http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1382
*KASAD TUTUP LATIHAN RAIDER 514/KOSTRAD* Sebagai Upaya pembinaan kekuatan dan kemampuan satuan Kostrad Serta guna menjamin kesiapan operasi dalam menyelenggarakan operasi pertahanan tingkat strategis sesuai kebijakan Komando Atas. Untuk itu, saat ini dan kedepan Kostrad terus berupaya meningkatkan kemampuan tempur disatuan jajarannya, di antaranya saat ini telah terbentuk lagi satu batalyon yang berkualifikasi Raider yaitu Batalyon Infanteri 514/Raider Kostrad yang latihannya di tutup dan sekaligus di resmikan oleh *Kasad Jenderal TNI Djoko Santoso* di pantai grajangan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (30/8). Dalam amanatnya Kasad mengakan bahwa dengan menyandang kualifikasi Raider diharapkan anggota Prajurit Yonif 514/Raider akan mampu dalam dalam menghadapi berbagai tantangan tugas dalam bentuk apapun dan dimanapun demi kejayaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu pula kualifikasi Raider ini dapat dijadikan sebagai pendorong dan motifasi dalam mengukir Prestasi terbaik dalam setiap penugasan. Pada bagian lain Kasad menyampaikan bahwa kemampuan dan taktik Raider merupakan kemampuan efektif dalam menghadapi musuh yang menggunakan taktik bertempur dalam hubungan satuan kecil, namun hal itu juga harus didukung oleh keunggulan yang dimiliki oleh prajurit Raider adalah keunggulan moral, moril dan etika keprajuritan, semangat pantang menyerah dan rela berkorban serta senantiasa mampu merebut hati dan pikiran rakyat. Pengalaman menunjukkan bahwa setiap Penugasan di daerah rawan di tanah air ini, pada umumnya musuh yang dihadapi tersusun dalam satuan satuan kecil dan taktik yang digunakan oleh mereka adalah taktik bertempur dalam kelompok kecil, seperti yang dilakukan kelompok separatis Aceh dan Papua. Oleh karenanya keberhasilan yang diperoleh selama ini dalam meredam dan menghancurkan aktifitas separatis, karena menggunakan taktik bertempur dalam hubungan satuan kecil. Mengingat Batalyon Infanteri 514/Raider merupakan bagian dari kesatuan Kostrad, yaitu satuan pemukul strategis, maka kesiapan Batalyon Raider harus dilakukan dengan cermat sehingga setiap saat akan mudah digerakkan dan diterjunkan keseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Dengan demikian, saat ini Kostrad memiliki kembali Batalyon Infanteri baru yang berkualifikasi Raider disamping Batalyon Infanteri lain yang sudah berkualifikasi Raider disatuan jajaran Kostrad yaitu Batalyon Infanteri 323/Raider dan 412/Raider. Pelaksanaan latihan Yonif 514/Raider ini berlangsung selama kurang lebih 4,5 bulan dan diikuti oleh 850 personel. Hadir dalam acara tersebut, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Erwin Sudjono, SH, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Syamsul Mappareppa dan para Panglima Divisi Infanteri Kostrad. (PenKostrad/Dispenad) [Non-text portions of this message have been removed]

