipublikasikan dalam delapan bagian antara 1862 hingga 1971.

"Kecoa merupakan kelompok insekta yang menakjubkan, terdapat 4500 spesies
yang terdeskripsi," ujar Beccaloni. Menurutnya hampir semua jenis yang
ditemukan sudah diberi nama ilmiah namun diperkirakan masih ada dua hingga
tiga kali lipat jenis kecoa yang belum ditemukan.

Di dalam daftar kelompok kecoa terdapar beberapa jenis yang unik dan patut
diketahui, antara lain:

- Kecoa terbesar adalah jenis kecoa badak Australia. Tubuh kecoa ini bisa
mencapai berat 30 gram atau setara dengan berat tiga ekor burung berukuran
kecil.

- Kecoa terkecil adalah jenis Attaphila fungicola di Amerika Utara. Jenis
ini hanya sebesar tiga milimeter atau sedikit lebih panjang dari seekor
semut merah. Ia juga hidup di dalam sarang semut pemotong daun.

- Kecoa dengan sayap terbesar adalah jenis Megaloblatta blaberoides yang
hidup di Amerika Tengah dan Selatan. Sayapnya dapat membentag selebar 185
milimeter.

- Kecoa paling berisik adalah jenis kecoa bersuara di Madagaskar.


Sumber: LiveScience.com
Penulis: Wah


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke