http://www.tniad.mil.id/news.php?id=1380


*KASAD : DANJEN KOPASSUS YANG BARU SEGERA DIUMUMKAN*


Malang - *Kepala Staf AD, Jenderal TNI Djoko Santoso*, mengatakan Komandan
Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) yang baru akan segera
diumumkan. "Besok lah... kan hasil Dewan Pertimbangan Jabatan dan
Kepangkatan Perwira Tinggi (Wanjakti) baru akan ditandatangani Panglima TNI
besok," katanya usai mendampingi *Menteri Pertahanan Juwono
Sudarsono*meninjau Markas Divisi-2/Kostrad di Malang, Rabu (29/8).

Dia mengatakan proses penetapan melalui Wanjakti telah selesai dan hasilnya
masih menunggu pengesahan dari Panglima TNI. Tentang bocoran siapa yang akan
menjadi orang nomor satu di Korps Baret Merah itu, Djoko mengatakan tentu
calonnya banyak. "Dari sekian calon yang ada itu tentunya dipilih satu yang
memenuhi kualifikasi," ujarnya. Posisi Danjen Kopassus hingga kini masih
dijabat oleh Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary, yang pada bulan lalu diangkat
untuk menjadi Panglima Kodam XVI/Pattimura.

Pasca-insiden pengibaran bendera RMS dalam peringatan Hari Keluarga Nasional
pada 29 Juni yang dihadiri *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* di Ambon,
sejumlah pejabat daerah, termasuk Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI
Sudarmaidy Soebandi diganti. Menurut informasi yang dihimpun ANTARA, calon
kuat untuk menduduki kursi orang nomor satu di satuan baret merah Kopassus
itu salah satunya adalah Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Pramono Edi Wibowo.

Pramono menjabat sebagai Wadan sejak 30 Maret 2005. Sebelumnya, putra
mendiang Kolonel Sarwo Edi Wibowo itu menjabat sebagai staf ahli Panglima
TNI. Pramono juga pernah menjadi ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri.
Krena Pramono adalah putra Sarwo Edi, maka dia merupakan ipar Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono.

Calon lain yang disebut-sebut akan menduduki jabatan Danjen Kopassus adalah
Panglima Divisi I/Kostrad, Mayjen TNI Muhammad Nur Muis, Wakil Komandan
Komando Pendidikan dan Pelatihan (Kodiklat) AD, Mayjen TNI Hotma Marboen dan
Komandan Pusat Teritorial (Puster) Angkatan Darat, Mayjen TNI Hotma
Mangaraja Pandjaitan. (sumber:www.antara.co.id)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke