*Kompas :
**
**
**
Bila Buah Hati Menderita Asma*

Asma memang bukan penyakit menular, namun cukup membuat penderitanya tak
nyaman akibat napas yang tersengal-sengal. Pada anak-anak, penyakit asma
umumnya diturunkan dari garis ibu karena penyakit ini memang cukup kuat
faktor genetiknya. Namun para orangtua tidak perlu terlalu khawatir, jika
ditangani dengan baik, penderita asma tetap dapat hidup normal.

Kendati asma tidak bisa sembuh, namun penyakit ini bisa dikontrol dan
diobati. Cara mengontrol penyakit ini adalah dengan menghindari
faktor-faktor penceteusnya, seperti debu rumah yang sebenarnya merupakan
kotoran atau tinja dari tungau (dermatophagoides pteronyssinus). Kotoran
tungau yang terhirup hidung bisa menimbulkan reaksi alergi yang mengarah ke
asma. Karenanya selalu jaga kebersihan rumah agar terbebas dari debu.

Rumah pengidap asma sebaiknya tidak menggunakan karpet, tidak memelihara
hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, memakai sprei kasur yang diganti
sedikitnya dua kali dalam seminggu, dan sebaiknya rumah bebas dari asap
rokok.

Selain itu ada beberapa jenis makanan yang bisa memicu serangan asma,
misalnya makanan yang banyak mengandung vetsin, pengawet dan penambah rasa.
Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, perbanyak konsumsi makanan yang kaya
serat seperti buah dan sayuran segar. Boleh juga mencoba memberikan suplemen
vitamin, karena ketahanan tubuh yang terjaga dapat menangkal serangan asma.

Meski anak yang menderita asma perlu dihindarkan dari terjadinya serangan
asma, namun sebaiknya orangtua tidak memperlakukan anak itu dengan
"berlebihan". Biarkan anak tetap beraktivitas normal seperti anak sehat
lainnya. Yang terpenting adalah menyediakan lingkungan yang sehat, tidak
lembab, ada ventilasi, dan cukup mendapat sinar matahari.

Selain pencegahan, orangtua juga perlu mengetahui obat asma yang beredar di
pasaran. Pada dasarnya obat asma dibedakan menurut kedua sifatnya, yakni
pelega dan pengontrol. Yang bersifat pelega (reliever) atau yang juga
disebut sebagai bronkodilator bekerja membuka saluran napas yang mengalami
penyempitan.

Sedangkan yang bersifat pengontrol (controller) digunakan agar saluran napas
tidak cepat menyempit bila ada rangsangan tertentu. Yang termasuk dalam obat
pengontrol adalah yang bekerja sebagai antiperadangan (antiinflamasi) atau
melalui berbagai mekanisme lainnya. Pastikan obat asma selalu tersedia di
rumah.

Sementara itu pilihan olahraga yang dianjurkan untuk penderita asma adalah
berenang dan olah napas. Terakhir, jalani kontrol perawatan ke dokter secara
teratur.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke